TRON Price Analysis: A $0.17 Breakout Looming, While Experts Predict Raboo As The Next Crypto Goldmine

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2024-09-26Terakhir diperbarui pada 2024-09-26

Abstrak

The TRON price has shown steady growth, and analysts predict a potential breakout to $0.17 as the TRON ecosystem continues...

The TRON price has shown steady growth, and analysts predict a potential breakout to $0.17 as the TRON ecosystem continues to expand. But Raboo ($RABT) is emerging as the next meme coin to explode. With AI-powered memes and SocialFi integration, Raboo offers unique earning opportunities, positioning it as the next big crypto goldmine.

TRON price surge and ecosystem expansion

The TRON ecosystem grew steadily and the project became a leader in the stablecoin market, particularly with Tether (USDT). The TRON network now hosts over $60 billion USDT thats in circulation, so it’s undeniably a dominant force in stablecoin transactions. Recent partnerships, like the T3 Financial Crime Unit (FCU), with the aim to combat illicit USDT transactions, reinforce the credibility of TRON.

TRON‘s success is also visible in its impressive network metrics. Recent data showed $236.85 million in revenue and over 240 million active users. Analysts predict that the TRON price could break out from $0.15 to $0.17 in Q4. A 12% surge in trading volume in recent days has bolstered this outlook.

Raboo: the next big crypto goldmine

Raboo ($RABT) is rapidly gaining traction as the next meme coin to explode. Currently in its presale phase, Raboo has already raised over $2.5 million, with analysts predicting a price surge of 233% during the presale and up to 100x once it hits major exchanges. 

Unlike other meme coins, Raboo integrates Artificial Intelligence and SocialFi elements, creating a unique ecosystem where users can earn rewards by participating in meme challenges and community-driven activities.

Raboo has positioned itself as a top-tier contender within the $62 billion meme market. Its “Post-to-Earn” platform allows users to monetize their social media content, engaging with the community while earning $RABT tokens. This innovative approach sets Raboo apart from traditional meme coins, as it brings real-world rewards into the digital meme sector.

Raboo’s tokenomics are equally impressive, with a total supply of 1.8 billion $RABT tokens. The presale event will offer 1.134 billion tokens, with additional allocations set aside for in-game rewards and marketing. With no buy or sell tax, Raboo is designed to attract a wide range of investors, and the entry-level price of $0.0057 makes it accessible to those looking for a high-growth opportunity.

Why Raboo could outshine TRON and other meme coins

While TRON continues to build its ecosystem and the TRON price sees steady growth over 2024, Raboo is poised to offer significantly higher returns. The community-driven model behind Raboo ensures that holders of tokens will stay engaged. They can earn rewards through weekly, monthly and quarterly challenges.

The project has a strong focus on fostering an engaged and vibrant community, which is key to its success. $RABT holders are even able to earn tokens even before the coin officially launches.

Additionally, Raboo’s smart contract has been audited by SOLIDProof, adding an extra layer of security and trust for investors. The token’s integration of AI-backed memes, its SocialFi ecosystem, and a community-driven approach make it the next meme coin to explode, and it could redefine the meme coin market in 2024.

You can participate in the Raboo presale here.
Telegram: https://t.me/RabootokenPortal 
Twitter: https://twitter.com/Raboo_Official

Bitcoinist

Bitcoinist

Bitcoinist is the ultimate news and review site for the crypto currency community!

Bacaan Terkait

Tiongkok No.1, Hampir Menyamai OpenAI, “Biara Penyapu” Misterius Melesat ke Peringkat 7 Global

**Ringkasan: "MopMonk" - "Biksu Penyapu" Misterius dari China Masuk 7 Besar Dunia di CyberGym** Sebuah entitas AI misterius asal China bernama **MopMonk** (dalam bahasa Indonesia: "Biksu Penyapu") tiba-tiba muncul dan menempati peringkat **ketujuh dunia** di papan peringkat benchmark keamanan siber **CyberGym**, yang dibuat oleh UC Berkeley. Dengan tingkat keberhasilan **73.1%**, skor MopMonk hanya sedikit di belakang raksasa AI seperti OpenAI dan mencetak rekor tertinggi baru untuk tim China di papan peringkat tersebut. Yang membuat heboh adalah tidak adanya informasi tentang tim di baliknya: tidak ada situs web, konferensi pers, atau pengungkapan identitas. CyberGym dianggap sebagai "Olimpiade" untuk kemampuan keamanan AI, mengevaluasi model dengan 1507 contoh kerentanan nyata dari proyek sumber terbuka besar. Benchmark ini menguji bukan hanya pemahaman, tetapi kemampuan **Agent AI untuk benar-benar mengeksekusi**—yaitu menghasilkan bukti konsep (PoC) yang dapat memicu kerentanan dalam lingkungan tertutup. MopMonk diketahui menggunakan model dasar **MiniMax M3**, model open-source dari Shanghai yang terkenal dengan kemampuan pemrograman, konteks panjang (1M token), dan multimodalitas. Kunci kesuksesannya diduga terletak pada **kerangka kerja Agent (Harness)** yang dirancang khusus untuk penemuan kerentanan. Kerangka kerja ini memiliki tiga inti: 1. **Memori Terstruktur untuk Kerentanan:** Menyimpan fakta tugas seperti target, jalur kode, dan kendala untuk percobaan berikutnya. 2. **Eksplorasi Berbasis Memori:** Setiap percobaan baru belajar dari memori sebelumnya, menghindari pengulangan dan meningkatkan efisiensi. 3. **Eksplorasi Paralel Multi-Agent:** Beberapa upaya eksplorasi berbagi memori yang sama, memperluas cakupan investigasi. Prestasi MopMonk menunjukkan pergeseran penting: dalam tugas keamanan dunia nyata, **kualitas rekayasa Agent (Harness)** yang mengoordinasikan eksekusi sering kali lebih krusial daripada sekadar "menumpuk parameter" pada model dasar. Meskipun identitasnya masih menjadi misteri, kombinasi nama bernuansa武侠 (cerita silat China), model dasar MiniMax, dan keahlian keamanan yang mendalam mengarah pada spekulasi kuat bahwa ini adalah tim keamanan AI dari China, kemungkinan berbasis di Shanghai.

