# Artikel Terkait Tata Kelola

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Tata Kelola", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Evolusi Tata Kelola di Era AI & Web3: Dimensi Kompetisi dan Jalur Eksplorasi m&W

Era AI & Web3 sedang mengalami evolusi dari "peningkatan produktivitas" ke "pembentukan ulang hubungan produksi." Dengan berkembangnya AI Agent, kolaborasi jangka panjang antara manusia dan AI memunculkan pertanyaan mendasar: bagaimana membangun hubungan kepercayaan, menilai kontribusi kompleks, dan menciptakan mekanisme distribusi nilai yang adil dan berkelanjutan? Web3 telah menyediakan fondasi teknis untuk ekonomi digital, namun di era AI Agent, diperlukan sistem tatanan baru yang mencakup identitas, kredit, kolaborasi, dan insentif ekonomi. m&WDAO mengusulkan eksplorasi EcoFi (Keuangan Ekologis / Tatanan Ekologis), yang bertujuan menghubungkan aset kognitif manusia, kemampuan eksekusi AI Agent, dan mekanisme ekonomi on-chain untuk menciptakan model tatanan baru bagi ekonomi kolaborasi manusia-mesin. Dibandingkan dengan proyek lain seperti Colony (kolaborasi organisasi), SingularityNET (pertukaran kemampuan AI), Gitcoin Passport (verifikasi identitas), serta Farcaster dan Lens Protocol (jaringan informasi), m&W berfokus pada pembangunan fondasi kredit untuk kolaborasi manusia-AI. Eksplorasi m&W berkembang dalam tiga tahap: 1. **m&W 1.0: Penjangkaran Kredit** – Menyaring node berkualitas tinggi (Builder) melalui mekanisme "tumbukan proton" dan mengendapkan kontribusi berkelanjutan mereka menjadi aset kredit SBT (Soulbound Token) yang tidak dapat dialihkan. 2. **m&W 2.0: Ekonomi Kolaborasi** – Menerapkan protokol EcoFi untuk menghubungkan kredit dengan tugas kolaborasi nyata, menggunakan sistem verifikasi berlapis (AI, Builder berkredit tinggi, arbitrase OG) untuk menilai dan memberi harga pada kontribusi non-struktural. 3. **m&W 3.0: Tatanan Cerdas** – Memetakan kredit manusia yang terakumulasi ke dalam *digital twin* AI Agent, memberikan dasar kepercayaan bagi Agent untuk berpartisipasi aktif dalam jaringan ekonomi, membuka jalan menuju ekonomi kolaboratif manusia-mesin. Tantangan utama termasuk memulai dengan pertumbuhan yang lambat karena seleksi ketat, menyeimbangkan verifikasi AI dengan tata kelola manusia, serta memastikan stabilitas ekonomi token jangka panjang. Pada intinya, m&W tidak sekadar membangun aplikasi AI atau meniru model DAO yang ada, tetapi bereksperimen dengan hubungan produksi baru untuk era AI, menghubungkan kredit kontribusi manusia, kemampuan kolaborasi AI Agent, mekanisme on-chain, dan sistem insentif ekonomi. Tujuannya adalah membangun dasar kredit, aturan kolaborasi, dan tatanan ekonomi yang andal untuk jaringan kolaborasi manusia-mesin di masa depan, mewujudkan misi menggunakan blockchain untuk menciptakan tatanan dalam jaringan cerdas.

链捕手07/20 03:24

Evolusi Tata Kelola di Era AI & Web3: Dimensi Kompetisi dan Jalur Eksplorasi m&W

链捕手07/20 03:24

Dukungan Kurang dari 1%, Apakah BIP-110 Tetap 'Memaksa' Bitcoin Menuju Soft Fork?

Artikel berjudul "BIP-110: Proposal yang Tak Populer Berusaha 'Memaksa' Bitcoin ke Soft Fork?" membahas kontroversi seputar proposal BIP-110, yang diajukan Dathon Ohm dan didukung pengembang inti Bitcoin Luke Dashjr. Proposal yang ditargetkan aktif pada Agustus mendatang ini bertujuan membatasi data non-moneter (seperti Ordinals dan NFT Bitcoin) dalam transaksi guna mengurangi "sampah" di jaringan. Meski begitu, dukungan terhadap BIP-110 sangat rendah: kurang dari 1% dari penambang dan hanya 14.64% node yang menyetujuinya, jauh di bawah ambang batas aktivasi 55%. Yang memicu kontroversi adalah rencana paksa: jika ambang batas tidak tercapai, node pendukung BIP-110 akan tetap menolak blok yang tidak sesuai aturan selama periode paksa, berpotensi memicu percabangan rantai. Pendukung, terutama Luke Dashjr dan pool Ocean-nya, berargumen bahwa BIP-110 diperlukan untuk mengembalikan Bitcoin pada fungsi moneternya dan mengatasi beban "data sampah". Namun, penentang seperti Adam Back, Jameson Lopp, dan Michael Saylor mengkritik proposal ini karena dianggap tidak efektif, mengancam inovasi (seperti BitVM), melanggar prinsip anti-sensor Bitcoin, dan berisiko memecah konsensus serta sumber daya jaringan. Mereka yakin BIP-110 akan gagal karena kurangnya dukungan ekonomi dan ekosistem. Jika diaktifkan, beberapa skenario mungkin terjadi: rantai pendukung BIP-110 bisa mati karena kekurangan daya komputasi, menjadi rantai minoritas yang terisolasi, atau terpaksa melakukan hard fork mandiri. Namun, tanpa dukungan mayoritas penambang dan ekosistem, peluang bertahan hidup BIP-110 dianggap sangat kecil.

