Saham AS dan Emas Sama-Sama Naik, Bitcoin Absen dari Pemulihan: Apakah Sinyal Dasar Telah Muncul?
Penulis: Nancy, PANews
Setelah mencapai rekor tertinggi sekitar $126.000 pada Oktober tahun lalu, harga Bitcoin terus terkoreksi dan belum mampu kembali ke tren naik. Baru-baru ini, aset tradisional seperti pasar saham AS dan emas telah memulai pemulihan, menunjukkan peningkatan preferensi risiko pasar. Namun, Bitcoin tetap stagnan dalam kisaran $62.000-$66.000 tanpa ikut pulih.
Meskipun ada tanda-tanda positif seperti peningkatan arus masuk dana ETF spot Bitcoin AS (masuk bersih $854 juta pekan lalu) dan lonjakan aktivitas on-chain, faktor-faktor ini belum cukup mendorong kenaikan harga. Tekanan jual yang berkelanjutan dari penambang (saldo BTC turun 72% sejak akhir 2021) dan perusahaan crypto, ditambah dengan permintaan beli yang lemah di pasar spot AS (indeks premium Coinbase negatif selama 80 hari), masih membebani pasar.
Analisis indikator pembelian di titik terendah (bottom) oleh PAData menunjukkan bahwa hanya 4 dari 12 indikator inti yang telah memasuki zona tekanan sejarah, seperti Reserve Risk dan rasio harga/2-tahun MA Bitcoin. Ini menandakan potensi nilai investasi jangka panjang. Namun, indikator lain terkait valuasi (MVRV), sentimen (Indeks Fear & Greed di 29), profitabilitas rantai (NUPL), dan likuiditas stablecoin belum mencapai level ekstrem yang biasanya terlihat di dasar siklus pasar sebelumnya.
Kesimpulannya, meskipun beberapa sinyal awal pembentukan dasar telah muncul, pasar Bitcoin masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut. Pemulihan berkelanjutan akan bergantung pada kelanjutan arus masuk dana, pelepasan tekanan jual, dan perubahan lebih lanjut pada indikator on-chain kunci.
marsbit08/12 09:08