Implementasi soft fork BIP-110 yang gagal telah menjadi contoh nyata mengapa saat ini hampir mustahil untuk menciptakan kembali kondisi seperti ketika mata uang kripto pertama muncul. Pendapat ini disampaikan oleh Direktur Plan B Network, Giacomo Zucco, dalam podcast The Starting Block.
Why Bitcoin BIP-110 failed — ft Giacomo Zucco https://t.co/fomrEgb4Ok
— The Block (@TheBlockCo) 12 Agustus 2026
Proposal tersebut mengusulkan perubahan aturan konsensus untuk memerangi transaksi yang dianggap oleh para pendukungnya sebagai "spam". Namun, proposal itu tidak mendapatkan dukungan luas, sehingga node yang beralih ke aturan baru memisahkan diri dari jaringan utama menjadi cabang independen dengan porsi hashrate yang tidak signifikan.
Salah satu ideolog BIP-110 yang paling aktif—pengembang Luke Dashjr—berusaha mempertahankan kelangsungan hidup blockchain baru tersebut, termasuk dengan mengganti PoW. Menurut Zucco, sang programmer berniat memilih algoritma baru secara acak berdasarkan hash blok di Testnet4. Namun, para penambang mulai memanipulasi blok agar sesuai dengan simbol yang diinginkan, sehingga eksperimen itu terpaksa dihentikan dan dimulai ulang.
"Seluruh tata kelola terpusat pada satu orang. Dia benar-benar memberikan perintah melalui Discord—ini adalah konsentrasi sentralisasi yang absolut, tidak bisa lebih jauh lagi. Dan ini dengan jelas membuktikan bahwa menciptakan ulang bitcoin dengan cara yang adil saat ini sama sekali tidak mungkin," ujar Direktur Plan B Network.
Dia membandingkan situasi ini dengan tahun-tahun awal keberadaan emas digital. Menurut Zucco, saat itu jaringan berkembang tanpa perhatian seperti sekarang dari pihak berwenang, spekulan, dan peserta lain yang berkepentingan untuk mendapatkan keuntungan tertentu.
"Bitcoin diciptakan dan dipertahankan selama beberapa tahun di luar pengawasan pasar, pemerintah, badan-badan negara yang berniat campur tangan, spekulan, spekulan berlebihan, pemain, troll, dan orang-orang yang hanya ingin mengganggu proses untuk bersenang-senang," jelasnya.
Kumpulan keadaan inilah yang disebut Zucco sebagai "konsepsi tak bernoda" bitcoin—dan mengulanginya di zaman kita sekarang sudah tidak mungkin, tegas sang pakar.
"Kepanikan Moral"
Direktur Plan B mengkarakterisasi BIP-110 sebagai "fenomena sosial yang sangat kompleks", di mana beberapa konflik internal komunitas terjalin sekaligus:
- perdebatan tentang hakikat "spam";
- pertanyaan seputar Bitcoin Core;
- pembagian peran antara node dan penambang.
Sementara itu, Zucco mengakui bahwa sebagian diskusi membawa manfaat. Secara khusus, dia menyebut pertanyaan tentang keabsahan data arbitrer di blockchain sebagai hal yang sehat dan mengakui bahwa aspek-aspek tertentu tata kelola Bitcoin Core memang layak dikritik.
Namun, dia mengkritik tesis tentang perlunya perubahan mendesak karena kemungkinan penempatan konten ilegal di jaringan dan risiko hukum potensial bagi operator node:
"Inilah yang menciptakan kesan palsu tentang keadaan darurat [...] dan memaksa orang-orang buru-buru melakukan apa yang katanya harus dilakukan saat ini juga."
Menurutnya, retorika semacam ini menggeser diskusi teknis atau ekonomi ke ranah lain, di mana seruan "menyelamatkan bitcoin dengan mengorbankan konsesi" menandakan garpu yang tak terhindarkan dan menggantikan argumen rasional dengan sentimen panik.
Zucco Mengkritik Pemberhentian Dashjr
Di tengah konflik seputar BIP-110, para pengembang mengusulkan untuk memberhentikan editor proposal bitcoin, Dashjr. Pada 11 Agustus, dia dicopot dari posisinya karena melampaui kewenangan. Direktur Plan B mengkritik keputusan tersebut, menyebutnya sebagai "langkah yang salah pada waktu yang salah".
"Ini tidak memberikan efek substansial atau berarti dan terlihat seperti pembalasan. Pembalasan karena dia salah," kata sang pakar.
Menurut pendapatnya, pemberhentian itu hanya akan memperkuat argumen pendukung BIP-110, yang menganggap proses pengembangan mata uang kripto pertama sebagai terpusat.
Sebagai pengingat, pada bulan Februari, cypherpunk Adam Back menyebut proposal itu sebagai serangan terhadap reputasi emas digital dan "pengadilan lynching".
end-content






