Laporan Keuangan Telegram Diumumkan: Pendapatan Utama Ternyata dari Jual Koin!
Menurut laporan keuangan yang diungkapkan oleh Financial Times, Telegram menghasilkan pendapatan US$870 juta pada paruh pertama 2025, meningkat 65% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, perusahaan mencatatkan kerugian bersih US$220 juta, terutama karena penurunan nilai Toncoin (TON) yang mereka pegang.
Dengan lebih dari 900 juta pengguna aktif bulanan, Telegram telah menjadi platform komunikasi utama dan infrastruktur informasi keuangan bagi industri crypto. Meskipun berencana untuk IPO, rencana ini tertunda karena investigasi hukum terhadap pendirinya, Pavel Durov, di Prancis.
Hubungan Telegram dengan TON sangat erat. Sekitar sepertiga dari pendapatan Telegram (US$300 juta) berasal dari perjanjian eksklusif dengan TON, termasuk dompet digital dan fitur pembayaran. Selain itu, Telegram telah menjual lebih dari US$450 juta TON sepanjang 2025, yang menyumbang sekitar 10% dari kapitalisasi pasar TON. Ini menjadikan penjualan token sebagai sumber pendapatan utama sekaligus menunjukkan peran Telegram sebagai penjual terbesar TON di pasar.
marsbit01/07 13:05