# Artikel Terkait Regulasi

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Regulasi", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

ETF Serap $1 Miliar, DAT Masuk Russell 3000: 'Momen Wall Street' Hyperliquid

**Ringkasan: ETF HISAP Rp16,5 Triliun, DAT Masuk Russell 3000: Momen 'Wall Street' Hyperliquid** Jeff Sprecher, CEO ICE (induk perusahaan Bursa Efek New York), memuji Hyperliquid di konferensi investor Bernstein, menyebutnya "lebih besar dari Nasdaq" dan mengungkapkan kekaguman pribadi. Pernyataan ini mengejutkan karena hanya 12 hari sebelumnya, ICE bersama CME dikabarkan melobi CFTC untuk mengatur ketat Hyperliquid. Sprecher mengklarifikasi bahwa tujuan lobi sebenarnya adalah meminta regulator memberikan lingkungan kompetisi yang setara, agar bursa tradisional juga dapat berpartisipasi di pasar derivatif *on-chain*. Perhatian Sprecher terutama tertuju pada perdagangan derivatif SpaceX di Hyperliquid, yang dapat berperan sebagai "pasar bayangan" sebelum IPO SpaceX di Nasdaq pada 12 Juni. Dia bertanya-tanya apakah harga di *chain* akan memengaruhi harga IPO. Pujian ini muncul di tengah serangkaian tonggak adopsi utama Hyperliquid: dua ETF spot HYPE (THYP & BHYP) telah menarik lebih dari $1 miliar dalam 10 hari perdagangan pertama. Selain itu, Hyperliquid Strategies (kode NASDAQ: PURR), perusahaan DAT terbesar yang memegang HYPE, telah masuk dalam daftar awal indeks Russell 3000. Menanggapi tekanan lobi, pendiri Hyperliquid Jeff Yan dan Hyperliquid Policy Center (HPC) telah menemui pembuat kebijakan di Washington untuk membahas jalur regulasi bagi pasar derivatif *on-chain*. Harga token HYPE mencapai rekor tertinggi baru di atas $64, dengan kapitalisasi pasar sekitar $12,7 miliar.

marsbit16j yang lalu

ETF Serap $1 Miliar, DAT Masuk Russell 3000: 'Momen Wall Street' Hyperliquid

marsbit16j yang lalu

Samsung Securities Bertaruh pada Upbit, Modal Keuangan Korea Merangkul Crypto Secara Menyeluruh

Penulis: Winnie, CryptoPulse Labs Pada 28 Mei, Samsung Securities mengumumkan akan mengakuisisi sekitar 2% saham Dunamu, operator platform perdagangan crypto terbesar Korea Selatan Upbit, dengan nilai sekitar 306,37 triliun won (sekitar $203 juta). Investasi ini bukan sekadar investasi keuangan biasa, melainkan menandakan potensi pergeseran mendalam dalam sistem keuangan Korea, menyusul sinyal dari regulator mengenai kemungkinan pelonggaran kebijakan pemisahan antara institusi keuangan dan industri aset virtual ("pemisahan keuangan-crypto"). Langkah Samsung Securities ini dipandang sebagai upaya untuk mengamankan posisi di pintu masuk keuangan digital generasi berikutnya sebelum kompetisi memanas. Korea Selatan memiliki pasar crypto yang sangat aktif dengan partisipasi tinggi dari kaum muda, dan Upbit mendominasi pangsa pasar. Namun, institusi keuangan tradisional sebelumnya terhambat untuk terlibat lebih dalam karena regulasi. Investasi ini mencerminkan kecemasan lembaga keuangan tradisional terhadap perubahan lanskap keuangan, di mana platform crypto seperti Upbit berevolusi dari sekadar tempat trading menjadi infrastruktur keuangan baru yang mencakup aset digital, pembayaran, dan kemungkinan produk seperti sekuritas tokenisasi dan ETF digital di masa depan. Artikel ini juga menyoroti tren serupa di AS, di mana Wall Street mulai mengadopsi crypto, dan memprediksi bahwa Korea Selatan dapat mengikuti jalur serupa: masuknya lembaga keuangan tradisional ke industri aset virtual, transformasi platform crypto menjadi platform keuangan komprehensif, dan potensi Korea menjadi pusat keuangan berbasis rantai blok (on-chain) di Asia. Kesimpulannya, investasi Samsung Securities ke Upbit bukan hanya akuisisi saham, tetapi lebih seperti pembelian tiket untuk memasuki tatanan keuangan digital masa depan Korea, di mana garis antara keuangan tradisional dan crypto semakin kabur menuju integrasi penuh ke dunia on-chain.

