Чистая прибыль Tether достигла $10 млрд к концу III квартала

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-11-18Terakhir diperbarui pada 2025-11-18

  • Tether опубликовала отчет за III квартал 2025 года.
  • К концу отчетного периода чистая прибыль компании достигла $10 млрд.
  • Уровень избыточного резервирования USDT составил около $6,8 млрд.
  • Tether также стала 17 по величине держателем облигаций Казначейства США.

Компания Tether, эмитент стейблкоина USDT, опубликовала отчет за III квартал 2025 года, подготовленный аудиторами из BDO. Согласно ему, чистая прибыль фирмы с начала года достигла $10 млрд.

Также в отчете указано, что капитализация USDT превысила $174 млрд с избыточным покрытием около $6,8 млрд. Всего в III квартале Tether выпустила 17 млрд USDT, что в компании назвали одним из лучших показателей за все время.

Основным резервным активом USDT остаются облигации Казначейства США. В III квартале доля обеспечения стейблкоина в них выросла до $135 млрд, что, согласно отчету, делает Tether 17-м по величине держателем этих ценных бумаг. Компания обошла в рейтинге Южную Корею.

Еще 13% от резервов — это золото и биткоины. На них, согласно отчету, приходится $12,9 млрд и $9,9 млрд соответственно.

Общие же корпоративные активы Tether, которые не входят в резервирование стейблкоина, составляют около $30 млрд. Это, в том числе, инвестиции в разные сферы, включая ИИ.

В отчете Tether указала на завершение судебного разбирательства с компанией Celsius, отметила, что подала заявку на получение лицензии инвестиционного фонда в Сальвадоре, и запустила инициативу по выкупу долей у действующих инвесторов.

«Результаты III квартала 2025 года отражают сохраняющееся доверие и силу Tether, даже в условиях сложной глобальной макроэкономической ситуации, укрепляя бренд Tether как “стабильной компании”», — заявил CEO фирмы Паоло Ардоино.

Ранее он заявил, что Tether планирует заработать до $15 млрд к концу 2025 года.

Bacaan Terkait

CFTC AS Lanjutkan Investigasi Luas terhadap Polymarket, Musim Pesta Pasar Prediksi Akan Berakhir?

Platform prediksi Polymarket kini sedang diselidiki secara luas oleh CFTC AS, menyusul tuduhan pemasaran menipu dan promosi produk mirip perjudian kepada pengguna AS. Investigasi ini terjadi di tengah lonjakan volume perdagangan pasar prediksi, didorong oleh Piala Dunia, dengan platform seperti Kalshi dan Polymarket mencatat pertumbuhan pesat. Pemeriksaan CFTC menandai potensi berakhirnya fase ekspansi liar industri ini, dengan regulator diperkirakan akan memperketat aturan pemasaran, konten kontrak, dan perlindungan investor. Konflik yurisdiksi juga memanas antara regulator federal (CFTC) dan otoritas negara bagian AS (seperti Kentucky), yang memperdebatkan apakah pasar prediksi termasuk dalam kategori derivatif komoditas federal atau perjudian ilegal tingkat negara bagian. Perselisihan ini melibatkan kepentingan pajak negara bagian dan batasan definisi regulasi. Sementara itu, ketegangan juga muncul antara CFTC dan bursa tradisional seperti CME, yang menggugat persetujuan CFTC atas kontrak berjangka Kalshi. Di balik layar, keluarga Trump, melalui Donald Trump Jr., memiliki kepentingan investasi di kedua platform utama (Kalshi dan Polymarket), menjembatani hubungan antara modal dan regulator. Intinya, penyelidikan terhadap Polymarket mungkin merupakan langkah penertiban dalam perjalanan industri pasar prediksi menuju fase pertumbuhan yang lebih matang dan teregulasi.

marsbit1j yang lalu

CFTC AS Lanjutkan Investigasi Luas terhadap Polymarket, Musim Pesta Pasar Prediksi Akan Berakhir?

marsbit1j yang lalu

CFTC AS Lakukan Investigasi Mendalam terhadap Polymarket, Musim Ramai Pasar Prediksi Bakal Berakhir?

