# Artikel Terkait Penilaian

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Penilaian", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Stripe dengan Valuasi $160 Miliar, Mengapa Tidak Go Public?

Perusahaan pembayaran raksasa Stripe baru-baru ini melakukan penawaran tender dengan valuasi mencapai $159 miliar, sementara Plaid, penyedia infrastruktur fintech, juga menyelesaikan penawaran serupa senilai $8 miliar. Peristiwa ini mencerminkan pergeseran struktural dalam cara perusahaan mendapatkan pendanaan dan menyediakan likuiditas tanpa melalui pasar publik. Stripe, didirikan pada 2010, melaporkan volume transaksi $1,9 triliun pada 2025, tumbuh 34% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara Plaid, yang digunakan oleh setengah populasi AS melalui aplikasi keuangan, diperkirakan akan mencapai pendapatan $430 juta pada 2025. Penawaran tender memungkinkan investor membeli saham langsung dari karyawan dan pemegang saham awal tanpa melakukan IPO. Tren ini semakin populer, dengan transaksi sekunder pasar swasta mencapai $240 miliar pada 2025, melebihi dana yang dikumpulkan melalui IPO tradisional ($140 miliar). Perusahaan kini rata-rata menunggu 16 tahun sebelum go public, 33% lebih lama daripada sepuluh tahun lalu. Pasar swasta juga semakin terbuka untuk investor ritel, seperti melalui Robinhood's Ventures Fund I yang baru saja melantai di NYSE. Namun, terdapat risiko terkait kompleksitas struktur, transparansi valuasi, dan kesenjangan antara nilai aset bersih (NAV) dan harga pasar. Meski IPO mengalami pemulihan pada 2025, banyak perusahaan fintech yang harga sahamnya turun di bawah harga IPO. Dengan likuiditas pasar swasta yang masih melimpah, penawaran tender tetap menjadi pilihan menarik bagi perusahaan unicorn untuk saat ini.

marsbit03/11 07:22

Stripe dengan Valuasi $160 Miliar, Mengapa Tidak Go Public?

marsbit03/11 07:22

Bagaimana Cara Menilai Nilai Cryptocurrency dengan Tepat?

Inti Artikel: Cara Menilai Valuasi Cryptocurrency Secara Akurat Artikel ini membahas kerangka kerja untuk menilai valuasi aset kripto dengan tepat, menekankan bahwa token tidak sama dengan ekuitas. Fokus utamanya adalah pada metrik **Nilai Perusahaan / Pendapatan Pemegang (EV/Holder Revenue)**, bukan sekadar pendapatan protokol. Poin-Poin Kunci: * **Nilai Perusahaan Token:** Dihitung sebagai Market Cap + Utang Token - Aset Treasury yang Dapat Diekstrak. Treasury perlu didiskon berdasarkan klaim yang dapat diakses pemegang token. * **Pendapatan Pemegang (Holder Revenue):** Bagian pendapatan yang benar-benar sampai ke pemegang token melalui buyback, burn, atau distribusi langsung. Rasio akrual (holder revenue/protocol revenue) sangat penting dan bervariasi antar proyek. * **Biaya Token (Dilusi):** Insentif tim dan operasional adalah biaya bisnis nyata yang mempengaruhi valuasi, sedangkan unlock investor adalah peristiwa pasar yang tidak dimasukkan dalam kelipatan valuasi inti. * **Contoh Perbandingan:** Artikel membandingkan lima protokol (HYPE, PUMP, MAPLE, JUP, SKY) untuk menunjukkan bagaimana perbedaan dalam struktur treasury, rasio akrual, dan biaya token secara signifikan mempengaruhi kelipatan valuasi mereka (mis., EV/Holder Revenue vs. EV/Protocol Revenue). Kesimpulan: Kerangka ini membantu investor memahami berapa banyak dari setiap dolar yang dibayar yang benar-benar mengalir ke kantong mereka, mengoreksi kesalahan penilaian umum yang mengabaikan perbedaan antara pendapatan protokol dan pendapatan pemegang.

marsbit03/09 03:27

Bagaimana Cara Menilai Nilai Cryptocurrency dengan Tepat?

marsbit03/09 03:27

活动图片