Сингапурская биржа SGX запустит бессрочные фьючерсы на биткоин и эфир

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-11-17Terakhir diperbarui pada 2025-11-18

Основная фондовая биржа Сингапура введет два новых фьючерсных продукта на криптовалюты в этом месяце. Это решение объясняется растущим интересом институциональных инвесторов к цифровым активам.

SGX Derivatives запускает бессрочные фьючерсы на биткоин и эфир. Эти финансовые деривативные контракты позволяют инвесторам делать ставки на спотовую цену базового актива без даты экспирации.

В объявлении в понедельник SGX сообщила о запуске новых торговых продуктов для удовлетворения так называемого «растущего институционального спроса на криптовалюты и сближения традиционных финансовых и криптовалютных экосистем».

Бессрочные контракты запустятся для торговли 24 ноября. Бессрочные фьючерсы относятся к наиболее активно торгуемым криптодеривативам в мире и могут стать значительным новым источником дохода для SGX.

Контракты позволят аккредитованным и квалифицированным инвесторам торговать с экспозицией к базовым активам без срока действия. Предложение будет регулироваться Денежно-кредитным управлением Сингапура.


Характеристики бессрочных фьючерсов на биткоин и эфир от SGX. Источник: SGX

Это уже второй запуск линейки бессрочных фьючерсов на биткоин и эфир в Сингапуре. Первое предложение было запущено EDXM International 23 июля. Оно состояло из 44 торговых продуктов, включая фьючерсные контракты на Solana (SOL) и Ripple (XRP).

Сингапур продолжает осторожное внедрение криптовалют

Сингапур сохраняет осторожную регуляторную позицию, одновременно расширяя свою нормативную базу для цифровых активов.

В апреле 2022 года Сингапур принял закон о финансовых услугах и рынках, предоставив MAS больше полномочий для регулирования криптовалютных компаний, которые работают за пределами страны, но базируются в Сингапуре.

Ранее MAS установила крайний срок до 30 июня для местных поставщиков криптовалютных услуг, чтобы прекратить предложение услуг цифровых токенов на зарубежных рынках.

Согласно директиве, сингапурские компании или частные лица, предлагающие услуги с цифровыми токенами за пределами страны, должны были прекратить операции или получить лицензию до вступления в силу положений о поставщиках таких услуг.

Компании, нарушающие правила, сталкиваются с штрафами до 250 000 сингапурских долларов ($200 000) и тюремными сроками до трех лет.

Криптовалюты являются законными в Сингапуре, но не считаются законным платежным средством. Вместо этого они классифицируются как токены для цифровых платежей, ценные бумаги или утилитарные токены в зависимости от их характеристик.


Топ-20 мирового индекса принятия криптовалют на 2025 год с поправкой на население. Источник: Chainalysis.com

Сингапур занял 15-е место в мировом индексе принятия криптовалют, составленном компанией по анализу блокчейна Chainalysis.

Bacaan Terkait

AGI Menuju Hitungan Mundur, Penelitian Utama OpenAI Berikan Pernyataan Penting: Jendela untuk Manusia 'Sangat Sempit'

Kedatangan AGI (Kecerdasan Umum Buatan) semakin dekat. Mark Chen, Kepala Ilmuwan Penelitian OpenAI, menyatakan dengan tegas bahwa umat manusia hanya memiliki "jendela yang sangat kecil" sebelum AGI tiba. Dia menekankan bahwa model AI saat ini semakin mendekati kemampuan untuk melakukan penelitian yang mandiri dan berkelanjutan, yang berarti "evolusi" itu sendiri mulai diserahkan kepada kecerdasan berbasis silikon. Chen menggambarkan momen saat ini sebagai saat di mana setiap bidang mengalami "langkah jenius" (God's Move) seperti pada AlphaGo, di mana AI dapat menghasilkan solusi yang tak terpikirkan oleh manusia. Dia menolak pandangan pesimis bahwa skala peningkatan model (scaling) telah mencapai batasnya, dengan percaya bahwa kurva eksponensial kemajuan akan terus berlanjut. Buktinya adalah keberhasilan model seperti o1 dalam penalaran (reasoning). Dia memperkenalkan konsep "Vibe Researcher" — di mana peran manusia di masa depan adalah memberikan arahan dan "rasa" (taste), sementara AI yang mengeksekusi pekerjaan. OpenAI menargetkan model yang dapat melakukan penelitian "end-to-end" secara mandiri dalam tiga tahun ke depan. Namun, jalan menuju AGI masih memiliki tantangan. Pertama, krisis evaluasi (benchmarking) di mana model sering kali hanya mahir pada tes tertentu tanpa kemampuan generalisasi yang baik. Kedua, "batas yang tidak rata" (jagged frontier), di mana AI unggul dalam tugas kompleks seperti matematika, tetapi masih kesulitan dengan tugas sehari-hari yang membutuhkan pembelajaran berkelanjutan dan konteks. Ketika ditanya tentang rencana setelah AGI terwujud, Chen secara mengejutkan menjawab bahwa dia ingin membuka kedai mie. Jawaban ini menyiratkan bahwa ketika AI dapat menangani semua inovasi dan penelitian, nilai tertinggi manusia mungkin terletak pada pengalaman hidup, cerita, dan kehangatan manusiawi yang tidak dapat direplikasi oleh mesin.

