# Artikel Terkait Keuangan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Keuangan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Nilai Aset Tokenisasi Avalanche Tembus $3B Seiring Dorongan RWA Meningkat

Nilai aset dunia nyata yang ditokenisasi di Avalanche telah melampaui $3 miliar, menandai pencapaian penting dalam upaya jaringan untuk menjadi infrastruktur keuangan yang diatur dan institusional. Angka ini mencakup kontribusi utama dari migrasi sekuritas Progmat senilai $1,2 miliar, OpenTrade sekitar $190 juta, dan Grove Finance kira-kira $260 juta. Pencapaian ini mencerminkan total nilai aset yang ditokenisasi di jaringan, bukan pertumbuhan nilai dalam sehari. Pertumbuhan aset dunia nyata (RWA) seperti surat berharga, produk kredit, dan instrumen pasar uang yang diwakili di blockchain menguatkan narasi kelembagaan Avalanche. Jaringan ini telah lama berfokus pada subjaringan dan lingkungan yang dapat disesuaikan untuk adopsi aset yang diatur, yang memerlukan kontrol izin, kepatuhan, dan privasi. Peran migrasi besar seperti dari Progmat sangat signifikan, karena dapat membawa nilai aset riil ke infrastruktur blockchain lebih cepat. Namun, relevansi jangka panjang akan bergantung pada penggunaan, likuiditas, dan permintaan investor, bukan hanya pada nilai yang ditokenisasi. Penting untuk dicatat bahwa tonggak sejarah RWA ini adalah metrik adopsi jaringan dan tidak serta-merta diterjemahkan langsung menjadi kenaikan harga token AVAX. Langkah selanjutnya adalah melihat apakah Avalanche dapat mengubah nilai RWA ini menjadi infrastruktur keuangan aktif, dengan peningkatan volume perdagangan, penyelesaian, dan integrasi ke dalam DeFi. Pencapaian $3 miliar ini memperkuat posisi Avalanche dalam perlombaan tokenisasi kelembagaan di ruang crypto.

bitcoinist14j yang lalu

Nilai Aset Tokenisasi Avalanche Tembus $3B Seiring Dorongan RWA Meningkat

bitcoinist14j yang lalu

Grayscale Merevaluasi Zcash: Di Era Pengawasan AI, Berapa Nilai Privasi Keuangan?

**Ringkasan Analisis Grayscale tentang Zcash di Era AI: Berapa Nilai Privasi Keuangan?** Artikel ini membahas laporan penelitian Grayscale yang mengevaluasi ulang Zcash (ZEC), cryptocurrency berfokus privasi, dalam konteks berkembangnya mata uang kripto stabil, blockchain terbuka, dan alat analisis AI. AI berpotensi meningkatkan pelacakan dan analisis aliran keuangan di buku besar publik, yang dapat memicu gelombang ketiga diskusi tentang kebutuhan privasi finansial. Meski Bitcoin menyelesaikan masalah kelangkaan digital, transparansinya membatasi privasi. Di sinilah Zcash menawarkan perbedaan utama: menggunakan bukti tanpa pengetahuan (zero-knowledge proof) untuk memungkinkan pengguna memilih antara transaksi transparan (seperti Bitcoin) atau transaksi "terlindungi" (shielded) yang menyembunyikan pengirim, penerima, dan jumlahnya. Zcash telah beroperasi hampir satu dekade, dengan peningkatan infrastruktur seperti dompet dan pool penambangan. Data menunjukkan sekitar 90% transaksi Zcash menggunakan fitur terlindungi, dengan ~25% pasokan ZEC yang beredar berada di "shielded pool". Ini menunjukkan penggunaan nyata, meski skalanya masih relatif kecil. Logika investasi Grayscale bertumpu pada premis bahwa jika pasar mulai menghargai privasi sebagai atribut inti aset digital karena tekanan AI dan transparansi, ZEC—dengan pangsa pasar yang saat ini hanya ~0,6% dari kategori "aset digital"—berpotensi mengalami penilaian ulang. Analisis sensitivitas menunjukkan potensi peningkatan valuasi jika pangsa pasarnya tumbuh, meski ini bukan prediksi harga. Namun, tantangan signifikan tetap ada. Risiko termasuk penerimaan oleh bursa dan regulator, kerumitan kepatuhan (meskipun ada fitur pengungkapan selektif), risiko keamanan protokol (seperti kerentanan teoretis yang baru diperbaiki), dan tantangan eksekusi dalam meningkatkan skalabilitas dan kemudahan penggunaan privasi. Kesimpulannya, nilai Zcash bukan hanya pada teknologi kriptonya, tetapi pada kemampuannya untuk berfungsi sebagai "uang tunai digital privat" di samping buku besar terbuka. Masa depannya bergantung pada apakah privasi akan berkembang dari kebutuhan khusus menjadi kebutuhan utama, yang akan diukur melalui pertumbuhan pengguna nyata, peningkatan infrastruktur, dan penerimaan pasar—bukan sekadar menjadi topik diskusi. Zcash saat ini mewakili opsi pada pertanyaan yang belum terjawab: berapa nilai privasi keuangan di era AI?

