# Artikel Terkait Regulasi

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Regulasi", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Mingguan RWA: HSBC dan Standard Chartered Dapat Lisensi Stablecoin di Hong Kong; FDIC AS Rilis Draft Panduan Penerbitan Stablecoin oleh Lembaga

Laporan RWA Mingguan: HSBC dan Standard Chartered Dapat Lisensi Stablecoin di Hong Kong; FDIC AS Rilis Draft Pedoman Penerbitan Stablecoin Minggu ini, total kapitalisasi pasar RWA on-chain naik menjadi $290,6 miliar, sementara nilai pasar stablecoin sedikit menyesuaikan di level tinggi $3,006,5 miliar. Volume transfer bulanan mencapai rekor baru $10,21 triliun. Terobosan bersejarah terjadi di bidang regulasi: HSBC dan Standard Chartered secara resmi mendapatkan lisensi stablecoin di Hong Kong, menandai dimulainya era stablecoin yang patuh regulasi. FDIC AS merilis draf pedoman untuk penerbitan stablecoin oleh lembaga keuangan, dan Departemen Keuangan AS berencana mewajibkan penerbit mematuhi kewajiban anti-pencucian uangan dan sanksi. Korea, Dubai, dan Rusia juga memajukan legislasi terkait stablecoin dan RWA. Pada tingkat proyek, enam bank Swiss termasuk UBS berencana menguji franc digital Swiss. Securitize memberikan layanan tokenisasi saham untuk perusahaan publik Nasdaq: CURR, dan Circle meluncurkan layanan pembayaran stablecoin baru. Di bidang pendanaan, Pharos mengumpulkan $44 juta untuk mengembangkan blockchain RWA, GSR memimpin investasi dalam platform tokenisasi Libeara, dan Transak mendapatkan investasi untuk memperluas infrastruktur pembayaran digital di Asia. Laporan dari Chainalysis memperkirakan volume perdagangan stablecoin dapat mencapai $1.500 triliun pada tahun 2035, didorong oleh adopsi yang lebih luas dan pergeseran demografi.

marsbit04/10 10:07

Mingguan RWA: HSBC dan Standard Chartered Dapat Lisensi Stablecoin di Hong Kong; FDIC AS Rilis Draft Panduan Penerbitan Stablecoin oleh Lembaga

marsbit04/10 10:07

Wawancara Terbaru Pendiri DeepMind: AGI Mungkin Terwujud dalam 5 Tahun, Skala 10 Kali Lipat Revolusi Industri, Gelombang Pemikiran Sebelumnya Telah 'Dikeringkan'

Demis Hassabis, pendiri DeepMind, dalam wawancara terbaru menyatakan bahwa AGI (Artificial General Intelligence) kemungkinan besar akan terwujud dalam lima tahun ke depan. Menurutnya, 90% terobosan kunci dalam industri AI modern selama 10-15 tahun terakhir berasal dari Google Brain, Google Research, atau DeepMind. Hambatan terbesar saat ini adalah komputasi, meskipun hukum penskalaan masih memberikan hasil yang signifikan. DeepMind berfokus pada pengembangan kemampuan pembelajaran berkelanjutan dan mengatasi "kecerdasan bergerigi" (Jagged Intelligence), di mana AI unggul dalam pertanyaan spesifik tetapi gagal dalam variasi lain. Hassabis sangat mendukung model open-source seperti Gemma, yang berguna untuk pengembang kecil dan akademisi. AGI diprediksi akan menjadi alat paling powerful dalam sains dan kedokteran, membawa era keemasan penemuan ilmiah. Namun, diperlukan regulasi global dan standar keamanan minimum, mirip dengan Badan Energi Atom Internasional, untuk memastikan pengembangan yang aman. Dampak sosial-ekonomi AGI diperkirakan sepuluh kali lebih besar dari Revolusi Industri, dengan kecepatan sepuluh kali lipat. Hassabis menekankan pentingnya distribusi manfaat yang adil dan mengatasi ketimpangan. Di balik tantangan teknis dan ekonomi, ia menyoroti pertanyaan filosofis mendatang tentang makna dan tujuan manusia di era AGI.

marsbit04/10 00:09

Wawancara Terbaru Pendiri DeepMind: AGI Mungkin Terwujud dalam 5 Tahun, Skala 10 Kali Lipat Revolusi Industri, Gelombang Pemikiran Sebelumnya Telah 'Dikeringkan'

marsbit04/10 00:09

活动图片