# Artikel Terkait KYC

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "KYC", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Panduan Kepatuhan untuk Penerbitan Token Utilitas

Panduan Kepatuhan untuk Penerbitan Token Utilitas Beberapa tahun terakhir, penerbitan token ("fa bi") telah menjadi topik sensitif di dunia Web3. Masalahnya bukan pada "penerbitannya", tetapi pada "cara menerbitkannya". Token utilitas (Utility Token) bukan lagi area abu-abu di tahun 2025—regulator kini mengawasi ketat setiap TGE, SAFT, dan airdrop. Artikel ini ditujukan bagi para pendiri proyek Web3: struktur hukum adalah kerangka proyek Anda. Sebelum menerbitkan token, pelajari cara membangun kerangka ini. Identitas token tidak ditentukan oleh whitepaper saja. Regulator melihat "ekspektasi investasi", bukan "visi teknis". Kasus Telegram's TON adalah contohnya: SEC AS menganggap penjualan privatnya sebagai penawaran sekuritas yang tidak terdaftar karena investor membeli untuk apresiasi nilai masa depan. Jenis proyek menentukan jalur kepatuhan: - Proyek Infrastruktur (seperti Layer1, ZK): Biasanya menggunakan "fair launch", tanpa pra-penambangan, risiko regulasi rendah. - Proyek Aplikasi (seperti DeFi, GameFi): Memiliki model bisnis yang jelas tetapi risiko kepatuhan tinggi. Pada fase testnet, pisahkan entitas: DevCo untuk pengembangan, Foundation/TokenCo untuk ekosistem. Gunakan struktur "equity + token warrant", bukan penjualan token langsung. TGE adalah momen paling berisiko. Pastikan: 1. Skenario penggunaan token yang jelas. 2. Pengungkapan alokasi token, periode lock-up. 3. Terapkan KYC/AML. 4. Hindari promosi yang menekankan "ekspektasi imbal hasil". Pada tahap DAO, desentralisasi yang dapat diverifikasi adalah kunci. Kurangi kendali tim, perkuat mekanisme governance komunitas, seperti yang dilakukan Uniswap DAO. Regulator takut Anda mengatakan "bukan sekuritas" tetapi berperilaku sebaliknya. Kepatuhan adalah proses berkelanjutan yang perlu dievaluasi di setiap tahap. Proyek yang bertahan tidak mengandalkan kecepatan, tetapi stabilitas struktur. Penerbitan token utilitas yang sukses adalah tentang membuktikan secara hukum bahwa Anda tidak perlu diatur.

marsbit12/17 02:15

Panduan Kepatuhan untuk Penerbitan Token Utilitas

marsbit12/17 02:15

Bank Digital Sudah Lama Tak Berbisnis Perbankan, Tambang Emas Sebenarnya Ada di Stablecoin dan Autentikasi Identitas

Inti nilai perbankan digital kini bergeser dari layanan perbankan tradisional menuju dua pilar utama: **stablecoin dan autentikasi identitas**. Analisis bank digital terkemuka global seperti Revolut dan Nubank menunjukkan bahwa valuasi tidak hanya ditentukan oleh jumlah pengguna, melainkan oleh kemampuan menghasilkan pendapatan per pengguna. Revolut unggul berkat diversifikasi pendapatan, sementara Nubank bergantung pada pinjaman. Stablecoin muncul sebagai inti nilai baru. Keuntungan sebenarnya justru berasal dari penerbitan dan pengelolaan stablecoin, dimana penerbit memperoleh pendapatan bunga dari aset cadangan (seperti obligasi pemerintah), bukan platform yang hanya menawankan dompet dan kartu. Ini mendorong integrasi vertikal, seperti yang dilakukan Stripe dengan Tempo dan Circle dengan Arc, untuk mengontrol infrastruktur inti, penyelesaian transaksi, dan menjaga privasi. Stablecoin juga mengganggu sistem pembayaran tradisional yang lamban dan mahal dengan memungkinkan transfer peer-to-peer instan, memaksa bank digital untuk beradaptasi menjadi simpul routing pembayaran stablecoin yang efisien. Bersamaan dengan itu, **autentikasi identitas portabel** menjadi penghubung penting selanjutnya. Alih-alih proses KYC yang terfragmentasi di setiap platform, tren bergerak menuju sistem identitas terverifikasi yang dapat digunakan di berbagai layanan dan yurisdiksi, seperti Dompet Identitas Digital UE. Dalam ekosistem crypto, proyek seperti Worldcoin, Gitcoin Passport, dan Polygon ID mengembangkan solusi serupa. Bank digital masa depan yang sukses akan menjadi sistem keuangan berbasis dompet dengan tiga model inti: 1. **Digunakan oleh Bunga:** Menghasilkan pendapatan dari bunga atas stablecoin yang disimpan pengguna. 2. **Digunakan oleh Aliran Pembayaran:** Menghasilkan pendapatan dari volume transaksi stablecoin yang tinggi. 3. **Infrastruktur Stablecoin:** Model paling menguntungkan dengan mengontrol penerbitan, penebusan, dan pengelolaan cadangan stablecoin. Singkatnya, perbankan digital tidak lagi tentang skala pengguna atau antarmuka yang sederhana, tetapi tentang kepemilikan infrastruktur nilai inti—stablecoin dan identitas.

深潮12/15 09:56

Bank Digital Sudah Lama Tak Berbisnis Perbankan, Tambang Emas Sebenarnya Ada di Stablecoin dan Autentikasi Identitas

深潮12/15 09:56

活动图片