# Artikel Terkait Web3

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Web3", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Analisis Pengacara Web3: Masa Depan Tokenisasi Saham AS di Mana?

Analisis Hukum Web3: Masa Depan Tokenisasi Saham AS SpaceX dan narasi kolonisasi Mars Elon Musk meningkatkan minat terhadap saham AS, termasuk melalui tokenisasi. Bursa Saham New York (NYSE) dan Nasdaq mulai bereksperimen dengan tokenisasi saham pada 2026, menandai babak baru yang serius, bukan sekadar eksplorasi Web3. Alasan utama dimulainya sekarang adalah untuk mengatasi keterbatasan waktu perdagangan tradisional yang bergantung pada jam operasional untuk penyelesaian dan manajemen margin. NYSE, dengan dukungan ICE dan bank mitra, menggunakan penyelesaian on-chain dan stablecoin untuk memungkinkan perdagangan 24/7, menjaga likuiditas dan pengelolaan risiko bahkan di luar jam bank. Ini penting untuk mempertahankan "hak penentuan harga pertama" atas aset inti global di dunia yang bergerak cepat, di mana pasar prediksi dan aset kripto seperti BTC sudah menetapkan harga risiko secara real-time. Tokenisasi juga menggeser struktur keuangan tradisional. Dengan stablecoin sebagai alat penyelesaian, jalur modal menjadi lebih pendek—dompet bisa menjadi akun, penyelesaian bisa instan. Nilai yang sebelumnya terdistribusi di banyak lembaga (bank, pialang) dapat terkonsolidasi. NYSE dengan sengaja memasukkan ini ke dalam keraturan regulasi yang ketat, bukan membuat pasar "liar", memastikan hak dividen dan tata kelola pemegang saham tetap utuh. Masa depan tokenisasi saham AS tidak hanya dimiliki bursa tradisional. Bursa Web3 seperti Kraken (dengan kontrak perpetual xStocks-nya) dan dompet kripto muncul sebagai pintu masuk aliran modal baru, mempersingkat jalur perdagangan tradisional. Persaingan yang lebih dalam terjadi antara stablecoin swasta (seperti yang digunakan NYSE) dan mata uang digital bank sentral (seperti digital yuan China) untuk mendominasi ekosistem moneter digital ini. Singkatnya, 2026 bisa menjadi tahun percabangan institusional. Tokenisasi bukan hanya tentang membawa saham ke chain, tetapi merekonfigurasi infrastruktur pasar secara fundamental—waktu, penyelesaian, dan struktur modal. Masa depan akan dimiliki oleh mereka yang menguasai logika协同 perdagangan, penyelesaian, dan modal.

marsbit03/04 07:01

Analisis Pengacara Web3: Masa Depan Tokenisasi Saham AS di Mana?

marsbit03/04 07:01

Seperti Apa Dunia Kerja Web3? Sebuah Observasi Sampel dari Bursa Terkemuka

Bagaimana dunia kerja Web3 sebenarnya? Artikel ini mengambil contoh Gate, salah satu platform perdagangan crypto terbesar global, untuk memberikan gambaran nyata melalui wawancara dengan karyawan dan analisis data. Didirikan pada 2013, Gate telah beroperasi secara remote dengan hampir 3000 karyawan di seluruh dunia. Lebih dari 66.7% perusahaan Web3 mendukung kerja remote, menawarkan fleksibilitas tinggi seperti yang dialami Olivia yang bisa berolahraga sebelum kerja jam 10. Namun, 40% pekerja khawatir dengan ketidakstabilan dan legitimasi perusahaan remote. Gate berfokus pada kepatuhan regulasi, dengan lisensi di Malta, Dubai, Jepang, dan lainnya, menarik talenta tradisional seperti Kevin Lee (mantan JPMorgan). Perusahaan ini memiliki tim berpendidikan tinggi (89.3% S1+, 22.3% S2+, 4.6% S3+) dan internasional. Meski gaji bulanan rata-rata Web3 (US$1,500-4,000) tidak selalu lebih dari tech tradisional, "arbitrase geografis" membuatnya menarik. Gate menawarkan tunjangan, bonus tahunan (rata-rata 2-6x gaji bulanan, hingga 20x untuk performa terbaik), dan insentif proyek. Terkait jam kerja, meski industri crypto berjalan 24/7, Gate tidak menerapkan "996". Budayanya berorientasi hasil dengan insentif untuk kontribusi ekstra, bukan sekadar jam kerja panjang. Perusahaan juga melakukan pertemuan offline untuk memperkuat tim. Tahun 2025, Gate merekrut 1000+ orang dengan tingkat turnover 5-10%, menunjukkan stabilitas. Menghadapi AI, CEO-nya menyoroti kebutuhan beradaptasi, tetapi Web3 justru berpotensi berkembang dengan integrasi AI. Kesimpulannya, sample Gate menunjukkan bahwa kerja di Web3 menawarkan fleksibilitas, peluang pertumbuhan, dan kompensasi kompetitif dengan budaya kerja yang dinamis namun terstruktur.

Odaily星球日报03/02 11:18

Seperti Apa Dunia Kerja Web3? Sebuah Observasi Sampel dari Bursa Terkemuka

Odaily星球日报03/02 11:18

活动图片