marsbit07/18 12:16

Dukungan Kurang dari 1%, Apakah BIP-110 Tetap 'Memaksa' Bitcoin Menuju Soft Fork?

marsbit07/18 12:16

Akankah proposal biaya protokol baru Uniswap mendorong 'pembakaran UNI yang signifikan'?

Uniswap secara resmi mengajukan tiga proposal tata kelola untuk mengaktifkan biaya protokol di berbagai rantai dan versi DEX-nya. Proposal pertama mencakup versi 2 (V2) dan 3 (V3) di rantai Robinhood, yang baru diluncurkan dan telah menarik volume perdagangan Uniswap lebih dari $1 miliar. Proposal kedua bertujuan mengaktifkan biaya di V4 pada Ethereum, Base, Arbitrum, Robinhood, BNB Chain, Polygon, dan Optimism, dengan proposal ketiga untuk rantai V4 lainnya akan menyusul. CEO Uniswap, Hayden Adams, menyatakan bahwa semua biaya protokol baru akan dialokasikan ke mekanisme pembakaran token UNI yang ada. Berdasarkan volume saat ini, terutama dari Robinhood, dampaknya terhadap pembakaran UNI diperkirakan signifikan. Namun, proposal ini mendapat reaksi beragam. Sebagian penyedia likuiditas (LP) seperti Gamma Strategies menentang karena biaya protokol akan mengurangi pendapatan mereka. Mereka berargumen bahwa V4 masih kurang kompetitif dibanding V3 dan pesaing lainnya, sehingga penerapan biaya bisa merugikan. Secara keseluruhan, LP telah mengumpulkan biaya kumulatif lebih dari $5 miliar sejak 2018, sementara protokol hanya memperoleh pendapatan $25 juta. Jika proposal disetujui dan dapat menyeimbangkan kompetisi, peningkatan pendapatan protokol dapat meningkatkan laju pembakaran UNI. Hingga saat ini, Uniswap telah membakar 107,49 juta token UNI, dengan laju pembakaran meningkat 3x menjadi lebih dari $160.000 pekan lalu. Harga UNI sempat naik 41% pada Juli, didorong antusiasme terhadap Robinhood, namun kini mengalami stagnasi di bawah rata-rata bergerak 200-hari. Momentum selanjutnya bergantung pada kelanjutan traction di Robinhood dan apakah proposal biaya berhasil mendorong pembakaran UNI yang lebih besar.

ambcrypto07/18 08:04

Akankah proposal biaya protokol baru Uniswap mendorong 'pembakaran UNI yang signifikan'?

ambcrypto07/18 08:04

Dukungan Kurang dari 1%, BIP-110 Tetap Memaksa Bitcoin Menuju Soft Fork?

Dengan persetujuan kurang dari 1% dari penambang dan hanya 14.64% node yang mendukung, proposal BIP-110—yang bertujuan membatasi data non-moneter seperti Ordinals dan NFT di blockchain Bitcoin—tetap berencana untuk diaktifkan paksa melalui soft fork sekitar Agustus. Proposal yang didukung oleh pengembang inti Bitcoin Luke Dashjr ini menimbulkan kontroversi besar. Para pendukung, dipimpin Dashjr dan pool penambang Ocean miliknya, berargumen bahwa BIP-110 diperlukan untuk mengurangi "transaksi sampah" yang membebani jaringan dan mengembalikan fokus Bitcoin sebagai mata uang. Mereka yakin aturan yang lebih ketat ini akan diterima oleh jaringan begitu diaktifkan. Sebaliknya, penentang seperti Adam Back, Jameson Lopp, dan Michael Saylor mengkritik BIP-110 karena berpotensi membahayakan desentralisasi, semangat anti-sensor Bitcoin, dan membatasi inovasi masa depan seperti BitVM. Mereka juga memperingatkan risiko perpecahan jaringan, ketidakpastian, dan pembagian sumber daya jika rantai pendukung BIP-110 terbentuk namun gagal meraih konsensus mayoritas. Analisis skenario pasca-aktivasi menunjukkan beberapa kemungkinan: rantai BIP-110 gagal berkembang karena dukungan penambang minim, bertahan sebagai rantai minoritas yang terpisah, atau, dalam skenario yang sangat tidak mungkin, menjadi rantai terpanjang jika banyak penambang beralih. Namun, ketiadaan dukungan penambang besar selain Ocean membuat prospek sukses BIP-110 sangat kecil, dan kemungkinan besar akan berakhir seperti soft fork Bitcoin sebelumnya yang gagal. Prediksi pasar saat ini hanya memberi probabilitas 10% untuk aktivasi dan penerimaan BIP-110 yang sukses.

