# Artikel Terkait DeepSeek

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "DeepSeek", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Valuasi 20 Miliar Dolar, Alibaba dan Tencent Berebut Investasi, Uang Siapa yang Akan Diambil Liang Wenfeng?

DeepSeek, perusahaan AI China yang didirikan oleh Liang Wenfeng, sedang dalam proses negosiasi pendanaan dengan raksasa teknologi Alibaba dan Tencent. Perusahaan ini, yang sebelumnya hanya didanai oleh perusahaan induknya, Huanfang Quant, kini membuka diri untuk investasi eksternal pertama kali dengan valuasi yang dilaporkan mencapai $20 miliar. Valuasi ini menempatkan DeepSeek sebagai salah satu startup model bahasa terbesar di China, setara dengan perusahaan seperti Moon Dark Side (valuasi $18 miliar) dan lebih tinggi daripada MiniMax ($6,5 miliar) dan Zhipu ($6,7 miliar). Pendanaan ini dipicu oleh kebutuhan akan sumber daya komputasi yang besar untuk pengembangan model AI generatif dan sistem agent. Alibaba dan Tencent bersaing untuk berinvestasi, bukan hanya karena potensi keuangan, tetapi juga untuk mengamankan posisi strategis dalam ekosistem AI China. Investasi ini dapat memberikan akses ke sumber daya cloud, saluran pelanggan, dan sinergi infrastruktur. Liang Wenfeng, yang dikenal independen dan menolak pendanaan eksternal sebelumnya, kini mempertimbangkan opsi untuk mempertahankan talenta inti dan mendukung pengembangan model V4 yang tertunda. Pilihannya termasuk menerima investasi dengan kontrol minimal untuk mempertahankan independensi, atau bekerja dengan investor negara yang menawarkan sumber daya tanpa intervensi komersial. Dengan competitor seperti Moon Dark Side dan MiniMax yang akan segera IPO, jendela kesempatan untuk investasi dalam DeepSeek mungkin segera menutup, menambah urgensi dalam pengambilan keputusan ini.

marsbit04/23 09:58

Valuasi 20 Miliar Dolar, Alibaba dan Tencent Berebut Investasi, Uang Siapa yang Akan Diambil Liang Wenfeng?

marsbit04/23 09:58

Tahun Pertama Inflasi Komputasi: Semakin Murah DeepSeek, Semakin Sulit Kenaikan Harga Ini Berhenti

Dimulai dengan paradoks: biaya inferensi AI turun 80% dalam 18 bulan, namun tiga raksasa cloud China (Alibaba Cloud, Baidu Intelligent Cloud, Tencent Cloud) justru menaikkan harga 20-30% secara bersamaan pada April 2026. Ini bukan sekadar "perang harga berakhir", melainkan permainan struktural yang dipicu oleh Paradoks Jevons: efisiensi model seperti DeepSeek-R1 membuat token lebih murah, tetapi memicu ledakan permintaan—khususnya dari Agent AI dan Reasoning Model yang mengonsumsi 10-50x lebih banyak token. Penyebab lain: DeepSeek membuka bobot model, tapi tidak membagikan rekayasa inferensi canggihnya. Cloud provider unggul dalam efisiensi inferensi (3-5x lebih cepat dari deployment mandiri), sehingga mereka menetapkan harga premium untuk keunggulan teknis tersebut. Empat raksasa bertindak berbeda: Alibaba fokus pada margin tinggi, Baidu menyaring pengguna "non-inti", Tengen mengejar ROI, sementara Volcano Engine (ByteDance) berstrategi merebut pangsa pasar dengan harga lebih rendah. Efek tak terduga: kenaikan harga justru mendorong perusahaan besar (dengan tagihan bulanan >3-5 juta RMB) untuk beralih ke solusi on-premise atau penyewa GPU alternatif. Faktor struktural—seperti lonjakan permintaan Reasoning AI, kendala pasokan GPU karena embargo AS, dan efek "price ratchet" di industri cloud—akan mempertahankan tren kenaikan harga hingga 2027-2028. Kunci bertahan? Efisiensi token: mengurangi konsumsi yang tidak perlu.

marsbit04/17 01:22

Tahun Pertama Inflasi Komputasi: Semakin Murah DeepSeek, Semakin Sulit Kenaikan Harga Ini Berhenti

marsbit04/17 01:22

DeepSeek yang Anda Tunggu, Sudah Berubah

Dalam 15 bulan terakhir, DeepSeek mengalami perlambatan signifikan dalam pembaruan versi besar model AI-nya, dengan DeepSeek V4 yang ditunggu-tunggu berulang kali ditunda. Menurut analisis, perlambatan ini terkait dengan beban strategis nasional untuk beralih ke komputasi otonom. Pada awal 2025, DeepSeek didorong untuk mengadopsi prosesor Huawei Ascend daripada terus mengandalkan Nvidia. Meskipun upaya adaptasi dengan chip Ascend 910C mengalami kendala teknis, DeepSeek dikabarkan terus berupaya melakukan migrasi penuh dari CUDA ke kerangka kerja CANN Huawei, dengan target mencapai substitusi seluruh rantai pelatihan dan inferensi menggunakan perangkat keras domestik. Proses adaptasi yang memakan waktu ini diduga mengalihkan sumber daya teknis yang besar, memperlambat iterasi model. Di sisi lain, DeepSeek mulai tertinggal dalam beberapa kemampuan inti. Pada awal 2026, kemampuan generasi kodenya dilaporkan telah terlampaui oleh Claude 4, dan kemampuannya dalam pemrosesan multimodal serta sistem Agent masih tertinggal di belakang OpenAI dan Google. Selain itu, perusahaan juga menghadapi tekanan dalam mempertahankan talenta inti, dengan sejumlah peneliti kunci hengkang karena tawaran yang lebih menggiurkan dari pesaing. V4 kemungkinan tidak akan menjadi model yang mendominasi performa, tetapi lebih sebagai pencapaian simbolis yang membuktikan bahwa model AI canggih China dapat berjalan pada ekosistem perangkat keras domestik. Jawaban V4 dianggap sangat penting untuk masa depan industri AI China.

marsbit04/15 10:35

DeepSeek yang Anda Tunggu, Sudah Berubah

marsbit04/15 10:35

活动图片