# Artikel Terkait Stripe

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Stripe", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Base MCP, Langkah Selanjutnya dari X402

Kemarin, Base secara resmi meluncurkan Base MCP. Dengan menghubungkan Base Account ke AI Agent melalui Base MCP, pengguna dapat memberi perintah secara percakapan untuk melakukan Swap, transfer, pelacakan posisi, pengecekan riwayat transaksi, dan lainnya. Bagi Base, fokus utamanya saat ini adalah AI. Namun, di balik ini terdapat persaingan yang lebih besar di bidang pembayaran Agent-to-Agent. Pada tahun 2024, opsi pembayaran untuk AI Agent tidak aman. Pada 2025, Coinbase memperkenalkan x402, memberikan dompet kripto kepada Agent. Pesaing seperti Google (AP2) dan Visa (Intelligent Commerce) juga masuk. Hingga kini, x402 telah memproses 176 juta transaksi dari AI Agent dengan total nilai $70 juta. 98.6%-nya diselesaikan dengan USDC. Transaksi ini didominasi oleh pembayaran mikro (median $0.01-$0.10, 76% di bawah $0.30). Di sinilah stablecoin dan blockchain (biaya settlement Base: $0.0001) unggul dibandingkan pembayaran tradisional (biaya tetap ~$0.30). Dalam persaingan pembayaran kripto untuk Agent, Coinbase kini menghadapi tantangan serius dari Stripe, yang baru meluncurkan protokol MPP. Keduanya memiliki infrastruktur lengkap: lapisan settlement (Base vs Tempo), dompet (Agent Wallet vs Privy), routing (internal vs Bridge), dan protokol (x402 vs MPP). Oleh karena itu, AI menjadi garis utama Base bukan hanya untuk para degen, tetapi untuk memperluas skenario pembayaran Agent, memastikan lebih banyak transaksi Agent terjadi di Base. Tujuannya adalah membentuk keunggulan skala sebelum pembayaran Agent masuk ke ranah komersial yang lebih luas. Peluncuran Base MCP adalah langkah kecil dalam ambisi besar Coinbase ini.

marsbit05/28 08:27

Base MCP, Langkah Selanjutnya dari X402

marsbit05/28 08:27

Memahami x402 dan MPP dalam Satu Artikel: Dua Jalur Pembayaran Agent

Ringkasan: Artikel ini membahas dua pendekatan berbeda untuk pembayaran oleh Agen AI: x402 dan MPP. x402, yang dipimpin oleh Coinbase, mengusung pendekatan minimalis. Protokol ini membayar pembayaran langsung ke dalam permintaan HTTP, menggunakan status code 402. Ini sangat sederhana, tanpa sistem akun atau perantara, cocok untuk pengembang independen dan skenario yang terbuka dan tanpa izin. Pembayaran dilakukan sepenuhnya on-chain dengan stablecoin. MPP, dikembangkan oleh Stripe dan Tempo, adalah solusi yang lebih komprehensif. Ini menggunakan mekanisme "sessions" untuk pembayaran streaming, memungkinkan banyak transaksi mikro dalam satu otorisasi. Dibangun di atas blockchain Tempo yang cepat, MPP juga mendukung pembayaran hybrid (mata uang kripto dan fiat seperti kartu kredit) melalui Shared Payment Tokens (SPT) Stripe. Ini dilengkapi dengan sistem kepatuhan dan manajemen risiko yang lengkap, menjadikannya ideal untuk aplikasi perusahaan dengan volume tinggi. Meski berbeda, keduanya bukanlah pesaing langsung. x402 melayani ekosistem terbuka dan berorientasi pada crypto, sementara MPP menangani lalu lintas komersial berfrekuensi tinggi. Stripe mendukung kedua protokol tersebut, memungkinkan merchant menerima pembayaran dari kedua jalur tanpa harus memilih. Infrastrukturnya sudah siap, namun adopsi skala besar masih dalam tahap awal, menunggu ekonomi Agen AI yang sebenarnya terbentuk.

marsbit03/20 03:58

Memahami x402 dan MPP dalam Satu Artikel: Dua Jalur Pembayaran Agent

marsbit03/20 03:58

Stripe dengan Valuasi $160 Miliar, Mengapa Tidak Go Public?

Perusahaan pembayaran raksasa Stripe baru-baru ini melakukan penawaran tender dengan valuasi mencapai $159 miliar, sementara Plaid, penyedia infrastruktur fintech, juga menyelesaikan penawaran serupa senilai $8 miliar. Peristiwa ini mencerminkan pergeseran struktural dalam cara perusahaan mendapatkan pendanaan dan menyediakan likuiditas tanpa melalui pasar publik. Stripe, didirikan pada 2010, melaporkan volume transaksi $1,9 triliun pada 2025, tumbuh 34% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara Plaid, yang digunakan oleh setengah populasi AS melalui aplikasi keuangan, diperkirakan akan mencapai pendapatan $430 juta pada 2025. Penawaran tender memungkinkan investor membeli saham langsung dari karyawan dan pemegang saham awal tanpa melakukan IPO. Tren ini semakin populer, dengan transaksi sekunder pasar swasta mencapai $240 miliar pada 2025, melebihi dana yang dikumpulkan melalui IPO tradisional ($140 miliar). Perusahaan kini rata-rata menunggu 16 tahun sebelum go public, 33% lebih lama daripada sepuluh tahun lalu. Pasar swasta juga semakin terbuka untuk investor ritel, seperti melalui Robinhood's Ventures Fund I yang baru saja melantai di NYSE. Namun, terdapat risiko terkait kompleksitas struktur, transparansi valuasi, dan kesenjangan antara nilai aset bersih (NAV) dan harga pasar. Meski IPO mengalami pemulihan pada 2025, banyak perusahaan fintech yang harga sahamnya turun di bawah harga IPO. Dengan likuiditas pasar swasta yang masih melimpah, penawaran tender tetap menjadi pilihan menarik bagi perusahaan unicorn untuk saat ini.

marsbit03/11 07:22

Stripe dengan Valuasi $160 Miliar, Mengapa Tidak Go Public?

marsbit03/11 07:22

活动图片