# Artikel Terkait Keuangan On-Chain

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Keuangan On-Chain", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Transparansi Cadangan yang Dibangun melalui Operasi Berkelanjutan: Matrixdock Menandai Dua Tahun Verifikasi Independen

21 Juli 2026 – Matrixdock telah menyelesaikan audit cadangan independen semesteran keempatnya berturut-turut dengan Bureau Veritas. Untuk pertama kalinya, audit ini mencakup produk emas (XAUm) dan juga produk perak (XAGm) yang ditokenisasi. Pencapaian ini mencerminkan komitmen Matrixdock untuk membangun aset cadangan yang dapat dipercaya oleh institusi dan mitra ekosistem. Dua tahun verifikasi berkelanjutan ini menciptakan proses audit yang konsisten bersama auditor yang sama, memperkuat pemahaman mendalam terhadap struktur cadangan. Dalam audit Juli 2026, Bureau Veritas memverifikasi fisik 574 batang emas dan perak di fasilitas penyimpanan di Singapura dan Hong Kong. Setiap batang ditimbang dan diukur. Hasil audit menunjukkan: * **Emas (XAUm):** 508 batang (16.331,184 troy ons), setara dengan 16.331,179 token yang beredar. Nilai pasar sekitar USD $66,09 juta. * **Perak (XAGm):** 66 batang (65.934 troy ons), mendukung 65.998,551 token yang beredar (dengan nilai ozPerToken 0,999021918). Nilai pasar sekitar USD $4,04 juta. Tidak ada perbedaan yang ditemukan antara cadangan dan suplai token. Transparansi cadangan di Matrixdock dibangun melalui lapisan verifikasi berkelanjutan, termasuk audit semesteran, laporan aset bulanan, bukti cadangan on-chain, dan alat pelacakan alokasi emas. Pendekatan ini memungkinkan verifikasi kapan saja, mengurangi ketidakpastian dan membangun kepercayaan jangka panjang. Dengan transparansi sebagai fondasi, aset cadangan seperti ini dapat digunakan dengan percaya diri dalam keuangan on-chain, seperti di perbendaharaan, aplikasi keuangan, atau sebagai agunan. Audit keempat ini menegaskan komitmen jangka panjang Matrixdock dalam membangun "Lapisan Cadangan" yang terverifikasi untuk ekosistem keuangan digital.

cointelegraph2 hari yang lalu 09:13

Transparansi Cadangan yang Dibangun melalui Operasi Berkelanjutan: Matrixdock Menandai Dua Tahun Verifikasi Independen

cointelegraph2 hari yang lalu 09:13

Peta Kripto Tersembunyi Raksasa Keuangan Jepang SBI

Grup keuangan Jepang SBI Holdings baru-baru ini melakukan serangkaian investasi besar di bidang aset digital. Dalam tiga minggu, mereka mengakuisisi bursa berlisensi Bitbank senilai ¥467 miliar, memimpin putaran pendanaan $76 juta untuk platform institusional EDX Markets, dan melakukan investasi eksklusif $125 juta di perusahaan analisis risiko DeFi, Gauntlet. SBI juga menjalin kemitraan strategis dengan Solana Foundation untuk membangun pasar keuangan on-chain di Jepang. Langkah-langkah ini melengkapi peta bisnis SBI di tiga tingkatan: Bitbank untuk pasar ritel Jepang, EDX Markets untuk infrastruktur kelembagaan AS, dan Gauntlet untuk manajemen aset on-chain. SBI juga meluncurkan stablecoin yen pertama di Jepang, JPYSC, dan memperkuat posisinya dalam ekosistem stablecoin bersama USDC dan RLUSD di platform mereka. Analis menilai SBI sedang membangun "pipa" infrastruktur keuangan digital ujung-ke-ujung, dari penerbitan, penyelesaian, infrastruktur pasar, hingga distribusi ritel. Perusahaan ini memanfaatkan siklus pasar bearish untuk masuk dengan valuasi yang lebih menarik dan memposisikan diri untuk perubahan regulasi di Jepang yang akan mengatur aset kripto setara dengan saham. SBI menyatakan langkah-langkah ini adalah bagian dari strategi transformasi on-chain mereka, menargetkan penyediaan rangkaian lengkap layanan dari bursa, tokenisasi aset, hingga platform pasar. Dengan dukungan jaringan distribusi dan akses pasar SBI di Asia, perusahaan seperti Gauntlet dan EDX diharapkan dapat memperluas jangkauan institusional mereka.

链捕手07/15 14:31

Peta Kripto Tersembunyi Raksasa Keuangan Jepang SBI

链捕手07/15 14:31

Bitwise: Serangan Akhir Pekan Ini Mempercepat Migrasi Keuangan Dunia ke On-Chain

Inti dari artikel ini adalah bahwa serangan militer AS terhadap Iran pada akhir pekan 28 Februari, yang terjadi ketika hampir semua pasar keuangan global tutup, secara tak terduga mempercepat migrasi keuangan dunia ke infrastruktur blockchain. Penulis sebelumnya yakin bahwa peralihan ke keuangan on-chain adalah hal yang tak terelakkan namun akan memakan waktu 5-10 tahun, dimulai dari pinggiran sebelum akhirnya mengambil alih inti. Namun, peristiwa akhir pekan ini membuktikan bahwa peralihan ini terjadi jauh lebih cepat. Saat pasar tradisional tutup, platform perdagangan berbasis blockchain seperti Hyperliquid (untuk kontrak berkelanjutan aset kripto dan minyak mentah) menjadi pusat aktivitas keuangan global. Volume perdagangan Hyperliquid melonjak, dan harganya bahkan dikutip Bloomberg sebagai acuan. Aset seperti XAUT (token emas Tether) juga mencatat volume tinggi. Ini menciptakan tekanan bagi investor institusional seperti hedge fund dan bank untuk mengadopsi dompet stablecoin dan belajar bertransaksi di platform on-chain. Hambatan terbesar adalah membiasakan diri dengan alat-alat ini, namun sekali diadopsi, akses ke kemampuan baru DeFi akan mendorong eksplorasi dan perdagangan lebih lanjut. Kesimpulannya, peristiwa ini menjadi bukti nyata pertama bahwa pasar kripto dapat berfungsi sebagai "pasar" global yang sebenarnya, dan percepatan migrasi ke on-chain kini tak terhindarkan serta akan datang lebih cepat dari perkiraan semua orang.

marsbit03/05 07:23

Bitwise: Serangan Akhir Pekan Ini Mempercepat Migrasi Keuangan Dunia ke On-Chain

marsbit03/05 07:23

活动图片