marsbit17j yang lalu

Samsung Securities Bertaruh pada Upbit, Modal Keuangan Korea Merangkul Crypto Secara Menyeluruh

marsbit17j yang lalu

Infrastruktur Stablecoin Circle Baru Saja Mendapat Pembaruan Besar di Eropa — Dan Sudah Memproses Triliunan

Platform pembayaran global Orbital telah memilih Banking Circle sebagai mitra perbankan utamanya untuk memperluas kemampuan penyelesaian stablecoin dan pembayaran multivaluta di Eropa. Kemitraan ini menghubungkan lapisan orkestrasi pembayaran Orbital ke layanan penyelesaian stablecoin Banking Circle yang baru diaktifkan, yang diluncurkan pada 27 April 2026 setelah bank yang berbasis di Luksemburg ini memperoleh lisensi Penyedia Layanan Aset Kripto. Sebagai institusi pertama di Luksemburg yang secara bersamaan memegang lisensi perbankan, token uang elektronik, dan CASP, Banking Circle menawarkan infrastruktur yang sepenuhnya mematuhi peraturan MiCA. Integrasi ini memungkinkan penyelesaian instan dua arah antara mata uang fiat dan stablecoin seperti USDC Circle, USDG Paxos, dan EURI milik Banking Circle, dengan eksekusi waktu nyata 24/7. Kemitraan ini menghilangkan titik gesekan struktural dengan menyediakan akses ke infrastruktur SEPA, IBAN bernama, serta pemeriksaan kepatuhan AML dan KYC dalam satu lapisan terintegrasi. Hal ini terjadi saat regulasi MiCA Eropa memasuki fase penegakan operasional, menciptakan kerangka pengawasan tunggal untuk aktivitas stablecoin dan pembayaran tradisional Orbital. Perkembangan ini menandai momen penting dalam integrasi infrastruktur keuangan Eropa yang teregulasi dengan sektor aset kripto, menunjukkan penyempitan jarak antara infrastruktur pembayaran kripto dan penyelesaian keuangan tradisional.

bitcoinistKemarin 19:03

Infrastruktur Stablecoin Circle Baru Saja Mendapat Pembaruan Besar di Eropa — Dan Sudah Memproses Triliunan

