Agen AI Anda Secara Diam-diam Mengubah Aturan Internet
Agen AI (AI Agents) secara diam-diam mengubah internet dengan meningkatkan produktivitas dalam tugas seperti membersihkan kotak masuk, menjadwalkan rapat, dan menangani tiket dukungan. Pada 2025, lalu lintas otomatis diproyeksikan mencapai 51% dari total aktivitas web, dengan pertumbuhan 4.700% dalam lalu lintas berbasis AI di situs ritel AS. Namun, kepercayaan pada agen otonom turun dari 43% menjadi 22% dalam setahun karena masalah keamanan.
Infrastruktur yang ada tidak siap untuk mengelola agen ini, sehingga muncul protokol baru seperti x402 dan standar identitas untuk transaksi mesin. Tantangan utama meliputi:
1. **Discoverability**: Internet dirancang untuk manusia, bukan mesin. Agen menghabiskan banyak sumber daya untuk memproses HTML yang berantakan. Konsep Agent-Oriented Discoverability (AEO) menjadi kunci agar layanan dapat ditemukan dan dipahami mesin.
2. **Identitas**: Agen memerlukan identitas yang diverifikasi melalui kriptografi, otoritas delegasi, dan keterkaitan dunia nyata. Standar seperti ERC-8004 dan protokol seperti Visa's Trusted Agent Protocol memungkinkan verifikasi ini. Regulasi seperti Colorado AI Act mulai diterapkan untuk akuntabilitas.
3. **Reputasi**: Untuk membuktikan kinerja, metode seperti TEEs, ZKML, dan restake security digunakan. Reputasi agen dicatat secara portabel di sistem seperti Ethereum Attestation Service dan melalui arena kompetitif yang memberikan peringkat kinerja.
Kesimpulannya, ekonomi agen memerlukan discoverability, identitas, dan reputasi untuk beroperasi secara efektif dan aman.
比推03/05 19:19