2026-04-25 Sabtu

Pusat Berita - Halaman 634

Dapatkan berita kripto dan tren pasar secara real-time melalui Pusat Berita HTX.

Pilot Kebijakan Didahulukan: Bank Sentral Eksplorasi Langsung 'Bagikan Uang', Pengguna Yuan Digital Sudah Merasakan Manfaat

Sejak 1 Januari 2026, mata uang digital yuan (e-CNY) resmi memasuki era baru dengan kemampuan menghasilkan bunga bagi pengguna. Dengan tingkat bunga tahunan 0,05%, dana di dompet digital terverifikasi (kelas 1-3) kini dapat berkembang secara otomatis, memberikan insentif nyata bagi pengguna untuk menyimpan aset digital ini. Inovasi ini menjadikan China ekonomi pertama di dunia yang menerapkan sistem bunga pada mata uang digital bank sentral (CBDC). Upgrade ini juga mengubah status digital yuan dari kategori M0 (uang tunai digital) menjadi M1, memungkinkan bank komersial menggunakan dana tersebut untuk layanan produktif seperti pinjaman, dengan hanya menyisihkan sebagian sebagai cadangan wajib. Perubahan struktural ini mendorong partisipasi aktif perbankan dalam pengembangan ekosistem e-CNY. Selain fitur bunga, digital yuan memanfaatkan kontrak pintar terprogram untuk aplikasi canggih seperti pembayaran bertahap, pengaturan anggaran terkontrol, dan transfer subsidi yang ditargetkan. Dengan dukungan pembayaran offline ganda dan berbagai bentuk dompet fisik, mata uang digital ini juga ditujukan untuk inklusi keuangan yang lebih luas. Dalam skala global, digital yuan telah digunakan dalam transfer lintas batas melalui proyek mBridge, dengan 95% transaksi diselesaikan menggunakan e-CNY. Langkah ini tidak hanya meningkatkan efisiensi pembayaran tetapi juga memperkuat internasionalisasi yuan.

比推01/21 05:24

Pilot Kebijakan Didahulukan: Bank Sentral Eksplorasi Langsung 'Bagikan Uang', Pengguna Yuan Digital Sudah Merasakan Manfaat

比推01/21 05:24

Sejarah Terulang untuk Keempat Kalinya, Akankah BTC Memulai Super Bull Market Baru?

Artikel ini membahas kinerja Bitcoin (BTC) yang lesu pada awal 2026, kontras dengan kenaikan signifikan aset lain seperti emas, perak, dan saham AS. BTC mengalami penurunan dan konsolidasi di bawah $100.000, sementara logam mulia dan indeks saham kecil seperti Russell 2000 meroket. Analisis menyoroti tiga faktor utama kelemahan BTC: perannya sebagai indikator leading yang memberi sinyal peringatan dini untuk aset berisiko global, kondisi likuiditas global yang ketat akibat quantitative tightening (QT) Fed dan kenaikan suku bunga Bank Jepang, serta ketegangan geopolitik yang meningkat di bawah pemerintahan Trump yang menciptakan ketidakpastian dan mendorong capital flight. Sementara itu, kenaikan aset lain didorong oleh kebijakan sovereign dan industrial, bukan fundamental makro yang kuat. Emas naik karena diversifikasi cadangan bank sentral global dari dolar, sedangkan kenaikan saham didorong oleh kebijakan industrial seperti AI Nasionalisasi AS dan otonomi industri China. Artikel ini mencatat bahwa RSI Bitcoin terhadap emas telah memasuki zona oversold (di bawah 30) untuk keempat kalinya dalam sejarah (2015, 2018, 2022, 2025). Tiga kali sebelumnya diikuti oleh bull run signifikan BTC, menimbulkan spekulasi bahwa sejarah mungkin terulang. Pembaca juga diperingatkan untuk tidak terburu-buru menjual aset kripto untuk mengejar aset yang sedang naik, karena pasar saham kecil dan AI menunjukkan tanda-tanda gelembung, sementara kepemilikan cash investor berada di level terendah sejarah. stagnasi BTC dilihat sebagai peringatan untuk risiko yang lebih besar dan persiapan untuk perubahan naratif makro yang akan datang.

marsbit01/21 03:12

Sejarah Terulang untuk Keempat Kalinya, Akankah BTC Memulai Super Bull Market Baru?

marsbit01/21 03:12

活动图片