Game Blockchain Kalah dengan Realitas, Web3 Tidak Percaya Mimpi
Penurunan signifikan terjadi pada industri blockchain game (chain gaming) pada tahun 2025, dengan banyak proyek besar yang didanai jutaan dolar ditutup, seperti Pirate Nation, Ember Sword, Nyan Heroes, dan Wildcard. Presiden Solana Foundation, Lily Liu, bahkan menyatakan "blockchain game telah mati," didorong oleh kegagalan visi metaverse Meta yang menghabiskan $80 miliar.
Penyebab utama kegagalan ini adalah struktur modal yang didorong oleh investor, bukan pemain. Web3 game seringkali lebih fokus pada token dan imbalan finansial daripada pengalaman gameplay yang baik, sehingga menarik lebih banyak spekulan daripada gamer sejati. Laporan Blockchain Game Alliance (BGA) menunjukkan investasi turun drastis dari puncak $10 miliar (2022) menjadi hanya $293 juta, dengan 36% responden menganggap penipuan sebagai ancaman terbesar.
Namun, industri ini belum sepenuhnya mati. Banyak pengembang kini beralih ke pendekatan yang lebih berkelanjutan: menyembunyikan kompleksitas blockchain dari pemain, menggunakan stablecoin untuk pembayaran yang lebih stabil, memprioritaskan tingkat retensi pemain (D1, D7, D30) sebagai metrik utama, dan memanfaatkan AI untuk mengurangi biaya pengembangan. Fokusnya sekarang adalah menciptakan game yang bagus terlebih dahulu, baru kemudian mengintegrasikan teknologi blockchain di latar belakang untuk kepemilikan aset dan ekonomi yang terbuka.
marsbit03/31 13:30