2026-04-17 Jumat

Pusat Berita - Halaman 465

Dapatkan berita kripto dan tren pasar secara real-time melalui Pusat Berita HTX.

Bangun! Jangan Beli di Dasar Lagi: Kebenaran Keras di Balik Likuidasi Kripto $26 Miliar

Peringatan: Jangan Terburu-buru "Buy the Dip"! Likuidasi Kripto US$26 Miliar dan Penyebab Sebenarnya Pasar kripto mengalami keruntuhan signifikan dengan likuidasi mencapai US$26 miliar dalam 24 jam, mendorong Bitcoin anjlok di bawah US$60.000. Penulis berpendapat bahwa penurunan ini bukan hanya dipicu oleh faktor permukaan seperti penjualan saham AS atau kebijakan moneter, tetapi oleh penyebab mendasar: **kelangkaan modal finansial global yang nyata**. Pemicu utamanya adalah **siklus belanja modal (capital expenditure) AI skala besar**. Berbeda dengan model Web 2.0 yang ringan modal, AI membutuhkan investasi infrastruktur yang masif. Awalnya, siklus ini menyuntikkan likuiditas dan mendorong aset naik, mirip dengan stimulus fiskal. Namun, ketika "dry powder" (modal menganggur) dunia—bahkan dari investor seperti Arab Saudi dan SoftBank—sudah habis, dana untuk AI harus dialihkan dari tempat lain. Ini menciptakan **persaingan convexity untuk modal yang langka**. Akibatnya, aset spekulatif dengan durasi panjang dan arus kas masa depan (seperti kripto) dihukum paling keras, sementara aset dengan pendapatan dekat (seperti chip memori) relatif lebih tahan. AI capital expenditure berubah dari penyuntik likuiditas menjadi penarik likuiditas, berperan seperti **"QE terbalik"**. Intinya: Dunia sedang beralih dari era kelimpahan modal ke kelangkaan modal. Ini bukan waktunya untuk agresif, tetapi untuk bertahan, selektif, dan mengelola risiko dengan cermat sambil menunggu peluang yang lebih jelas.

Odaily星球日报02/06 03:17

Bangun! Jangan Beli di Dasar Lagi: Kebenaran Keras di Balik Likuidasi Kripto $26 Miliar

Odaily星球日报02/06 03:17

Salju Pertama di Industri Kripto Tahun 2026

Tahun 2026 dimulai dengan suasana suram di industri crypto. Seorang investor modal ventura mengungkapkan kebingungannya: sudah setengah tahun tidak melakukan investasi, mencerminkan lambatnya laju industri. Krisis ini dipicu oleh berakhirnya era uang murah, di mana The Fed mengencangkan kebijakan moneter, menyebabkan penurunan besar-besaran di berbagai aset berisiko, termasuk crypto. Dua narasi utama crypto runtuh. Pertama, "nilai" sebagai penyimpan kekayaan digital, karena Bitcoin ternyata justru memperkuat risiko, bukan melindunginya. Kedua, "aplikasi" dan visi Web3, yang kalah bersaing dengan narasi kecerdasan artifisial (AI) yang lebih menarik minat modal dan talenta. Pengakuan Kyle Samani dari Multicoin Capital bahwa blockchain hanyalah buku besar aset menjadi pukulan telak bagi keyakinan banyak orang. Gelombang pemutusan hubungan kerja dan penutupan perusahaan seperti Entropy, Bit[.]com, dan kontraksi Gemini memperjelas dampaknya. Banyak talenta beralih ke AI, sementara yang lain terlihat bernostalgia pada masa kejayaan 2021. Consensus Conference di Hong Kong akan dihadapi dengan pertanyaan mendasar: konsensus apa yang masih mungkin dicapai? Di balik reruntuhan, mungkin masih ada harapan. Teknologi blockchain yang inti masih ada, menunggu untuk diterapkan dalam skenario yang lebih spesifik dan realistis, tanpa janji kekayaan instan, tetapi dengan kesabaran dan ketekunan untuk membangun sesuatu yang nyata.

marsbit02/06 02:18

Salju Pertama di Industri Kripto Tahun 2026

marsbit02/06 02:18

活动图片