bitcoinistKemarin 19:03

TechFlow Intelligence Bureau: Emas Spot Tembus 4400 Dolar, Pasar Crypto Merosot

Teknologi AI & Keamanan: Claude dan ChatGPT dianggap telah mencapai Product-Market Fit (PMF) sebagai alat pengembang, meski ada perdebatan tentang kualitas kode. Kerentanan serius ditemukan di framework VLLM, membahayakan jutaan agen AI. Model Gemini Omni Flash dikritik karena terlalu banyak batasan, sementara peningkatan kuantisasi Qwen3.6 meningkatkan kemampuan pemrograman. Kripto & Regulasi: Karyawan Google didakwa menggunakan data tren pencarian internal untuk bertaruh di Polymarket, memenangkan lebih dari $1 juta. Analis menemukan akun dengan tingkat kemenangan 98% yang tidak wajar di platform yang sama. Perusahaan crypto terkait Trump dilaporkan hampir bangkrut setelah kehilangan $1,5 miliar. Chip & Pasar: Saham chip AI Korea Selatan mendorong KOSPI melonjak. Nvidia merilis model lokalisasi visual LocateAnything yang sangat cepat. Kinerja pemrograman Alibaba Qwen 3.7 menempati peringkat kedua global. Perusahaan Teknologi & Tren: DuckDuckGo mengalami lonjakan pengunjung setelah Google mendorong pencarian AI, menunjukkan penolakan pengguna. Data internal Microsoft menunjukkan bahwa menggunakan AI bisa lebih mahal daripada mempekerjakan manusia di banyak skenario. Pasar Saham & Makro: Meta meluncurkan langganan berbayar untuk Facebook dan Instagram. Saham Micron memberikan imbal hasil tinggi sebagai pemain memori AI. Emas spot anjlok di bawah $4.400/ons setelah sinyal hawkish Fed. Serangan AS terhadap Iran mendorong harga minyak mentah mendekati $97/barel. Produk Baru: YouTube akan melabeli video yang dihasilkan AI secara otomatis. **Garis Tersembunyi:** Batas informasi orang dalam sedang ditinjau ulang, diperdebatkan dalam kasus Polymarket. Sementara itu, narasi keuntungan teknologi AI dipertanyakan oleh data biaya dan preferensi pengguna yang sebenarnya, seperti yang terlihat pada laporan Microsoft dan lonjakan DuckDuckGo.

marsbitKemarin 11:04

TechFlow Intelligence Bureau: Emas Spot Tembus 4400 Dolar, Pasar Crypto Merosot

marsbitKemarin 11:04

Era 'Pembukaan Akun Abu-abu' Saham Hong Kong-AS Berakhir, Kemana Uang Anda Bisa Dialihkan?

**Era "Abu-abu" Pembukaan Akun Saham Hong Kong dan AS Berakhir, Ke Mana Uang Anda Bisa Dijalankan?** Pada 22 Mei, otoritas pengawas di Tiongkok Daratan dan Hong Kong secara serempak mengeluarkan kebijakan keras yang secara efektif menutup "jalan abu-abu" bagi investor Tiongkok Daratan untuk berinvestasi di pasar saham Hong Kong dan AS melalui broker Hong Kong. Komisi Sekuritas Hong Kong (SFC) mengeluarkan surat edaran yang mewajibkan calon investor dari Tiongkok Daratan menandatangani **pernyataan tertulis** yang isinya: 1. Mengkonfirmasi semua dana investasi berasal dari sumber legal **di luar Tiongkok Daratan**. 2. Menyatakan akun tidak pernah ditutup karena penggunaan dokumen mencurigakan. 3. Menyetujui untuk mengungkapkan informasi kepada otoritas jika diperlukan. Hampir bersamaan, regulator Tiongkok Daratan meluncurkan skema penertasan selama 2 tahun terhadap kegiatan investasi lintas batas yang tidak sah, memberikan sanksi kepada platform seperti **Futu, Tiger Brokers, dan Longbridge**. Akun yang ada hanya diizinkan menjual, dilarang melakukan transaksi baru. Akibatnya, pembukaan akun baru bagi penduduk Tiongkok Daratan menjadi sangat ketat. Laporan dari media dan media sosial menunjukkan banyak kasus di mana calon investor yang datang langsung ke Hong Kong dan telah menandatangani pernyataan tetap **ditolak** pembukaan akunnya oleh broker. Pernyataan tersebut berfungsi sebagai **pemindah tanggung jawab kepatuhan** dan **penyaring klien**. **Saluran yang Masih Tersisa:** 1. **Broker Hong Kong Terbatas:** Beberapa broker seperti **uSMART, Fushang Wealth, dan Cheer Wealth** masih menerima klien dari Tiongkok Daratan, namun dengan persyaratan ketat dan tingkat penolakan tinggi. Dana harus berasal dari luar Tiongkok Daratan dan ditransfer melalui rekening bank atas nama klien sendiri di Hong Kong. 2. **Saluran Kebijakan Resmi:** **Stock Connect, QDII, dan Cross-boundary Wealth Management Connect** adalah jalur sepenuhnya legal yang didorong regulator, meski dengan instrumen dan kuota terbatas. 3. **Pengguna dengan Identitas Luar Negeri:** Pemegang visa pelajar/kerja atau penduduk permanen di luar negeri memiliki persyaratan yang lebih longgar. Intinya, era ekspansi mudah broker Hong Kong ke Tiongkok Daratan telah berakhir. Investor yang ingin tetap mengakses pasar Hong Kong/AS harus melalui jalur yang lebih ketat dan sepenuhnya mematuhi persyaratan sumber dana legal dari luar negeri serta menggunakan saluran perbankan resmi.

