# Artikel Terkait Pemungutan Suara

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Pemungutan Suara", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Setelah Menunggu Lama, Peristiwa Penting Terkait Undang-Undang Kejelasan Terjadi! Ini Mempengaruhi Semua Mata Uang Kripto

Setelah menunggu lama, peristiwa penting terkait Undang-Undang Kejelasan akhirnya terjadi! Pemimpin Mayoritas Senat AS, John Thune, mengajukan proposal untuk menghentikan debat mengenai RUU "Undang-Undang Kejelasan" yang berisi aturan regulasi pasar kripto yang komprehensif. Langkah ini membuka jalan bagi pemungutan suara prosedural penting setelah anggota Kongres kembali dari masa reses Agustus. Berdasarkan kesepakatan di Senat, pemungutan suara untuk menghentikan debat dan melanjutkan pertimbangan RUU ini dijadwalkan pada Selasa, 15 September. Pengesahan amandemen ini tidak secara otomatis berarti RUU disetujui, tetapi akan membatasi waktu debat agar pertimbangan RUU dapat dilanjutkan dan dimajukan dalam agenda Senat. Proposal ini memerlukan dukungan 60 senator. Dengan Partai Republik menguasai 53 kursi, setidaknya 7 senator dari Partai Demokrat atau senator independen perlu mendukungnya. Undang-Undang Kejelasan bertujuan memperjelas kerangka regulasi pasar aset kripto di AS dan mendefinisikan lembaga pengawas yang berwenang. Namun, negosiasi mengenai versi final RUU masih berlangsung, terutama menyangkut etika, aturan anti-pencucian uang, dan penyertaan ketentuan dari Komite Pertanian Senat. Pengajuan proposal ini dilihat sebagai langkah prosedural penting yang menandakan bahwa kepemimpinan Partai Republik berencana menjadikan Undang-Undang Kejelasan sebagai prioritas utama agenda Senat pada bulan September.

cryptonews.ru08/09 07:37

Setelah Menunggu Lama, Peristiwa Penting Terkait Undang-Undang Kejelasan Terjadi! Ini Mempengaruhi Semua Mata Uang Kripto

cryptonews.ru08/09 07:37

Pemungutan Suara RUU CLARITY di Senat AS Dijadwalkan pada 15 September

Pemungutan suara prosedural untuk RUU Digital Asset Market Clarity Act (CLARITY Act) dijadwalkan pada 15 September di Senat AS. Pemungutan suara cloture ini, yang diajukan oleh Pemimpin Mayoritas Senat John Thune, diperlukan untuk mengakhiri debat dan membawa RUU ke lantai Senat untuk pertimbangan. Untuk mengatasi rintangan prosedural ini, diperlukan setidaknya 60 suara, yang berarti Partai Republik membutuhkan dukungan dari Demokrat. Perjalanan RUU ini terhambat oleh beberapa perselisihan, terutama mengenai ketentuan etika yang bertujuan membatasi pejabat pemerintah dan keluarga mereka dalam menerbitkan aset digital atau memperoleh keuntungan darinya. Legislator sedang mengerjakan amendemen etika bipartisan untuk mengatasi kekhawatiran ini, yang terkait pula dengan kepentingan finansial mantan Presiden Trump di bidang kripto. Isu lain yang menjadi perdebatan adalah aturan mengenai imbal hasil untuk stablecoin. CLARITY Act dianggap sebagai undang-undang landmark yang bertujuan menetapkan struktur pasar federal untuk aset digital, mendefinisikan kapan aset kripto dikategorikan sebagai sekuritas atau komoditas, dan memperjelas pembagian wewenang antara Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) dengan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC). Meskipun pemungutan suara 15 September merupakan langkah penting, hal ini tidak menjamin RUU akan disahkan. Hasil akhirnya sangat bergantung pada apakah pihak-pihak yang berselisih dapat menyelesaikan perbedaan mereka sebelum tanggal tersebut. Analogi dengan GENIUS Act, RUU stablecoin yang disetujui Senat pada Juni 2025, menunjukkan bahwa inisiatif regulasi kripto yang kontroversial sekalipun dapat mengatasi perbedaan partisan di bawah tekanan pasar. Namun, bahkan jika CLARITY Act disahkan, proses menetapkan standar operasional bersama antara SEC dan CFTC diprediksi akan memakan waktu bertahun-tahun sebelum kejelasan regulasi sepenuhnya terwujud.

cryptonews.ru08/08 16:06

Pemungutan Suara RUU CLARITY di Senat AS Dijadwalkan pada 15 September

cryptonews.ru08/08 16:06

活动图片