# Artikel Terkait Kebijakan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Kebijakan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Satu Gambar, Mengenang Manis Pahitnya Dunia Kripto 12 Bulan di Tahun Ini

Tahun 2025 menjadi tahun penuh gejolak bagi dunia kripto, dimulai dengan optimisme tinggi di Januari dengan lonjakan token AI seperti AI16Z dan memecoin politik $TRUMP yang mencapai $75. Namun, Februari membawa krisis: peretasan Bybit ($1.5 miliar ETH dicuri) dan scam token LIBRA yang merugikan investor. Maret diwarnai kebijakan pro-kripto Trump namun dibayangi panic tariff yang memicu crash meme coin. April dan Mei menjadi periode pemulihan dengan persetujuan ETF ETH, perdamaian dagang AS-China, dan Bitcoin capai rekor $110k. DAT (Digital Asset Treasury) narasi menguat seiring perusahaan seperti GameStop ikut beli crypto. Juni diramaikan IPO Circle ($CRCL) dan ledakan stablecoin seperti Plasma yang raise $10 miliar dalam 30 menit. Juli: GENIUS Act disahkan, BTC tembus $120k, tokenisasi saham tradisional meluas. Agustus: token exchange seperti OKB meroket 400% setelah burn supply. September: Fed turunkan suku bunga, Aster Protocol dan IPO crypto seperti Figure meramaikan pasar. Oktober berubah tragis dengan likuidasi $19 miliar dan BTC anjlok dari $126k, diikuti November kelam dimana BTC sentuh $80k dan DAT companies kolaps. Privasi coin seperti ZEC justru naik 1200%. Desember ditutup dengan pasar stagnan, penuh gossip dan penantian liquiditas kembali. Tahun ini mengajarkan betapa cepatnya narrative berubah, dari euphoria AI, politik, stablecoin, hingga jatuh oleh leverage dan regulasi. Semoga 2026 lebih baik.

marsbit12/23 08:03

Satu Gambar, Mengenang Manis Pahitnya Dunia Kripto 12 Bulan di Tahun Ini

marsbit12/23 08:03

"Kepala Sekolah yang Tegas" Bitcoin Akan Datang? Jika Dia Memimpin Fed, Pesta Kripto Mungkin Berakhir Tiba-tiba

Kevin Warsh, mantan gubernur Fed yang pernah bekerja di Morgan Stanley, kini menjadi kandidat kuat untuk memimpin bank sentral AS. Berbeda dengan kandidat lain seperti Kevin Hassett yang cenderung mendukung suku bunga rendah, Warsh dikenal sebagai "kepala sekolah yang tegas" dengan pendekatan kebijakan moneter yang lebih keras. Latar belakangnya di Wall Street memberinya pemahaman mendalam tentang likuiditas dan risiko sistemik. Ia mengkritik quantitative easing (QE) pasca-krisis 2008 sebagai distorsi pasar yang merugikan. Kebijakan andalannya adalah kombinasi pengetatan moneter agresif (quantitative tightening/QT) dengan penurunan suku hati-hati, bertujuan mengendalikan inflasi tanpa mematikan pertumbuhan ekonomi. Bagi pasar crypto, kebijakan Warsh bisa menjadi ujian berat. Sebagai aset berisiko tinggi, crypto sangat sensitif terhadap likuiditas global yang mungkin menyusut di bawah kepemimpinannya. Namun, ia bukan anti-crypto - sebagai mantan penasihat Bitwise dan investor di proyek stablecoin Basis, ia paham teknologi ini. Warsh cenderung mendorong regulasi ketat, terutama untuk stablecoin yang harus didukung 100% aset tradisional, sambil menolak CBDC retail demi privasi. Meski demikian, pengamat seperti Arthur Hayes mengingatkan bahwa presiden AS pada akhirnya akan menentukan kebijakan moneter. Jika Trump menuntut suku bunga rendah untuk pertumbuhan ekonomi, Warsh mungkin harus berkompromi. Masa depan crypto tak hanya bergantung pada siapa pemimpin Fed, tetapi juga pada dinamika politik yang lebih besar.

Odaily星球日报12/22 09:32

"Kepala Sekolah yang Tegas" Bitcoin Akan Datang? Jika Dia Memimpin Fed, Pesta Kripto Mungkin Berakhir Tiba-tiba

Odaily星球日报12/22 09:32

Pendiri IOSG: Bitcoin Mengalami Pergantian Bersejarah Besar, Optimis dengan Paruh Pertama 2026

Pendiri IOSG: Bitcoin Alami Pergantian Kepemilikan Bersejarah, Optimis pada Paruh Pertama 2026 Tahun 2025 menandai pergeseran paradigma fundamental pasar crypto dari spekulasi retail ke alokasi institusional. Data inti menunjukkan 24% aset BTC kini dipegang institusi, sementara partisipasi retail turun 66%. Meski harga BTC turun -5.4% dan ETH -12% sepanjang 2025, ini menyembunyikan realitas yang lebih dalam: BTC sempat mencetak ATH $126.080, dan ETF BTC mengalami inflow bersih $250 miliar dengan AUM mencapai $1.140-1.200 miliar. Pasar kini didominasi oleh investor institusi seperti BlackRock (pemegang 80.000 BTC), dana kekayaan sovereign, dan perusahaan treasury, bukan lagi retail. Pergeseran kekuasaan ini ditandai dengan tiga gelombang penjualan besar oleh long-term holder (LTH) sebanyak 1,4 juta BTC, yang berhasil diserap seluruhnya oleh pembeli institusi. Lingkungan kebijakan AS di bawah Trump juga sangat mendukung, dengan perintah eksekutif pro-crypto, kerangka regulasi stablecoin, dan potensi Strategic Bitcoin Reserve. Menjelang pemilu paruh waktu 2026, paruh pertama tahun diperkirakan menjadi "masa bulan madu" kebijakan dengan potensi kenaikan harga ke $120.000-$150.000, sementara paruh kedua akan menghadapi volatilitas tinggi akibat ketidakpastian politik. Intinya, 2025 bukanlah puncak siklus melainkan periode akumulasi institusional. Inilah transisi dari dunia lama (spekulasi retail) ke dunia baru (alokasi institusional), yang membangun fondasi untuk siklus pertumbuhan berikutnya.

marsbit12/22 07:29

Pendiri IOSG: Bitcoin Mengalami Pergantian Bersejarah Besar, Optimis dengan Paruh Pertama 2026

marsbit12/22 07:29

活动图片