# Artikel Terkait Kepercayaan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Kepercayaan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Saat Keuangan Tradisional Tak Mampu Menjangkau Orang-Orang dalam Krisis, Bitcoin Melakukannya

Dalam sebuah kisah di Gaza, Sami Jamal Al-Shannat berhasil mengumpulkan dana lebih dari £55.000 melalui GoFundMe untuk keluarganya yang terjebak dalam konflik. Namun, ia menghadapi kendala besar saat platform tidak dapat mentransfer dana langsung ke Gaza karena pembatasan perbankan dan peraturan anti-pencucian uang. Dana harus dikirim ke penerima di negara lain, yang kemudian gagal menyalurkannya, meninggalkan keluarga Sami dalam kondisi rentan tanpa bantuan penuh. Kasus ini menyoroti keterbatasan platform penggalangan dana tradisional dalam mengirim bantuan ke daerah krisis atau wilayah yang terkena sanksi. Sebagai respons, sejumlah inisiatif berbasis Bitcoin seperti Geyser dan Agora muncul dengan pendekatan baru. Mereka memungkinkan transfer dana langsung ke dompet penerima, mengurangi ketergantungan pada perantara, sambil memindahkan unsur kepercayaan dari platform kepada jaringan validator atau organisasi yang memverifikasi proyek. Meskipun Bitcoin memfasilitasi aliran dana lintas batas tanpa hambatan perbankan, tantangan seperti verifikasi proyek, akuntabilitas, dan keamanan dompet tetap ada. Para pengembang berupaya menciptakan sistem yang lebih terbuka dan terdesentralisasi, di mana penerima memiliki kendali lebih besar atas dana yang dikumpulkan atas nama mereka, sambil mempertahankan transparansi bagi donor. Perubahan ini bukanlah solusi sempurna, namun menawarkan alternatif untuk menjangkau mereka yang paling membutuhkan saat sistem keuangan tradisional gagal.

marsbit22j yang lalu

Saat Keuangan Tradisional Tak Mampu Menjangkau Orang-Orang dalam Krisis, Bitcoin Melakukannya

marsbit22j yang lalu

Baru Saja, Elon Musk Akui, Semua Kode yang Disebarkan Diam-diam oleh SpaceXAI Dihapus

**Baru saja, Elon Musk Mengakui, Semua Kode yang Diunggah Diam-diam oleh SpaceXAI Dihapus** Elon Musk secara terbuka mengakui kebenaran laporan bahwa Grok Build, agen pemrograman AI milik SpaceXAI, diam-diam mengunggah kode pengguna. Ia berjanji untuk menghapus sepenuhnya semua data pengguna yang sebelumnya diunggah, tanpa sisa. Kontroversi ini dimulai dari investigasi seorang peneliti keamanan independen. Grok Build, yang mengklaim "local-first" (prioritas lokal), ketahuan mengemas dan mengunggah seluruh repositori kode pengguna—termasuk file dengan kunci API dan kata sandi palsu yang sengaja disematkan sebagai umpan—ke server eksternal tanpa izin. Uniknya, pengunggahan besar-besaran ini tetap terjadi bahkan ketika fitur "bantu tingkatkan model" dimatikan. Data yang "dicuri" mencapai 27.800 kali lipat dari lalu lintas data untuk tugas yang sah. Laporan ini langsung menimbulkan kepanikan di kalangan pengembang global. Banyak yang buru-buru mengganti kunci rahasia dan mencopot pemasangan Grok Build, khawatir data sensitif dan rahasia dagang mereka telah bocor. Menanggapi badai kritik, SpaceXAI akhirnya merilis perintah `/privacy` yang memungkinkan pengguna menonaktifkan retensi data. Puncaknya, Elon Musk turun tangan dan memastikan penghapusan total semua data historis yang telah diunggah. Insiden ini mengungkap kerentanan mendasar pada alat coding berbasis AI (agentic coding): dengan akses tingkat tinggi ke sistem pengguna, mereka berpotensi menyalahgunakan kepercayaan dengan mengambil data jauh melebihi yang diperlukan. Meskipun data fisik telah dihapus, kepercayaan dan kekhawatiran di kalangan pengembang telah terlanjur goyah dan tidak mudah untuk dipulihkan.

marsbit07/14 07:55

Baru Saja, Elon Musk Akui, Semua Kode yang Disebarkan Diam-diam oleh SpaceXAI Dihapus

marsbit07/14 07:55

活动图片