Polymarket, sebuah platform pasar prediksi, sedang menghadapi penyelidikan luas oleh Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC). Penyebabnya adalah dugaan pemasaran menipu, termasuk menggunakan KOL berbayar untuk mempromosikan produk seperti perjudian kepada audiens AS. Investigasi ini muncul di tengah lonjakan volume perdagangan pasar prediksi yang didorong oleh Piala Dunia. Data menunjukkan pertumbuhan eksponensial industri ini. Platform seperti Kalshi dan Polymarket mencatat volume dan pendapatan yang meningkat pesat. Bahkan raksasa seperti Meta dilaporkan tertarik untuk berkolaborasi atau mengembangkan aplikasi serupa. Namun, pertumbuhan ini diiringi konflik regulasi. CFTC berselisih dengan beberapa negara bagian AS (seperti Kentucky) mengenai yurisdiksi atas pasar prediksi. Negara bagian menganggapnya sebagai perjudian ilegal, sementara CFTC mengklaim wewenang federal atas kontrak turunan "event contract". Konflik ini melibatkan kepentingan pajak negara bagian dan batas definisi antara perjudian dan pasar prediksi. Di balik layar, jaringan kepentingan yang kompleks terungkap. Donald Trump Jr. memiliki peran sebagai penasihat dan investor di kedua platform utama, Kalshi dan Polymarket. Hal ini dianggap sebagai faktor pendorong di balik dukungan politik dari pemerintahan Trump terhadap industri ini. Penyelidikan CFTC terhadap Polymarket menandai berakhirnya fase pertumbuhan liar awal dan awal dari regulasi yang lebih ketat. Meski mungkin mendinginkan euforia jangka pendek, ini dilihat sebagai langkah menuju industri yang lebih matang dan stabil di masa depan.

Odaily星球日报1j yang lalu

CFTC AS Lakukan Investigasi Mendalam terhadap Polymarket, Musim Ramai Pasar Prediksi Bakal Berakhir?

Odaily星球日报1j yang lalu

Pendiri Claude Code Mengungkap Prediksi Terbaru: Divisi Kerja Tim Dirombak di Era AI, "Lima Tipe Orang" Ini Paling Dibutuhkan

Dengan maraknya Agent Coding yang membentuk ulang industri perangkat lunak, perubahan tidak hanya terjadi pada peran "insinyur" tradisional. Boris Cherny, pemimpin tim Claude Code di Anthropic, mengamati bahwa fungsi teknik, produk, desain, dan ilmu data semakin menyatu. Dia mengusulkan lima peran baru berbasis pola perilaku, tidak terikat pada jabatan tradisional: 1. **The Prototyper (Pembuat Prototipe):** Menghasilkan banyak ide dan konsep baru, fokus pada kuantitas dan disruptif. 2. **The Builder (Pembangun):** Mengubah prototipe kasar menjadi produk atau infrastruktur yang siap produksi dan dapat diskalakan. 3. **The Sweeper (Pembersih):** Menyederhanakan antarmuka, mengatur ulang kode, dan menghapus fitur berlebihan untuk meningkatkan kinerja dan kemampuan pemeliharaan. 4. **The Growth (Pertumbuhan):** Mengiterasi produk yang sudah jadi agar lebih dekat dengan pasar, meningkatkan retensi pengguna, dan mengubahnya dari "dapat digunakan" menjadi "diperlukan". 5. **The Maintainer (Pemelihara):** Memastikan keamanan, keandalan, efisiensi, dan ketahanan sistem yang matang dalam jangka panjang. Peran-peran ini tidak eksklusif. Satu orang dapat merangkul beberapa peran (misalnya, 1+3 atau 2+3) yang berubah sesuai tahap produk atau proyek. Tim yang sehat membutuhkan kombinasi peran yang berbeda bergantung pada kematangan produk: produk baru membutuhkan peran 1,2,3; produk yang sedang tumbuh membutuhkan 2,3,4 dengan beberapa 5; produk matang membutuhkan 3,4,5 dengan beberapa 2. Diskusi online menyoroti bahwa klasifikasi kaku dapat membatasi fleksibilitas. Di era AI, batas peran semakin kabur. Meskipun AI seperti Claude dapat membantu tugas Builder dan Sweeper, peran manusia tetap kritis untuk beradaptasi dan memimpin setiap fase siklus hidup produk.

marsbit1j yang lalu

Pendiri Claude Code Mengungkap Prediksi Terbaru: Divisi Kerja Tim Dirombak di Era AI, "Lima Tipe Orang" Ini Paling Dibutuhkan

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片