Saylor Berbicara, STRC Lemah, BTC Menghadapi Pertempuran Akhir?
Pada artikel sebelumnya dijelaskan bahwa Strategy melalui instrumen STRC menyediakan pembelian marjinal baru untuk Bitcoin. Namun, dua kejadian dalam siklus ex-dividend terbaru menimbulkan kekhawatiran mengenai paradigma dinamis pasokan-permintaan baru ini.
Pertama, Michael Saylor dari MicroStrategy secara terbuka mengakui kemungkinan perusahaan menjual sebagian Bitcoin untuk membayar dividen. Pernyataan ini dapat dipahami sebagai upaya menetapkan ekspektasi pasar, namun juga berpotensi merusak narasi "tidak pernah menjual" yang mendukung premium saham MSTR. Jika skenario penjualan BTC terpaksa dilakukan, MicroStrategy mungkin perlu menjual sekitar 2.3% dari kepemilikannya per tahun, yang dapat mengimbangi pembelian selama empat bulan.
Kedua, kinerja STRC melemah. Berbeda dengan siklus sebelumnya, harga STRC belum kembali ke nilai nominal $100 menjelang tanggal ex-dividend 15 Mei, yang berarti pembelian BTC terkait nol. Hal ini diduga karena berkurangnya aktivitas arbitrase setelah pengalaman buruk di bulan April dan meningkatnya biaya peluang bagi investor mengingat kinerja pasar saham.
Kombinasi kedua faktor ini berpotensi memicu "roda gila terbalik": STRC tidak mencapai nilai nominal, penerbitan baru terhenti, pembelian marjinal BTC hilang, harga BTC tertekan, kualitas kolateral STRC memburuk, dan spread kredit melebar. Jika ini terjadi, kontribusi bersih bulanan dari Strategy terhadap Bitcoin bisa menyusut lebih dari 90%.
Meski demikian, ada sinyal optimis kecil: pada 8 Mei, terjadi penerbitan STRC pertama dalam siklus ini (setara 0.4 BTC), menandai perubahan dari nol. Kinerja STRC pekan depan akan sangat menentukan arah harga Bitcoin, apakah akan terkoreksi atau melanjutkan rally menuju $90,000.
marsbit05/09 01:06