# Artikel Terkait Inovasi Keuangan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Inovasi Keuangan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Amerika Serikat Akhirnya Menyambut Kontrak Perpetual

Amerika Serikat akhirnya menyambut kontrak berjangka abadi (perpetual contracts/perp) setelah Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) menyetujui Kalshi untuk meluncurkan kontrak berjangka Bitcoin abadi pertama yang diatur pada 29 Mei. Kontrak abadi, yang tidak memiliki tanggal kedaluwarsa dan menggunakan mekanisme funding rate untuk mematok harga, telah mendominasi perdagangan derivatif kripto, dengan volume tahunan melebihi $90 triliun. Produk ini, dipelopori oleh BitMEX pada 2016, kini menjadi pusat penemuan harga di pasar kripto, di mana volume derivatif seringkali 10-15 kali lipat dari volume spot. Namun, institusi AS sebelumnya tidak dapat mengakses pasar global ini. Sekarang, meski diatur, platform seperti Kalshi dan Coinbase (via Deribit) hanya menawarkan leverage terbatas (~10x) dibandingkan leverage tinggi (50-100x) di platform luar negeri seperti Hyperliquid. Persetujuan CFTC justru mengukuhkan legitimasi model bisnis Hyperliquid, yang mencatat pendapatan $907 juta tanpa pengguna AS dan kini memperluas perdagangan ke aset seperti logam mulia, minyak, dan saham. Kontrak abadi berpotensi mengganggu produk derivatif tradisional karena efisiensi, biaya rendah, dan perdagangan 24/7-nya. Mereka menawarkan eksposur leverage berkelanjutan tanpa perlu perpanjangan kontrak, menarik bagi banyak pedagang. Sementara opsi dan futures tradisional tetap relevan untuk profil risiko tertentu, kontrak abadi menjadi pilihan unggul untuk perdagangan leverage arahional murni, menandai pergeseran signifikan dalam lanskap keuangan global.

marsbit06/10 08:48

Amerika Serikat Akhirnya Menyambut Kontrak Perpetual

marsbit06/10 08:48

Fu Peng Pidato Publik Pertama 2026: Apa Itu Aset Kripto? Mengapa Saya Bergabung dengan Industri Aset Kripto?

Fu Peng, seorang ekonom makro terkemuka dan Kepala Ekonom New Huo Group, menyampaikan pidato publik pertamanya pada tahun 2026 di Hong Kong Web3 Carnival. Ia menjelaskan mengapa ia bergabung dengan industri aset kripto dan bagaimana ia memandang aset kripto dalam konteks makroekonomi. Fu Peng menekankan bahwa kemajuan teknologi, seperti komputasi, data, kecerdasan buatan, dan blockchain, sedang membentuk kembali lanskap keuangan, mirip dengan revolusi FICC (Fixed Income, Currencies, and Commodities) pada 1980-an. Menurutnya, aset kripto kini memasuki fase matang dan akan terintegrasi penuh ke dalam portofolio aset keuangan tradisional, membentuk apa yang ia sebut "FICC + C" (C untuk Crypto). Ia mencontohkan bagaimana aset seperti komoditas dan mata uang awalnya dianggap spekulatif tetapi akhirnya diterima sebagai bagian dari kerangka investasi utama setelah regulasi dan standarisasi. Fu Peng percaya bahwa dengan disahkannya undang-undang stabilcoin dan aset digital pada 2025, aset kripto telah mencapai titik kematangan yang memungkinkan lembaga keuangan tradisional seperti Wall Street untuk berpartisipasi secara luas. Menurutnya, Bitcoin bukan sekadar "emas digital" tetapi aset yang memiliki fungsi penyimpan nilai dan dapat diperdagangkan secara finansial dalam skala besar. Ia menekankan bahwa era spekulasi awal telah berakhir, dan industri kini beralih ke fase yang lebih terstruktur, terdiversifikasi, dan sesuai regulasi.

marsbit04/23 06:21

Fu Peng Pidato Publik Pertama 2026: Apa Itu Aset Kripto? Mengapa Saya Bergabung dengan Industri Aset Kripto?

marsbit04/23 06:21

活动图片