# Artikel Terkait Yen

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Yen", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Kelemahan Yen Sentuh Batas Inflasi: Bank Sentral Jepang Mungkin Terpaksa Naikkan Suku Bunga Lebih Awal

Pejabat Bank Jepang semakin memperhatikan dampak potensial dari melemahnya yen terhadap inflasi, yang dapat mengubah jalur kenaikan suku bunga di masa depan. Meskipun bank sentral kemungkinan akan mempertahankan suku bunga dalam pertemuan kebijakan mendatang, faktor nilai tukar dapat mendorong penilaian ulang waktu kenaikan suku bunga, bahkan memaksa aksi lebih awal. Yen yang lemah dinilai semakin memengaruhi harga, terutama karena perusahaan cenderung meneruskan kenaikan biaya kepada konsumen, memperburuk tekanan inflasi. Meskipun kenaikan suku bunga baru dilakukan bulan lalu, jika yen terus melemah, pembuat kebijakan mungkin mempertimbangkan mempercepat kenaikan suku bunga yang sebelumnya diperkirakan akan dilakukan kemudian. Ekonom memperkirakan kenaikan suku bunga setiap enam bulan, dengan tindakan selanjutnya mungkin terjadi musim panas ini. Namun, pejabat cenderung menyesuaikan kebijakan secara tepat waktu, bukan terlalu berhati-hati. Yen sempat melemah ke 158,68 terhadap dolar AS, kemudian pulih ke 158,33. Dalam pertemuan Januari, bank kemungkinan mempertahankan suku bunga di 0,75%, level tertinggi dalam tiga dekade. Fokusnya adalah pada bagaimana bank menilai dampak yen terhadap inflasi potensial, dengan inflasi mendekati target 2%. Yen yang lemah meningkatkan tekanan inflasi melalui biaya impor yang lebih tinggi, tetapi dampak negatifnya pada ekonomi mungkin meningkat. Pemimpin bisnis Jepang semakin vokal, menyerukan intervensi mata uang untuk menghentikan pelemahan berlebihan. Meskipun suku bunga dinaikkan pada 19 Desember, yen tetap lemah, diperparah oleh pemilihan umum mendatang. Yen mencapai terendah 18 bulan, dengan nilai tukar rata-rata 10 tahun sebesar 123,20, dan dalam dua tahun terakhir berfluktuasi antara 140 dan 161,95.

marsbit01/16 05:34

Kelemahan Yen Sentuh Batas Inflasi: Bank Sentral Jepang Mungkin Terpaksa Naikkan Suku Bunga Lebih Awal

marsbit01/16 05:34

Apakah Kenaikan Suku Bunga Jepang Akan Memicu Guncangan Likuiditas Global?

Kekhawatiran akan potensi kenaikan suku bunga agresif (hawkish) oleh Bank Jepang pada pertemuan kebijakan moneter 19 Desember meningkat, memicu pertanyaan apakah langkah ini akan mengakhiri era yen murah dan memicu krisis likuiditas global. Laporan strategis terbaru dari Western Securities menganalisis bahwa meskipun ada kekhawatiran, dampak likuiditas global secara teoritis terbatas. Alasannya, bank sentral Jepang telah tiga kali menaikkan suku bunga sejak Maret tahun lalu, dengan guncangan yang semakin berkurang. Posisi spekulatif short yen sebagian besar telah ditutup pada Juli lalu, mengurangi risiko likuiditas. Lingkungan makro juga berbeda—tidak ada "perdagangan resesi" AS seperti sebelumnya, dan Fed telah memulai kebijakan ekspansi neraca (seperti QE) yang bertindak sebagai bantalan. Namun, kenaikan suku bunga Jepang berpotensi menjadi "katalis" untuk guncangan likuiditas jika memicu pelarian modal panik di pasar global yang sudah rapuh, terutama setelah reli panjang 6 tahun di pasar saham AS dan kekhawatiran gelembung AI. Jika terjadi, guncangan likuiditas kemungkinan akan memicu respons lunak lebih kuat dari Fed, leading to a quick market recovery. Investors disarankan untuk "memantau dan mengurangi aksi", dengan memperhatikan sinyal "penjualan simultan saham, obligasi, dan mata uang" di AS sebagai indikator risiko. Dalam jangka panjang, tren moneterg global diprediksi tetap longgar, menguntungkan aset China seperti saham A-H dan emas, sementara pasar AS diperkirakan mengalami volatilitas.

marsbit12/18 06:14

Apakah Kenaikan Suku Bunga Jepang Akan Memicu Guncangan Likuiditas Global?

marsbit12/18 06:14

活动图片