marsbit31m yang lalu

AGI Menuju Hitungan Mundur, Penelitian Utama OpenAI Berikan Pernyataan Penting: Jendela untuk Manusia 'Sangat Sempit'

marsbit31m yang lalu

Tiongkok No.1, Hampir Menyamai OpenAI, “Biara Penyapu” Misterius Melesat ke Peringkat 7 Global

**Ringkasan: "MopMonk" - "Biksu Penyapu" Misterius dari China Masuk 7 Besar Dunia di CyberGym** Sebuah entitas AI misterius asal China bernama **MopMonk** (dalam bahasa Indonesia: "Biksu Penyapu") tiba-tiba muncul dan menempati peringkat **ketujuh dunia** di papan peringkat benchmark keamanan siber **CyberGym**, yang dibuat oleh UC Berkeley. Dengan tingkat keberhasilan **73.1%**, skor MopMonk hanya sedikit di belakang raksasa AI seperti OpenAI dan mencetak rekor tertinggi baru untuk tim China di papan peringkat tersebut. Yang membuat heboh adalah tidak adanya informasi tentang tim di baliknya: tidak ada situs web, konferensi pers, atau pengungkapan identitas. CyberGym dianggap sebagai "Olimpiade" untuk kemampuan keamanan AI, mengevaluasi model dengan 1507 contoh kerentanan nyata dari proyek sumber terbuka besar. Benchmark ini menguji bukan hanya pemahaman, tetapi kemampuan **Agent AI untuk benar-benar mengeksekusi**—yaitu menghasilkan bukti konsep (PoC) yang dapat memicu kerentanan dalam lingkungan tertutup. MopMonk diketahui menggunakan model dasar **MiniMax M3**, model open-source dari Shanghai yang terkenal dengan kemampuan pemrograman, konteks panjang (1M token), dan multimodalitas. Kunci kesuksesannya diduga terletak pada **kerangka kerja Agent (Harness)** yang dirancang khusus untuk penemuan kerentanan. Kerangka kerja ini memiliki tiga inti: 1. **Memori Terstruktur untuk Kerentanan:** Menyimpan fakta tugas seperti target, jalur kode, dan kendala untuk percobaan berikutnya. 2. **Eksplorasi Berbasis Memori:** Setiap percobaan baru belajar dari memori sebelumnya, menghindari pengulangan dan meningkatkan efisiensi. 3. **Eksplorasi Paralel Multi-Agent:** Beberapa upaya eksplorasi berbagi memori yang sama, memperluas cakupan investigasi. Prestasi MopMonk menunjukkan pergeseran penting: dalam tugas keamanan dunia nyata, **kualitas rekayasa Agent (Harness)** yang mengoordinasikan eksekusi sering kali lebih krusial daripada sekadar "menumpuk parameter" pada model dasar. Meskipun identitasnya masih menjadi misteri, kombinasi nama bernuansa武侠 (cerita silat China), model dasar MiniMax, dan keahlian keamanan yang mendalam mengarah pada spekulasi kuat bahwa ini adalah tim keamanan AI dari China, kemungkinan berbasis di Shanghai.

marsbit59m yang lalu

Tiongkok No.1, Hampir Menyamai OpenAI, “Biara Penyapu” Misterius Melesat ke Peringkat 7 Global

marsbit59m yang lalu

Trading

Spot
活动图片