Lummis Peringatkan Regulasi Kripto di AS Masih Belum Sempurna, Sebab Perjuangan Pengesahan Undang-Undang CLARITY Alami Kebuntuan
Senator AS Cynthia Lummis memperingatkan bahwa regulasi kripto di AS masih belum sempurna, karena perjuangan untuk mengesahkan RUU CLARITY menemui jalan buntu. Pada 7 Agustus, Lummis menyatakan masih berkomitmen untuk memajukan RUU tersebut, meskipun kecewa dengan penundaan. Ia menekankan bahwa industri aset digital membutuhkan aturan federal yang jelas untuk beroperasi dan berkembang, serta pentingnya perlindungan konsumen dari penipuan.
RUU CLARITY Act bertujuan menciptakan kerangka regulasi komprehensif untuk aset digital, termasuk perlindungan dana nasabah jika terjadi kebangkrutan pertukaran. Meski telah disetujui oleh Komite Perbankan Senat pada 14 Mei dengan dukungan dua partai, pemungutan suara penuh ditunda hingga September setelah jeda Agustus. Lummis mengkhawatirkan penundaan lebih lanjut bisa memperpanjang proses hingga bertahun-tahun.
Sebelum penundaan, kerja legislatif terus berlanjut dengan dirilisnya teks revisi RUU pada 22 Juli. Lummis berjanji akan terus bekerja dengan koleganya untuk mendorong RUU ini, menekankan tiga prioritas: aturan yang jelas untuk bisnis kripto legal, perlindungan konsumen, dan alat bagi penegak hukum untuk memerangi aktivitas ilegal. Nasib RUU ini sekarang bergantung pada dukungan yang lebih luas di Kongres ketika Senat kembali bersidang.
cryptonews.ru08/08 15:00