DeFi Tidak Runtuh, Tapi Mengapa Sudah Kehilangan Daya Tariknya
DeFi tidak runtuh, tetapi telah kehilangan daya tariknya. Awalnya penuh eksplorasi dan inovasi, kini DeFi menjadi lebih matang namun kurang menarik. Infrastruktur membaik, tetapi pola partisipasi pengguna menjadi seragam: yield dianggap sebagai kompensasi wajib, pinjaman berubah menjadi pembiayaan jangka pendek, dan insentif mendikte perilaku pengguna.
Meski efisien, DeFi kini lebih banyak melayani segelintir pengguna yang sudah ada—seperti trader yang mengutamakan kecepatan, leverage, dan likuiditas. Kepercayaan juga menurun akibat berbagai insiden, mengubah eksplorasi menjadi due diligence.
DeFi tidak gagal, tetapi berhasil mengoptimalkan perilaku tertentu. Untuk kembali relevan, DeFi perlu membangun struktur yang mendorong perilaku baru: membuat modal betah tinggal, menjadikan durasi pinjaman lebih masuk akal, dan membuat yield lebih dari sekadar angka. Tantangannya adalah melakukan ini tanpa mengganggu sistem yang sudah ada. Jika berhasil, daya tarik DeFi akan kembali bukan sebagai hiruk-pikuk, tetapi sebagai kekuatan yang secara diam-diam mempertahankan partisipasi.
marsbit12/24 07:11