marsbit07/17 10:31

Dukungan Kurang dari 1%, BIP-110 Tetap Memaksa Bitcoin Menuju Soft Fork?

marsbit07/17 10:31

Dukungan Kurang dari 1%, Apakah BIP-110 Tetap Ingin Mendorong Bitcoin ke Arah Soft Fork?

Dengan tenggat waktu paksaan pada Agustus mendatang, diskusi mengenai proposal BIP-110 kembali memanas. Proposal yang diajukan Dathon Ohm dan didukung pengembang Bitcoin Core Luke Dashjr ini bertujuan membatasi data arbitrer/non-moneter (seperti Ordinals dan NFT Bitcoin) dalam transaksi untuk mengurangi "transaksi sampah" dan mengembalikan fokus Bitcoin pada fungsi moneter. Namun, dukungan terhadap BIP-110 sangat rendah. Ambang batas aktivasi 55% jauh dari tercapai, dengan dukungan penambang di bawah 1% dan hanya sekitar 14.64% node yang bersedia menjalankannya. Keunikan proposal ini adalah mekanisme paksa: jika ambang batas tidak terpenuhi sebelum tinggi blok 961632, node pendukung BIP-110 akan menolak blok yang tidak sesuai aturan selama periode paksa (blok 961632-963647), berpotensi memicu percabangan jaringan. Proposal ini menuai kontroversi. Pendukung seperti Luke Dashjr berargumen BIP-110 diperlukan untuk mencegah "serangan" pada jaringan dan memprioritaskan transaksi keuangan. Sementara penentang, termasuk Adam Back, Jameson Lopp, dan Michael Saylor, mengkritiknya karena berpotensi membahayakan desentralisasi, semangat anti-sensor, dan inovasi masa depan Bitcoin (seperti BitVM). Mereka juga khawatir proposal ini justru menciptakan masalah baru seperti risiko percabangan rantai dan ketidakpastian. Beberapa skenario mungkin terjadi setelah periode paksa. Rantai BIP-110 bisa mati jika dukungan penambang minim, tetap menjadi rantai minoritas yang tumbuh lambat, atau (walau kecil kemungkinannya) menjadi rantai utama jika mendapat dukungan mayoritas. Pada intinya, kelangsungan BIP-110 bergantung pada konsensus ekonomi dan ekosistem, bukan hanya teknis. Prediksi pasar saat ini menunjukkan probabilitas keberhasilan aktivasi BIP-110 sebagai rantai Bitcoin utama sangat rendah.

Odaily星球日报07/17 10:13

Dukungan Kurang dari 1%, Apakah BIP-110 Tetap Ingin Mendorong Bitcoin ke Arah Soft Fork?

Odaily星球日报07/17 10:13

Xi Jinping Menghadiri Pembukaan World Artificial Intelligence Conference 2026 dan Pertemuan Tingkat Tinggi Tata Kelola Global AI serta Menyampaikan Pidato Kunci

Presiden Tiongkok Xi Jinping menghadiri pembukaan Konferensi Kecerdasan Buatan Dunia 2026 dan Pertemuan Tingkat Tinggi Tata Kelola Kecerdasan Buatan Global di Shanghai pada 17 Juli, serta menyampaikan pidato kunci bertajuk "Bekerja Sama Membangun Sistem Tata Kelola Kecerdasan Buatan Global yang Adil dan Rasional". Dalam pidatonya, Xi Jinping menyoroti bahwa kecerdasan buatan (AI) yang sedang berkembang pesat membawa peluang besar sekaligus tantangan tata kelola. Ia mengajukan empat proposal: 1) Berpegang pada keterbukaan dan kerja sama menang-menang untuk mendorong inovasi; 2) Memperkuat kesadaran risiko dan memastikan keamanan serta kontrol yang andal, menentang generalisasi konsep keamanan nasional di bidang AI; 3) Mendorong inklusivitas dan saling menghargai untuk memajukan pertukaran peradaban; 4) Menganjurkan solidaritas dan kerja sama untuk menyempurnakan tata kelola global, mendukung negara-negara Global Selatan dan menjembatani kesenjangan digital. Xi Jinping menekankan bahwa Tiongkok, sebagai negara besar yang bertanggung jawab, berkomitmen untuk menyediakan barang publik global di bidang AI. Ia mengumumkan langkah-langkah konkret Tiongkok dalam lima tahun ke depan, termasuk menyediakan 5.000 kuota pelatihan AI untuk negara berkembang, membangun pusat kerja sama aplikasi AI internasional, dan menerapkan sistem peringatan dini cuaca cerdas "Mazu" di 30 negara. Para pemimpin negara dan organisasi internasional yang hadir menyambut baik inisiatif Tiongkok dan sepakat bahwa AI harus dikembangkan dan diatur melalui kerja sama internasional yang inklusif dan setara untuk memastikan manfaatnya dirasakan semua negara. Konferensi ini juga menandai pembentukan Organisasi Kerja Sama Kecerdasan Buatan Dunia di Shanghai.