marsbit28m yang lalu

Tiongkok No.1, Hampir Menyamai OpenAI, “Biara Penyapu” Misterius Melesat ke Peringkat 7 Global

marsbit28m yang lalu

CFTC AS Lanjutkan Investigasi Luas terhadap Polymarket, Musim Pesta Pasar Prediksi Akan Berakhir?

Platform prediksi Polymarket kini sedang diselidiki secara luas oleh CFTC AS, menyusul tuduhan pemasaran menipu dan promosi produk mirip perjudian kepada pengguna AS. Investigasi ini terjadi di tengah lonjakan volume perdagangan pasar prediksi, didorong oleh Piala Dunia, dengan platform seperti Kalshi dan Polymarket mencatat pertumbuhan pesat. Pemeriksaan CFTC menandai potensi berakhirnya fase ekspansi liar industri ini, dengan regulator diperkirakan akan memperketat aturan pemasaran, konten kontrak, dan perlindungan investor. Konflik yurisdiksi juga memanas antara regulator federal (CFTC) dan otoritas negara bagian AS (seperti Kentucky), yang memperdebatkan apakah pasar prediksi termasuk dalam kategori derivatif komoditas federal atau perjudian ilegal tingkat negara bagian. Perselisihan ini melibatkan kepentingan pajak negara bagian dan batasan definisi regulasi. Sementara itu, ketegangan juga muncul antara CFTC dan bursa tradisional seperti CME, yang menggugat persetujuan CFTC atas kontrak berjangka Kalshi. Di balik layar, keluarga Trump, melalui Donald Trump Jr., memiliki kepentingan investasi di kedua platform utama (Kalshi dan Polymarket), menjembatani hubungan antara modal dan regulator. Intinya, penyelidikan terhadap Polymarket mungkin merupakan langkah penertiban dalam perjalanan industri pasar prediksi menuju fase pertumbuhan yang lebih matang dan teregulasi.

marsbit2j yang lalu

CFTC AS Lanjutkan Investigasi Luas terhadap Polymarket, Musim Pesta Pasar Prediksi Akan Berakhir?

marsbit2j yang lalu

CFTC AS Lakukan Investigasi Mendalam terhadap Polymarket, Musim Ramai Pasar Prediksi Bakal Berakhir?

Polymarket, sebuah platform pasar prediksi, sedang menghadapi penyelidikan luas oleh Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC). Penyebabnya adalah dugaan pemasaran menipu, termasuk menggunakan KOL berbayar untuk mempromosikan produk seperti perjudian kepada audiens AS. Investigasi ini muncul di tengah lonjakan volume perdagangan pasar prediksi yang didorong oleh Piala Dunia. Data menunjukkan pertumbuhan eksponensial industri ini. Platform seperti Kalshi dan Polymarket mencatat volume dan pendapatan yang meningkat pesat. Bahkan raksasa seperti Meta dilaporkan tertarik untuk berkolaborasi atau mengembangkan aplikasi serupa. Namun, pertumbuhan ini diiringi konflik regulasi. CFTC berselisih dengan beberapa negara bagian AS (seperti Kentucky) mengenai yurisdiksi atas pasar prediksi. Negara bagian menganggapnya sebagai perjudian ilegal, sementara CFTC mengklaim wewenang federal atas kontrak turunan "event contract". Konflik ini melibatkan kepentingan pajak negara bagian dan batas definisi antara perjudian dan pasar prediksi. Di balik layar, jaringan kepentingan yang kompleks terungkap. Donald Trump Jr. memiliki peran sebagai penasihat dan investor di kedua platform utama, Kalshi dan Polymarket. Hal ini dianggap sebagai faktor pendorong di balik dukungan politik dari pemerintahan Trump terhadap industri ini. Penyelidikan CFTC terhadap Polymarket menandai berakhirnya fase pertumbuhan liar awal dan awal dari regulasi yang lebih ketat. Meski mungkin mendinginkan euforia jangka pendek, ini dilihat sebagai langkah menuju industri yang lebih matang dan stabil di masa depan.

Odaily星球日报2j yang lalu

CFTC AS Lakukan Investigasi Mendalam terhadap Polymarket, Musim Ramai Pasar Prediksi Bakal Berakhir?

Odaily星球日报2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片