marsbit18j yang lalu

Grayscale Merevaluasi Zcash: Di Era Pengawasan AI, Berapa Nilai Privasi Keuangan?

marsbit18j yang lalu

Transfer Kripto ke Luar Negeri: Apa yang Berubah untuk Warga Rusia Mulai 1 September

Mulai 1 September 2026, warga Rusia dapat secara legal mentransfer cryptocurrency ke luar negeri ke dompet pribadi mereka di luar Rusia atau menggunakannya untuk membayar barang dan jasa di toko luar negeri, sesuai aturan yang ditetapkan. Undang-undang baru mengakui cryptocurrency sebagai aset dan memberikan perlindungan hukum. Namun, penggunaannya untuk pembayaran di dalam Rusia tetap dilarang. Investor ritel (non-terkualifikasi) dibatasi membeli cryptocurrency hingga 300 ribu rubel per tahun di bursa Rusia, sementara investor terkualifikasi tidak dibatasi. Aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan stablecoin seperti USDT telah disetujui untuk diperdagangkan secara publik. Artikel ini menjelaskan cara mentransfer cryptocurrency ke luar negeri melalui bursa, platform P2P, atau penukar kripto, lengkap dengan skema dasar, komisi, kecepatan, dan cara penarikan menjadi uang fiat. Risiko utama bukan pada teknologi, tetapi pada potensi permintaan dokumen, pemblokiran transaksi, atau penutupan akses oleh bank, bursa, atau penukar. Bank-bank akan meningkatkan pengawasan, terutama bagi bisnis besar, yang harus menjelaskan tujuan dan asal usul dana untuk transaksi kripto. Mulai 1 Juli 2027, bank wajib menolak transfer yang mencurigai dana dikirim ke penukar kripto ilegal yang tidak terdaftar di Bank Sentral. Para ahli mengingatkan risiko menyimpan aset di bursa (dapat dibekukan) versus dompet pribadi (penuh tanggung jawab sendiri). Mereka juga memperingatkan tentang potensi pelacakan aset, risiko sanksi, dan tekanan dari sanksi UE terhadap Bursa Moskow yang dapat memutus akses perusahaan Rusia ke platform internasional. Kesimpulannya, meski menjadi alat yang legal, transfer cryptocurrency ke luar negeri tidak bebas aturan. Pemerintah melegalkan operasi tertentu sambil memperketat kontrol atas asal usul dana, pihak lawan, dan platform yang digunakan.

cryptonews.ru2 hari yang lalu 17:47

Transfer Kripto ke Luar Negeri: Apa yang Berubah untuk Warga Rusia Mulai 1 September

cryptonews.ru2 hari yang lalu 17:47

Digital Asset dan yayasan Paul Ryan targetkan tunjangan negara bagian AS dengan pilot Canton

