Model Generatif Skala Besar Pertama dengan Fisika Sebagai Primitif Komputasi, Un-0 Telah Tiba, Dapat Mengurangi Konsumsi Energi AI 1000 Kali Lipat?
Model generasi skala besar pertama di dunia yang menggunakan fisika sebagai primitif komputasi, Un-0, telah hadir. Dikembangkan oleh Unconventional AI yang didirikan oleh Naveen Rao, mantan kepala AI Databricks, model ini bertujuan untuk mengatasi krisis energi yang membayangi perkembangan AI dengan target mengurangi konsumsi daya inferensi hingga 1000 kali lipat dibanding sistem saat ini.
Un-0 adalah model generasi gambar yang digerakkan oleh sistem "osilator terhubung analog", memanfaatkan dinamika alami sistem fisik (seperti perubahan fase osilator dari waktu ke waktu) untuk melakukan komputasi, bukan bergantung sepenuhnya pada komputasi digital GPU tradisional. Model ini dilatih pada dataset ImageNet 64x64 dan mencapai skor FID 6.74, yang kualitasnya sebanding dengan model generasi gambar arus utama di masa awal pengembangannya.
Cara kerjanya melibatkan ribuan osilator (dimodelkan sebagai Osilator Kuramoto) yang berinteraksi melalui kekuatan kopling yang dapat dipelajari. Untuk menghasilkan gambar, sistem diinisialisasi secara acak, kemudian diberi label kelas untuk memandu evolusinya. Sistem fisik dibiarkan berkembang secara alami, dan pada waktu tertentu (T), fase semua osilator direkam dan diterjemahkan menjadi piksel gambar melalui decoder tradisional yang ringan.
Meskipun kinerjanya belum menyaingi model generasi gambar tradisional terbaru seperti EDM, Un-0 membuktikan kelayakan menggunakan sistem dinamika fisik untuk tugas AI skala besar. Keberhasilannya membuka jalan bagi pengembangan perangkat keras komputasi non-tradisional yang jauh lebih efisien energi di masa depan, dengan memanfaatkan dimensi waktu dan menggabungkan komputasi serta memori dalam entitas fisik yang sama.
marsbit06/26 10:57