# Artikel Terkait Kebijakan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Kebijakan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

"Kepala Sekolah yang Tegas" Bitcoin Akan Datang? Jika Dia Memimpin Fed, Pesta Kripto Mungkin Berakhir Tiba-tiba

Kevin Warsh, mantan gubernur Fed yang pernah bekerja di Morgan Stanley, kini menjadi kandidat kuat untuk memimpin bank sentral AS. Berbeda dengan kandidat lain seperti Kevin Hassett yang cenderung mendukung suku bunga rendah, Warsh dikenal sebagai "kepala sekolah yang tegas" dengan pendekatan kebijakan moneter yang lebih keras. Latar belakangnya di Wall Street memberinya pemahaman mendalam tentang likuiditas dan risiko sistemik. Ia mengkritik quantitative easing (QE) pasca-krisis 2008 sebagai distorsi pasar yang merugikan. Kebijakan andalannya adalah kombinasi pengetatan moneter agresif (quantitative tightening/QT) dengan penurunan suku hati-hati, bertujuan mengendalikan inflasi tanpa mematikan pertumbuhan ekonomi. Bagi pasar crypto, kebijakan Warsh bisa menjadi ujian berat. Sebagai aset berisiko tinggi, crypto sangat sensitif terhadap likuiditas global yang mungkin menyusut di bawah kepemimpinannya. Namun, ia bukan anti-crypto - sebagai mantan penasihat Bitwise dan investor di proyek stablecoin Basis, ia paham teknologi ini. Warsh cenderung mendorong regulasi ketat, terutama untuk stablecoin yang harus didukung 100% aset tradisional, sambil menolak CBDC retail demi privasi. Meski demikian, pengamat seperti Arthur Hayes mengingatkan bahwa presiden AS pada akhirnya akan menentukan kebijakan moneter. Jika Trump menuntut suku bunga rendah untuk pertumbuhan ekonomi, Warsh mungkin harus berkompromi. Masa depan crypto tak hanya bergantung pada siapa pemimpin Fed, tetapi juga pada dinamika politik yang lebih besar.

Odaily星球日报12/22 09:32

"Kepala Sekolah yang Tegas" Bitcoin Akan Datang? Jika Dia Memimpin Fed, Pesta Kripto Mungkin Berakhir Tiba-tiba

Odaily星球日报12/22 09:32

Pendiri IOSG: Bitcoin Mengalami Pergantian Bersejarah Besar, Optimis dengan Paruh Pertama 2026

Pendiri IOSG: Bitcoin Alami Pergantian Kepemilikan Bersejarah, Optimis pada Paruh Pertama 2026 Tahun 2025 menandai pergeseran paradigma fundamental pasar crypto dari spekulasi retail ke alokasi institusional. Data inti menunjukkan 24% aset BTC kini dipegang institusi, sementara partisipasi retail turun 66%. Meski harga BTC turun -5.4% dan ETH -12% sepanjang 2025, ini menyembunyikan realitas yang lebih dalam: BTC sempat mencetak ATH $126.080, dan ETF BTC mengalami inflow bersih $250 miliar dengan AUM mencapai $1.140-1.200 miliar. Pasar kini didominasi oleh investor institusi seperti BlackRock (pemegang 80.000 BTC), dana kekayaan sovereign, dan perusahaan treasury, bukan lagi retail. Pergeseran kekuasaan ini ditandai dengan tiga gelombang penjualan besar oleh long-term holder (LTH) sebanyak 1,4 juta BTC, yang berhasil diserap seluruhnya oleh pembeli institusi. Lingkungan kebijakan AS di bawah Trump juga sangat mendukung, dengan perintah eksekutif pro-crypto, kerangka regulasi stablecoin, dan potensi Strategic Bitcoin Reserve. Menjelang pemilu paruh waktu 2026, paruh pertama tahun diperkirakan menjadi "masa bulan madu" kebijakan dengan potensi kenaikan harga ke $120.000-$150.000, sementara paruh kedua akan menghadapi volatilitas tinggi akibat ketidakpastian politik. Intinya, 2025 bukanlah puncak siklus melainkan periode akumulasi institusional. Inilah transisi dari dunia lama (spekulasi retail) ke dunia baru (alokasi institusional), yang membangun fondasi untuk siklus pertumbuhan berikutnya.

marsbit12/22 07:29

Pendiri IOSG: Bitcoin Mengalami Pergantian Bersejarah Besar, Optimis dengan Paruh Pertama 2026

marsbit12/22 07:29

活动图片