Digital Asset, pencipta Canton Network, dan American Idea Foundation pimpinan mantan Ketua DPR AS Paul Ryan berencana melakukan pilot sistem berbasis blockchain untuk mendistribusikan bantuan negara di tiga negara bagian AS menggunakan Canton Network. Program RISE dijadwalkan diluncurkan pada kuartal pertama 2027 dan akan menggabungkan berbagai bantuan menjadi pembayaran bulanan atau dua mingguan, dengan aturan belanja untuk kategori seperti makanan, penitipan anak, dan tunai. Sistem ini akan secara otomatis menyesuaikan tingkat bantuan seiring perubahan pendapatan rumah tangga dan memungkinkan instansi terkait melacak pembayaran, saldo, pengeluaran, serta data kepatuhan melalui Canton. Teknologi ini diharapkan dapat mengurangi hukuman yang biasanya diterima penerima bantuan saat pendapatan mereka meningkat. Pilot ini menambah kasus penggunaan terkait pemerintah bagi Canton, yang sebelumnya lebih berfokus pada keuangan institusional, termasuk proyek surat berharga pemerintah. Penggunaan lainnya meliputi uji coba obligasi pemerintah Jepang sebagai jaminan digital dan penyelesaian perdagangan Treasury AS yang ditokenisasi. Canton Coin (CC), digunakan untuk membayar biaya transaksi di jaringan, memiliki kapitalisasi pasar sekitar $4,1 miliar dan naik sekitar 10% dalam seminggu terakhir. Negara bagian dan program bantuan yang terlibat dalam pilot belum diungkap, dan proyek ini masih memerlukan persetujuan federal.

cointelegraph08/21 16:37

Digital Asset dan yayasan Paul Ryan targetkan tunjangan negara bagian AS dengan pilot Canton

cointelegraph08/21 16:37

Justin Sun Klaim Kemenangan, WLF Nyatakan Tak Ada yang Terjadi

Sengketa hukum antara Justin Sun dan World Liberty Financial (WLF) mencuat setelah Sun mengklaim kemenangan dalam sidang pengadilan, sementara WLF membantahnya. Perselisihan ini bermula dari pembekuan 45 juta token USD 1 oleh WLF, yang diduga terkait penolakan Sun terhadap investasi tambahan. Kasus ini menyoroti kekhawatiran lebih luas tentang wewenang penerbit stablecoin dalam membekukan dana pengguna. USD 1, stablecoin WLF yang beredar di berbagai blockchain dengan kapitalisasi besar, menjadi pusat perhatian. Kemampuan penerbit untuk membekukan dompet digital dipertanyakan, menyentuh isu kepercayaan dalam ekosistem kripto. Klaim Sun tentang "kemenangan besar" dalam sidang di pengadilan federal California pada 20 Agustus dibantah keras oleh salah satu pendiri WLF, Zach Witkoff, yang menyebut pernyataan Sun penuh kebohongan dan menegaskan tidak ada keputusan yang dikeluarkan. Informasi publik dari pengadilan hingga 8 Juni hanya menunjukkan jadwal sidang, sehingga klaim kedua pihak belum dapat diverifikasi. Konflik ini juga melibatkan gugatan timbal balik: WLF menggugat Sun atas pencemaran nama baik di Florida, sementara Sun menggugat WLF dengan tuduhan praktik sentralisasi terselubung. Latar belakang kasus ini semakin rumit dengan penyelesaian investigasi SEC terhadap Sun pada Maret 2026, yang kemudian memicu dugaan "uang damai" dari politisi. Di tengah sengketa, WLF terus berkembang dan mendapat persetujuan awal dari OCC untuk mendirikan bank trust nasional. Namun, token tata kelola WLFI mengalami penurunan harga sekitar 87% dari puncaknya, mencerminkan ketidakpastian pasar yang berlarut-larut menyusul konflik hukum ini.