Odaily星球日报Kemarin 09:18

Era 'Pembukaan Akun Abu-abu' Saham Hong Kong-AS Berakhir, Kemana Uang Anda Bisa Dialihkan?

Odaily星球日报Kemarin 09:18

Dua Pihak Regulasi Bersatu Padu Memblokir Pembukaan Rekening Saham Hong Kong, Ke Mana Uang Anda Bisa Dialihkan?

Kebijakan ketat dari regulator di Tiongkok daratan dan Hong Kong secara efektif menutup "jalur abu-abu" bagi investor Tiongkok daratan untuk membuka akun saham Hong Kong. Pada 22 Mei, Komisi Sekuritas Hong Kong (SFC) menerbitkan surat edaran keras yang meminta perusahaan pialang untuk meningkatkan pemeriksaan latar belakang klien, termasuk mendapatkan pernyataan tertulis dari investor Tiongkok daratan yang mengonfirmasi bahwa dana investasi mereka berasal dari sumber legal di luar Tiongkok daratan. Hampir bersamaan, regulator Tiongkok daratan meluncurkan rencana penertiban selama dua tahun terhadap aktivitas sekuritas lintas batas yang ilegal, memberikan sanksi kepada platform seperti Futu dan Tiger Brokers. Akibatnya, membuka akun kini menjadi jauh lebih sulit. Laporan dari media sosial menunjukkan banyak investor Tiongkok daratan yang secara langsung pergi ke Hong Kong dan diminta menandatangani pernyataan tertulis, namun permohonan mereka tetap ditolak. Platform pialang utama seperti Futu, Tiger, dan Longbridge telah sepenuhnya menghentikan penerimaan klien baru dari Tiongkok daratan. Beberapa perusahaan pialang berlisensi Hong Kong seperti uSMART, Fuxing, dan Chief masih membuka pintu terbatas, tetapi persyaratan ketat—terutama terkait asal-usul dana—sangat ditegakkan. SFC juga menegaskan bahwa pendanaan dan penarikan dana untuk akun tersebut harus dilakukan melalui rekening bank atas nama klien itu sendiri di Hong Kong, memblokir metode informal sebelumnya. Bagi investor yang masih ingin mengakses pasar luar negeri, opsi yang tersisa adalah melalui saluran yang sepenuhnya patuh seperti Stock Connect, QDII, atau Cross-boundary Wealth Management Connect, meskipun dengan instrumen dan kuota terbatas. Jalur alternatif lain tersedia bagi mereka yang memiliki status legal di luar negeri atau rekening bank Hong Kong, tetapi lorongnya kini sempit dan penuh dengan persyaratan kepatuhan yang harus dipenuhi sepenuhnya oleh investor.

marsbitKemarin 07:25

Dua Pihak Regulasi Bersatu Padu Memblokir Pembukaan Rekening Saham Hong Kong, Ke Mana Uang Anda Bisa Dialihkan?

marsbitKemarin 07:25

活动图片