# Artikel Terkait Pendapatan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Pendapatan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Pemegang Terbesar Kedua Jual Rugi, Apakah AAVE yang Terjebak dalam Konflik Emosional Masih Layak Dibeli?

Analisis: Krisis Komunitas AAVE dan Masa Depannya Protokol peminjaman terkemuka AAVE sedang menghadapi krisis kepercayaan akibat ketegangan antara tim pengembang (Aave Labs) dan komunitas pemegang token. Penyebab utamanya adalah perubahan aliran pendapatan dari fitur pertukaran pada antarmuka Aave. Tanpa pemberitahuan, pendapatan yang sebelumnya mengalir ke treasury DAO dialihkan ke Aave Labs, memicu protes. Aave Labs berargumen bahwa antarmuka adalah produk mereka, sehingga berhak atas pendapatannya. Komunitas menolak argumen ini, merasa dikhianati. CTO sebelumnya, Ernesto Boado, mengajukan proposal untuk menyerahkan kontrol aset brand (seperti domain dan akun media sosial) kepada pemegang token AAVE. Proposal ini mendapat dukungan luas. Namun, pendiri Stani Kulechov menolaknya, menganggapnya terlalu terburu-buru dan berisiko, yang justru memperdalam konflik. Dampaknya, pemegang AAVE terbesar kedua (whale) menjual 23 ribu token dengan kerugian $13,45 juta, menyebabkan harga AAVE anjlok 12%. Pertanyaan besarnya adalah: apakah AAVE masih layak dibeli? Jawabannya tergantung pada keyakinan terhadap resolusi konflik ini. Jika dianggap sebagai kesalahan komunikasi semata, penurunan harga bisa jadi peluang masuk. Namun, jika ini adalah masalah struktural, krisis mungkin baru akan berlanjut. Kasus AAVE menjadi pelajaran penting bagi seluruh industri DeFi tentang batasan antara tim pengembang dan komunitas dalam tata kelola yang terdesentralisasi.

Odaily星球日报12/22 04:13

Pemegang Terbesar Kedua Jual Rugi, Apakah AAVE yang Terjebak dalam Konflik Emosional Masih Layak Dibeli?

Odaily星球日报12/22 04:13

Hyperliquid di Persimpangan: Mengikuti Robinhood atau Melanjutkan Paradigma Ekonomi Nasdaq?

Hyperliquid, platform perdagangan derivatif terdesentralisasi, telah mencapai volume perdagangan besar setara Nasdaq namun dengan pendapatan yang lebih rendah. Dalam 30 hari terakhir, platform ini mencatat volume perdagangan kontrak perpetual senilai $205,6 miliar, tetapi hanya menghasilkan pendapatan fee sebesar $80,3 juta (sekitar 3,9 basis points). Ini mencerminkan model ekonomi "lapisan pasar" yang berbeda dengan platform ritel seperti Coinbase dan Robinhood yang beroperasi di "lapisan broker" dengan pendapatan lebih beragam (seperti bunga, layanan langganan, dan pembayaran untuk alur pesanan). Hyperliquid mengadopsi pendekatan mirip Nasdaq dengan fokus pada eksekusi perdagangan yang kompetitif dan berbiaya rendah, sementara memungkinkan pihak ketiga (melalui Builder Codes dan HIP-3) untuk berperan sebagai distributor dan pencipta produk. Namun, strategi ini berisiko membuat Hyperliquid terjebak dalam "perangkap komoditisasi" dengan margin rendah jika pihak ketiga mengontrol distribusi dan perutean pesanan. Untuk mengatasi ini, Hyperliquid mulai memperkuat pertahanan distribusi melalui antarmuka resminya, memperkenalkan stablecoin USDH (dengan bagi hasil 50% untuk platform), dan menerapkan margin portofolio (dengan fee 10% dari bunga peminjam). Langkah-langkah ini bertujuan memperluas sumber pendapatan non-perdagangan dan bergerak menuju model ekonomi broker, meski tantangan tetap ada dalam menyeimbangkan desain terbuka dengan kendali distribusi.

marsbit12/18 13:12

Hyperliquid di Persimpangan: Mengikuti Robinhood atau Melanjutkan Paradigma Ekonomi Nasdaq?

marsbit12/18 13:12

Tahun Depan, Akankah Pump.fun Dapat Menceritakan Kisah Baru?

Sejak laporan awal Delphi tentang Pump.fun, platform ini tetap dominan dalam ekosistem meme coin meski menghadapi tantangan. Pump.fun berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dalam peluncuran meme coin, bahkan selama kontraksi pasar yang sulit, dengan pendapatan harian masih sekitar $1 juta. Namun, visi awal untuk pencipta konten dan tokenisasi kreator belum sepenuhnya terwujud. Kasus Bagwork sempat menunjukkan potensi dengan pendapatan kreator mencapai 2300 SOL ($300,000), tetapi tidak berkelanjutan. Token kreator lainnya cenderung gagal mempertahankan nilai atau menarik kreator besar di luar crypto. Pump.fun beralih ke model回购 (buyback) penuh untuk token $PUMP, yang memicu pemulihan harga dengan rasio MC/Rev 4.36x dan yield回购 tahunan 12.8%. Tantangan ke depan termasuk mengelola unlock token, menemukan model insentif kreator yang tepat, dan memperluas ke multi-chain melalui akuisisi Padre. Tim juga mengeksplorasi peluang di ICM (Initial Community Offering) dan iGaming, yang sesuai dengan budaya spekulatif penggunanya. Aplikasi mobile dan integrasi iGaming bisa menjadi perluasan strategis untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Secara keseluruhan, Pump.fun tetap resilien dan dominan, tetapi perlu fokus pada satu visi inti—seperti token kreator yang berkelanjutan atau ekspansi iGaming—untuk mencapai pertumbuhan jangka panjang dan menarik pengguna non-crypto.

marsbit12/18 06:15

Tahun Depan, Akankah Pump.fun Dapat Menceritakan Kisah Baru?

marsbit12/18 06:15

活动图片