链捕手07/17 08:57

Xi Jinping Menghadiri Pembukaan World Artificial Intelligence Conference 2026 dan Pertemuan Tingkat Tinggi Tata Kelola Global AI serta Menyampaikan Pidato Kunci

链捕手07/17 08:57

Soft Fork Bitcoin 'Anti-Spam Data' BIP110: Ditolak Kolektif oleh Penambang, Sudah Dipastikan Gagal?

Inti dari kontroversi seputar Proposal Perangkat Lunak Bitcoin BIP110 (atau "soft fork reduksi data sementara") yang diajukan oleh @dathon_ohm adalah usulan untuk membatasi jenis data tertentu yang dapat disematkan dalam transaksi Bitcoin. Para pendukung berargumen bahwa data "non-moneter" ini melanggar prinsip jaringan. Namun, artikel ini secara tegas menentang BIP110 dengan beberapa alasan kunci: 1. **Prinsip Akses Terbuka:** Nilai inti Bitcoin terletak pada buku besar yang terbuka, tahan sensor, dan dapat diakses oleh siapa saja yang membayar biaya. Membatasi cara orang menggunakan buku besar tersebut bertentangan dengan prinsip dasar ini, mirip dengan membatasi kebebasan berekspresi hanya pada ucapan yang disetujui. 2. **Tidak Ada Pembagian Jelas:** Tidak ada pemisahan yang jelas antara transaksi "moneter" dan "non-moneter". Setiap transaksi adalah tentang memenuhi kondisi skrip. Ukuran atau isi skrip tidak relevan bagi operator node atau pengguna biasa. Bitcoin hanya memvalidasi apakah suatu transaksi valid atau tidak. 3. **"Kegunaan Lain" Tidak Terhindarkan:** Sama seperti sifat fisik emas yang membuatnya menjadi mata uang yang baik juga menjadikannya berguna untuk perhiasan, kemampuan Bitcoin untuk menulis data berarti orang akan selalu menemukan cara untuk menafsirkannya dengan perangkat lunak eksternal. Upaya untuk membatasi hal ini sia-sia. 4. **Protokol Sudah Memiliki Pengamanan:** Bitcoin telah memiliki pembatasan bawaan (seperti ukuran blok, sigops) untuk meminimalkan beban verifikasi dan mencegah penyalahgunaan buku besar yang berlebihan. Permintaan ruang blok justru mendorong inovasi lapisan kedua seperti Lightning Network. 5. **Perubahan yang Drastis dan Terburu-buru:** BIP110 akan menerapkan pembatasan skrip paling agresif sejak 2010, menurunkan ambang aktivasi sinyal penambang menjadi 55% (dari biasanya >90%), dan memaksa aktivasi dalam jadwal yang sangat singkat dengan tinjauan kode yang minimal. Alasannya hanya didasarkan pada ketidaksetujuan terhadap bagaimana data ditafsirkan. 6. **Akan Gagal dan Tidak Perlu:** Upaya ini diperkirakan akan gagal karena komunitas Bitcoin (penambang, pengembang, investor) telah menolaknya. Selain itu, bahkan jika diaktifkan, pengguna yang ingin menyematkan data tetap akan menemukan cara untuk melakukannya. Bitcoin dirancang untuk bertahan dari perubahan sembrono seperti ini dan akan terus berjalan tanpa gangguan. Kesimpulannya, artikel ini memandang BIP110 sebagai upaya yang tidak perlu, tidak mungkin berhasil, dan bertentangan dengan prinsip akses terbuka Bitcoin yang merupakan fondasi nilai utamanya.

marsbit07/16 01:34

Soft Fork Bitcoin 'Anti-Spam Data' BIP110: Ditolak Kolektif oleh Penambang, Sudah Dipastikan Gagal?

marsbit07/16 01:34

活动图片