Senat menunda pemungutan suara terhadap undang-undang CLARITY pada hari Senin; tersisa lima hari hingga batas waktu
Senat menunda pemungutan suara atas RUU CLARITY pada hari Senin; tersisa lima hari sebelum batas waktu. Agenda Senat tidak mencakup pemungutan suara atas RUU Pasar Aset Digital (Digital Asset Market Clarity Act) yang telah disetujui DPR. Senat memiliki waktu hingga Jumat sebelum masa reses Agustus untuk mengesahkan RUU ini.
Pemimpin Mayoritas Senat John Thune berniat membahas RUU ini sebelum reses, meskipun jadwal padat dan perdebatan internal tentang kewenangan penegakan hukum, DeFi, anti-pencucian uang, dan aturan stablecoin menghalangi penetapan tanggal pasti.
Mantan Menteri Pertahanan Mark Esper, yang kini berada di Dewan Penasihat Global Coinbase, menyebut RUU CLARITY sebagai imperatif keamanan nasional. Para pendukung berargumen bahwa regulasi yang jelas akan memperkuat keamanan nasional, sementara analisis dari pihak minoritas menyatakan RUU ini tidak menutup celah yang bisa dimanfaatkan penjahat.
Tekanan dari industri meningkat menjelang reses. Grayscale mendesak pemungutan suara sebelum reses, memperingatkan bahwa penundaan mengancam daya saing AS. Stand With Crypto melaporkan bahwa pendukung telah menghubungi legislator sebanyak satu juta kali. Galaxy Research menurunkan perkiraan peluang disahkannya RUU ini pada tahun 2026 dari 50% menjadi 30%.
Kekhawatiran lain muncul dari Jaksa Agung New York Letitia James, yang meminta Kongres memperkuat regulasi kripto, dengan menyatakan bahwa RUU CLARITY justru akan melemahkan penegakan hukum tingkat negara bagian terhadap penipuan aset digital.
Jika Senat tidak bertindak sebelum Jumat, pembahasan akan ditunda hingga 14 September, yang akan memasukkannya ke dalam jadwal sibuk menjelang pemilu paruh waktu dan berisiko membuat RUU ini tenggelam. Hal ini akan membuat perusahaan kripto terus beroperasi di bawah panduan terfragmentasi dari SEC dan CFTC selama berbulan-bulan lagi. Dukungan publik dari perusahaan seperti Strategy (Michael Saylor), Coinbase, dan Grayscale terus mendesak pengesahan, tetapi belum jelas apakah tekanan ini akan menghasilkan pemungutan suara sebelum batas waktu Jumat.
cryptonews.ru08/03 11:58