"Dewa Saham" Trump: 3.642 Transaksi Terungkap, "Siklus Tertutup Sempurna" antara Kebijakan dan Portofolio
Tampaknya, Presiden Trump tidak hanya sibuk dengan urusan negara seperti Perang Iran dan perjanjian dagang, tetapi juga aktif melakukan 3.642 transaksi di pasar saham AS pada kuartal pertama, menurut pengungkapan yang baru dirilis. Transaksi ini legal dan dikelola oleh manajer akun untuknya.
Analisis terhadap transaksinya menunjukkan pergeseran dari saham teknologi besar seperti Microsoft dan Amazon ke rantai perangkat keras semikonduktor dan AI, termasuk NVIDIA, AMD, dan Dell. Pembelian saham Dell, misalnya, terjadi sebelum pujian publik Trump terhadap perusahaan tersebut, yang kemudian mendorong kenaikan harga saham.
Kasus Intel yang lebih kompleks menyoroti potensi konflik kepentingan. Pemerintah AS, di bawah kepemimpinan Trump, mengubah sebagian subsidi chip menjadi kepemilikan saham senilai $8,9 miliar, menjadikannya pemegang saham terbesar. Beberapa bulan kemudian, akun pribadi Trump juga membeli saham Intel. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang batasan antara kebijakan industri dan kepentingan keuangan pribadi.
Tidak seperti skandal perdagangan saham pejabat tradisional yang berfokus pada informasi orang dalam, situasi Trump menunjukkan 'lingkaran tertutup' yang problematis: keputusan kebijakannya dapat meningkatkan nilai portofolionya, dan kepentingan keuangannya pada suatu sektor dapat mempengaruhi arah kebijakannya. Sistem 'blind trust' yang biasa digunakan presiden untuk mencegah hal ini tidak diterapkan di sini. Pengungkapan transaksi, meski transparan secara teknis, tidak dapat mengatasi dilema mendasar ini, di mana kekuatan pembuat kebijakan dan insentif keuangan pribadi terjalin erat.
marsbit05/18 10:30