Ledakan Robot Laut Dalam, Putaran A Paling Keras Tercipta
Investasi penting di sektor teknologi laut dalam telah terjadi. Deep Sea Zhiren, perusahaan robot laut dalam asal Tiongkok, berhasil merampungkan pendanaan Seri A senilai lebih dari 5 miliar yuan (sekitar Rp 10 triliun lebih). Pendanaan ini melibatkan sejumlah nama besar seperti Guanghe Chuangtou, Dachen Caizhi, GGV Capital, Yida Capital, CIC Investor, CETC Investment, dan dana teknologi energi yang dikelola Cathay Innovation dengan TotalEnergies sebagai investor utama.
Didirikan oleh Ma Yiming, seorang veteran industri, Deep Sea Zhiren fokus pada pengembangan robot operasi kelas industri (ROV) untuk lingkungan laut dalam yang ekstrem. Perusahaan telah membangun portofolio produk lengkap, termasuk "Taurus" (kedalaman 1.000m), "Phoenix" (3.000m), "Singularity" (6.000m), dan solusi kluster robot otonom DeepMatrix.
Kesuksesan komersial telah terbukti dengan diperolehnya kontrak pesanan penting dari luar negeri, seperti dari grup telekomunikasi Uni Emirat Arab, menandai ekspor komersial pertama robot laut dalam buatan Tiongkok. Pelanggannya mencakup kontraktor minyak & gas, kabel laut, dan tenaga angin lepas pantai di berbagai negara.
Deep Sea Zhiren tidak hanya mengandalkan perangkat keras, tetapi juga mengembangkan sistem kecerdasan buatan seperti model keputusan tugas SEAgent. Visi jangka panjang mereka adalah DeepMatrix, sebuah sistem kluster robot otonom yang dapat tinggal permanen di dasar laut untuk operasi seperti penambangan, yang berpotensi menghemat miliaran dolar biaya operasi.
Pendanaan ini mencerminkan keyakinan pasar terhadap potensi besar ekonomi laut dalam, yang didukung oleh kebijakan pemerintah Tiongkok. Deep Sea Zhiren bercita-cita menjadi pemimpin global dalam mendefinisikan paradigma baru eksplorasi dan pemanfaatan laut dalam dengan kekuatan teknologi orisinal.
marsbit38m yang lalu