cryptonews.ru08/21 12:18

Justin Sun Klaim Kemenangan, WLF Nyatakan Tak Ada yang Terjadi

cryptonews.ru08/21 12:18

Circle Q2 Investor AMA: Transkrip 11 Tanya Jawab tentang USDC, Arc, dan Masa Depan Keuangan

**Ringkasan Diskusi AMA Circle Q2 2026 dengan CEO Jeremy Allaire** Pada 19 Agustus 2026, Jeremy Allaire, CEO Circle, menjawab 11 pertanyaan kunci investor mengenai masa depan USDC, Arc, dan keuangan digital. **Eksekusi & Pertumbuhan Circle:** Allaire menekankan kecepatan inovasi produk, kolaborasi tim yang kuat, dan penggunaan infrastruktur AI sebagai penguat kemampuan. Untuk ekspansi global, penguatan keamanan siber dan kemampuan lokalisasi di pasar baru menjadi fokus. **Aplikasi Utama Stablecoin:** Tiga aplikasi yang telah mencapai product-market fit adalah: (1) pasar aset digital (modal kerja, kolateral), (2) penyimpanan nilai dolar digital di pasar berkembang, dan (3) penyelesaian pembayaran lintas batas. Masa depan mencakup ekonomi agen AI dan pembayaran eceran. **Peluang USDC:** Peluang terbesar ada di penyelesaian lintas batas, pembayaran modal, pembayaran oleh agen AI, dan kartu stablecoin. Adopsi di titik penjualan (POS) melalui QR code dipandang sebagai langkah logis berikutnya. **Model Ekonomi Jangka Panjang:** Circle memandang dirinya masih di tahap sangat awal (dianalogikan seperti internet tahun 2002). Pendapatan dari cadangan USDC akan tetap menjadi mesin kuat, tetapi akan didistribusikan dalam ekosistem yang lebih luas untuk mendorong adopsi. Pendapatan baru akan datang dari platform seperti **CPN** (jaringan pembayaran on-chain) dan **Arc**. **Visi 5 Tahun untuk Arc & USDC:** **Arc** digambarkan sebagai "sistem operasi ekonomi" atau "cloud ekonomi" yang akan menjadi fondasi bagi aktivitas bisnis dan perusahaan yang beroperasi di chain. Migrasi aktivitas ekonomi ke dunia on-chain ini secara alami akan mendorong permintaan untuk **USDC dan EURC** sebagai mata uang native-nya. **Ekonomi Agen & Kepercayaan:** Untuk memungkinkan agen AI bertransaksi secara mandiri, fondasi kepercayaan seperti identitas agen yang dapat diverifikasi (KYA), sistem reputasi, dan kebijakan pengeluaran yang dapat diprogram sangat penting. Circle sedang mengembangkan solusi di area ini. **EURC & CPN:** **EURC** telah mencapai 400 juta Euro dalam sirkulasi, didukung oleh masuknya yang awal dan jaringan distribusi yang ada. **CPN** telah memiliki lebih dari 175 lembaga keuangan mitra, dan Circle memiliki program aliansi serta tim bisnis pengembangan untuk memperluasnya. **Arc: Pengalaman Pengguna yang Mulus:** Keunggulan utama **Arc** adalah menyembunyikan kompleksitas blockchain dari pengguna akhir. Biaya transaksi yang sangat rendah (dalam USDC) memungkinkan developer menanggung biaya jaringan, mirip dengan model cloud tradisional, sehingga pengguna hanya berinteraksi dengan aplikasi itu sendiri. **Dampak Regulasi:** Bahkan jika **CLARITY Act** AS tidak disetujui, adopsi **USDC** diperkirakan akan terus tumbuh. Legalitas stablecoin yang semakin diakui secara global (seperti GENIUS Act di AS dan MiCA di Eropa) serta permintaan organik dari pasar internasional menjadi pendorong utama.

marsbit08/20 09:21

Circle Q2 Investor AMA: Transkrip 11 Tanya Jawab tentang USDC, Arc, dan Masa Depan Keuangan

marsbit08/20 09:21

活动图片