# Artikel Terkait Securitize

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Securitize", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Setelah Cerita Dunia Kripto Meredup, Apa yang Sebenarnya Diinginkan Wall Street?

Penulis: Blockchain in Plain Language Pada musim gugur 2008, saat Lehman Brothers runtuh, Satoshi Nakamoto meluncurkan Bitcoin dengan pesan sindiran terhadap sistem keuangan tradisional. Setelah 17 tahun, situasinya berbalik. Alih-alih mengadopsi narasi spekulatif "decentralized", Wall Street kini membangun infrastruktur keuangan tradisional yang dikendalikan dan sesuai regulasi di atas teknologi blockchain. Inti transformasi ini adalah tokenisasi aset dunia nyata. Dana BUIDL milik BlackRock, yang di-backing oleh surat utang pemerintah AS jangka pendek, telah menjadi aset dasar yang stabil di blockchain. Securitize, mitra BlackRock, akan melantai di bursa dengan valuasi $1,25 miliar dan bekerja sama dengan NYSE untuk membangun sistem penyelesaian perdagangan saham 24/7 berbasis blockchain. Wall Street juga mengemas volatilitas Bitcoin menjadi produk berpenghasilan tetap. ETF Bitcoin Premium Income (BITA) milik BlackRock akan menghasilkan pendapatan dengan menjual opsi call, mengubah Bitcoin menjadi aset yang membayar dividen bulanan. Dalam pembayaran, stablecoin kini difokuskan sebagai alat transaksi yang efisien. Stripe dan Mastercard mengintegrasikan stablecoin untuk penyelesaian pembayaran lintas batas yang instan, sementara regulasi GENIUS Act 2025 memastikan stablecoin tetap sebagai alat bayar yang tidak membayar bunga dan diawasi ketat. Kesimpulannya, Wall Street tidak lagi mengejar cerita spekulatif cryptocurrency. Mereka membangun pipa keuangan baru di blockchain yang menghasilkan pendapatan, terkendali, dan compliant—mengadopsi teknologi untuk memperkuat, bukan mengganti, sistem keuangan tradisional.

marsbit6j yang lalu

Setelah Cerita Dunia Kripto Meredup, Apa yang Sebenarnya Diinginkan Wall Street?

marsbit6j yang lalu

Wall Street Bertaruh Penuh pada RWA: BlackRock, Franklin, dan Morgan Stanley Sedang Memindahkan Pasar Keuangan ke Blockchain

Penulis: Climber, CryptoPulse Labs Dalam beberapa tahun terakhir, industri crypto mengalami berbagai tren seperti DeFi, NFT, dan Meme. Namun, yang benar-benar menarik minat Wall Street secara besar-besaran bukanlah aset kripto yang bergejolak tinggi, melainkan RWA (Real World Assets). Saat ini, pasar global RWA telah melampaui $30 miliar. Belakangan ini, raksasa keuangan tradisional seperti BlackRock, Franklin Templeton, dan JPMorgan Chase semakin aktif. Mulai dari dana tokenisasi, produk pasar uang on-chain, hingga saham tokenisasi dan instrumen hasil on-chain, Wall Street secara bertahap memindahkan pasar keuangan tradisional ke blockchain. Makna di balik ini bukan sekadar meluncurkan beberapa produk on-chain, tetapi lebih mirip dengan peningkatan struktur dasar sistem keuangan global. 1. **BlackRock Berkembang: Dana On-Chain Mulai Terintegrasi dengan Sistem Keuangan Tradisional** BlackRock terus memperluas kehadirannya dengan mengajukan struktur dana tokenisasi baru ke SEC AS, didukung oleh platform aset digital Securitize. Poin kuncinya adalah integrasi kepemilikan saham dana on-chain ke dalam sistem agen transfer dan akses investor yang diatur. Ini meruntuhkan tembok antara keuangan on-chain dan tradisional. Dana BUIDL mereka, diluncurkan pada 2024 bersama Securitize, telah tumbuh menjadi sekitar $2,3 miliar, menunjukkan efisiensi yang dibawa blockchain melalui penyelesaian real-time, pencatatan transparan, dan likuiditas 24/7. 2. **Franklin Templeton & Kraken: Akselerasi Saham Tokenisasi dan Produk Hasil On-Chain** Franklin Templeton bekerja sama dengan Payward (induk Kraken) untuk mengeksplorasi peluang tokenisasi produk keuangan tradisional. Kolaborasi ini mencakup saham tokenisasi, layanan kustodian, produk hasil dikelola aktif, dan layanan likuiditas kripto tingkat institusi. Mereka meneliti versi on-chain untuk produk keuangan Franklin Templeton, menandakan pergeseran di mana keuangan tradisional aktif mendekati pasar kripto. Layanan saham tokenisasi Kraken, xStocks, telah mencatat volume perdagangan kumulatif lebih dari $30 miliar, membuktikan permintaan riil untuk perdagangan sekuritas on-chain yang dapat beroperasi secara global dan real-time. 3. **JPMorgan Chase Majukan Dana Pasar Uang On-Chain: Pembentukan Sistem Dollar On-Chain** JPMorgan Chase mengajukan dana pasar uang tokenisasi kedua (JLTXX), yang akan menerbitkan token digital di Ethereum dengan aset dasar berupa obligasi pemerintah AS dan perjanjian repo. Produk seperti ini, mirip dengan stablecoin versi institusi, memecahkan masalah hasil (yield) untuk dolar on-chain. Dengan memungkinkan dana on-chain diinvestasikan dalam dana pasar uang tokenisasi, terbentuklah ekosistem dolar on-chain yang lengkap. Tokenisasi obligasi AS adalah segmen RWA yang tumbuh paling cepat, dan partisipasi bank besar seperti JPMorgan menandakan pembangunan serius sistem dolar on-chain. **Kesimpulan:** Industri kripto sedang bertransisi dari pasar spekulasi berisiko tinggi menuju pembangunan sistem keuangan baru. RWA menjadi salah satu tema utama dalam fase ini, di mana semakin banyak lembaga melihat blockchain sebagai komponen penting masa depan infrastruktur keuangan global.

marsbit05/14 02:54

Wall Street Bertaruh Penuh pada RWA: BlackRock, Franklin, dan Morgan Stanley Sedang Memindahkan Pasar Keuangan ke Blockchain

marsbit05/14 02:54

活动图片