Momen Paling Sensitif Obligasi AS: Lelang Obligasi Jangka Panjang USD160 Miliar + Risalah Fed, Tantangan Pasar Menjelang Dini Hari Besok
Obligasi global sedang mengalami gelombang penjualan terbesar dalam beberapa dekade, dengan pasar AS menghadapi dua ujian tekanan besar pada hari yang sama. Tanggal 20 Agustus dini hari waktu Beijing, Departemen Keuangan AS akan melelang obligasi 20 tahun senilai $160 miliar, sementara menit rapat Fed Juli juga akan dirilis pada pukul 2 pagi. Kedua peristiwa ini menekan titik berbeda pada kurva imbal hasil: yang pertama terkait suku bunga jangka panjang, yang kedua mempengaruhi ekspektasi jangka pendek.
Kekhawatiran terbesar pasar adalah jika lelang yang lemah bertemu dengan menit rapat yang hawkish, keduanya dapat saling memperkuat dan mendorong seluruh kurva imbal hasil naik, berpotensi berdampak pada saham teknologi, pasar negara berkembang, dan perdagangan dengan leverage tinggi. Imbal hasil obligasi 30 tahun AS baru-baru ini menyentuh 5.327%, tertinggi sejak 2007, dan imbal hasil 10 tahun mencapai 4.747%, tertinggi sejak Januari 2025.
Lelang obligasi 20 tahun ini akan ditetapkan dengan imbal hasil sekitar 5.28%, biaya pinjaman tertinggi sejak penerbitan kembali enam tahun lalu. Defisit fiskal AS mendekati $1.8 triliun, dan total utang hampir menembus $40 triliun, menguji apakah pembeli akan kembali di tingkat imbal hasil yang tinggi ini. Sementara itu, menit rapat Fed dipandang sangat penting di bawah kepemimpinan baru Ketua Fed, yang memberikan panduan kebijakan lebih sedikit. Tiga anggota FOMC telah mendukung kenaikan suku bunga, dan diperkirakan lebih banyak pejabat memiliki pandangan serupa.
Kenaikan tajam suku bunga jangka panjang, didorong oleh faktor moneter dan ledakan pengeluaran modal AI, meningkatkan biaya modal secara keseluruhan. Jika imbal hasil naik lebih lanjut, saham teknologi bernilai tinggi akan paling terdampak. Badai pasar obligasi ini telah menyebar ke ekonomi maju lainnya seperti Jerman, Prancis, dan Jepang, dengan masalah defisit yang bersifat global, tetapi ukuran pasar obligasi AS yang sangat besar memberikan efek penularan yang lebih kuat.
marsbit08/19 08:38