# Artikel Terkait VC

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "VC", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

VC "Mati"? Tidak, Industri Sedang Menghadapi Konsolidasi yang Kejam

"VC Mati"? Tidak, Industri Sedang Menghadapi Konsolidasi Kejam Sebagai mantan investor VC, penulis membahas pandangan tentang narasi "VC telah mati" yang beredar. Kesimpulan utamanya: 1. **Sebagian VC memang telah "mati"**: Banyak VC, terutama di Asia, mengalami kesulitan besar—ada yang tutup, bubar, atau berhenti berinvestasi. VC tier dua dan tiga di AS/Eropa juga mulai melambat, meski VC top masih tampak stabil. Hal ini merupakan efek tertunda dari bear market 2022, diperparah oleh siklus 4 tahun yang terputus, valuasi tinggi, dan persyaratan investasi yang lebih ketat dengan periode vesting panjang. 2. **VC secara keseluruhan tidak akan mati**: Industri tetap membutuhkan VC untuk mendanai ide, teknologi, dan proyek baru di tahap paling awal. Hampir semua proyek sukses (seperti Uniswap, Solana) memiliki dukungan VC. VC dan founder tetap menjadi penggerak utama inovasi. 3. **Industri sedang "membersihkan diri" (outclearing)**: VC, proyek, dan talenta kini menghadapi standar yang lebih tinggi, menuju model yang lebih matang seperti di Web2. * **VC**: Masuk fase "yang kuat semakin kuat" (stronger get stronger), dimana reputasi dan nilai tambah bagi founder menjadi pertahanan utama. * **Proyek**: Fokus beralih dari sekadar narasi ke memiliki pengguna dan pendapatan nyata sebelum TGE (seperti contoh Polymarket dan Hyperliquid). * **Talenta**: Industri ini masih menarik orang-orang terpintar secara global, tetapi persaingannya semakin ketat. Intinya: Meski tantangan berat, VC yang baik dan proyek berkualitas dengan founder kuat akan bertahan. Industri tidak mati, tetapi sedang melalui konsolidasi yang kejam menuju tahap pertumbuhan yang lebih sehat dan berkualitas. "Pesimis selalu benar, optimis selalu maju."

marsbit12/18 03:07

VC "Mati"? Tidak, Industri Sedang Menghadapi Konsolidasi yang Kejam

marsbit12/18 03:07

Akuisisi Circle terhadap Axelar Picu Kontroversi: Raksasa Hanya Ingin Tim, Tidak Ingin Token

Circle, raksasa stablecoin, mengumumkan akuisisi terhadap tim inti pengembang Axelar Network, Interop Labs, beserta kekayaan intelektualnya. Namun, dalam pengumuman tersebut, Circle secara eksplisit menyatakan bahwa akuisisi ini TIDAK mencakup Axelar Network, yayasan pendukungnya, atau token asli proyek, AXL. Token AXL dan jaringan akan terus beroperasi secara independen di bawah tata kelola komunitas, dengan tim lain yang mengambil alih. Keputusan "mengambil tim, tapi membuang token" ini memicu penurunan harga AXL sebesar 15% dan memicu perdebatan sengit di komunitas kripto. **Pihak yang Menentang** (sebagian besar investor VC dan anggota komunitas) menyebutnya sebagai tindakan yang tidak etis, mirip "rug pull". Mereka berargumen bahwa pemegang token yang mengambil risiko dan mendukung proyek justru ditinggalkan tanpa imbalan apa pun, sementara tim inti dan pemegang saham swasta menuai keuntungan dari akuisisi tersebut. **Pihak yang Mendukung** berpendapat bahwa ini adalah perilaku pasar yang normal. Mereka menjelaskan bahwa dalam struktur modal tradisional, token secara alami berada di lapisan paling bawah (di bawah utang dan ekuitas). Dalam skenario akuisisi, jarang sekali pemegang token menerima pembayaran, mirip dengan bagaimana pemegang saham biasa seringkali kalah prioritas dibandingkan kreditur. Inti dari kontroversi ini adalah **status ambigu token digital**. Dalam masa kejayaan, token sering diperlakukan seperti "ekuitas semu", tetapi dalam situasi dunia nyata seperti akuisisi, token tidak memiliki hak hukum atau klaim yang terstruktur. Kasus Circle-Axelar menyoroti perlunya kejelasan dan struktur hukum yang lebih baik untuk mendefinisikan hak dan perlindungan bagi pemegang token.

Odaily星球日报12/16 03:30

Akuisisi Circle terhadap Axelar Picu Kontroversi: Raksasa Hanya Ingin Tim, Tidak Ingin Token

Odaily星球日报12/16 03:30

活动图片