Saham Tokenisasi Bersiap Lepas Landas, Namun Infrastruktur Pasar Tradisional Menghadapi Ujian Ketat
Tokenisasi saham semakin berkembang dari uji coba ke pasar nyata, namun infrastruktur pasar tradisional—seperti penanganan aksi korporasi, distribusi dividen, dan mekanisme penyelesaian—belum siap untuk aset yang diperdagangkan terus-menerus di berbagai tempat. SEC telah menyetujui daftar versi tokenisasi dari indeks Russell 1000 dan ETF, sementara DTCC telah memulai transaksi terbatas menuju peluncuran komersial Oktober ini. Meski teknologi dasarnya matang, sistem tradisional menghadapi tantangan besar.
Ada dua jalur yang dipertimbangkan. Pertama, token yang terikat pada struktur kepemilikan lama dengan CUSIP dan siklus penyelesaian T+1 yang sama. Kedua, "pengecualian inovatif" yang memungkinkan platform kripto mencatatkan token terkait harga saham tanpa persetujuan emiten, yang mungkin tidak menawarkan hak yang sama seperti saham asli. Hal ini menimbulkan risiko perlindungan investor dan ketidaktransparanan.
Mendefinisikan saham melampaui harga: dividen, pajak, hak suara, pemecahan saham, dan peristiwa korporasi lainnya harus ditangani secara akurat dan serempak di semua tempat perdagangan. Pasar tradisional dirancang untuk sistem terpusat dengan jam tetap, sedangkan aset token dapat diperdagangkan 24/7 di banyak blockchain, menciptakan tantangan kompleks.
Risiko sistemik nyata adalah fragmentasi. Tanpa standar interoperabilitas dan transparansi harga, beberapa pihak ketiga dapat menerbitkan token untuk saham yang sama dengan aturan berbeda, menyebabkan terfragmentasinya penemuan harga, asimetri informasi, dan likuiditas yang terpecah. Ini dapat merusak efisiensi dan kepercayaan pasar.
Transformasi ini lebih dari sekadar aset baru. Bursa seperti Nasdaq dan NYSE bergerak menuju perdagangan hampir 24/7, namun pasar membutuhkan lapisan data referensi dan penyelesaian yang mampu mengikuti. Pihak yang dapat mengintegrasikan tempat perdagangan tokenisasi menjadi satu sistem pasar yang koheren—dengan perlindungan hak dan penyelesaian yang konsisten—akan memimpin tahap selanjutnya. Kolaborasi antara penyedia teknologi, pelaku pasar tradisional, dan regulator sangat penting untuk membangun arsitektur pasar baru yang menyeimbangkan efisiensi blockchain dengan perlindungan investor.
Foresight News15j yang lalu