Peretas Korea Utara Rayakan 'Tahun Gemuk': Dana Curian Capai Rekor pada 2025, Siklus Pencucian Uang Sekitar 45 Hari
Menurut laporan Chainalysis 2025, peretas Korea Utara mencuri rekor US$2,02 miliar dalam aset kripto (naik 51% dari 2024), dengan total kumulatif mencapai US$6,75 miliar. Meski serangan berkurang, mereka lebih terfokus dan canggih—biasanya menyusup sebagai pekerja IT atau memakai taktik peniruan eksekutif.
Mereka memilih layanan pencucian uang berbasis Tiongkok, jembatan silang-chain, dan protokol mixing, dengan siklus pencucian uang sekitar 45 hari setelah pencurian besar. Sementara itu, peretasan dompet pribadi melonjak jadi 158.000 insiden (80.000 korban), meski nilai totalnya turun menjadi US$713 juta.
DeFi menunjukkan perbaikan keamanan—TVL naik tapi kerugian peretasan tetap rendah, seperti ditunjukkan kasus Venus Protocol yang berhasil memulihkan dana yang dicuri. Ancaman terbesar tetap berasal dari Korea Utara, yang kini lebih terspesialisasi dan berdampak lebih besar per serangan.
marsbit01/10 03:16