# Artikel Terkait Evolusi

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Evolusi", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Tim Peneliti Zhejiang University Usulkan Jalur Baru: Ajarkan Cara Otak Manusia Memahami Dunia kepada AI

Tim peneliti Zhejiang University menerbitkan penelitian di Nature Communications yang menantang pandangan umum bahwa model AI yang lebih besar selalu lebih baik. Mereka menemukan bahwa meskipun model seperti SimCLR, CLIP, dan DINOv2 menjadi lebih baik dalam mengenali objek konkret saat parameternya ditambah (dari 22,06 juta menjadi 304,37 juta), kemampuan mereka untuk memahami konsep abstrak justru menurun (dari 54,37% menjadi 52,82%). Perbedaan utama terletak pada cara otak manusia dan AI mengorganisir konsep. Otak manusia secara alami membentuk hierarki kategori yang luas (seperti "hewan"), memungkinkan generalisasi dan adaptasi cepat ke objek baru. Sebaliknya, AI unggul dalam mengenali objek spesifik yang sering muncul dalam data tetapi kesulitan membentuk kategori abstrak yang stabil. Solusi tim adalah menggunakan sinyal otak manusia (aktivitas otak saat melihat gambar) sebagai pengawasan untuk mentransfer struktur konseptual manusia ke dalam model. Dalam eksperimen, pendekatan ini berhasil mengurangi jarak antara representasi model dan otak, meningkatkan kemampuan belajar model dengan data sedikit (*few-shot learning*) hingga 20,5%, dan mengungguli model yang jauh lebih besar dalam tugas klasifikasi abstrak. Penelitian ini menggeser fokus dari sekadar memperbesar model (*bigger is better*) ke membangun struktur kognitif yang lebih cerdas (*structured is smarter*), membuka jalan bagi AI yang memiliki kemampuan abstraksi, generalisasi, dan evolusi berkelanjutan seperti manusia, selaras dengan visi yang diusung oleh Neosoul.

marsbit04/05 04:43

Tim Peneliti Zhejiang University Usulkan Jalur Baru: Ajarkan Cara Otak Manusia Memahami Dunia kepada AI

marsbit04/05 04:43

Coinbase: Evolusi dari Proyek Pinggiran Menjadi Infrastruktur Keuangan Global

Coinbase, yang didirikan pada 2012 oleh Brian Armstrong, berevolusi dari proyek Y Combinator menjadi infrastruktur keuangan global dengan strategi unik: memprioritaskan kepatuhan regulasi di AS saat pesaing menghindarinya. Keputusan ini terbukti krusial setelah keruntuhan Mt. Gox, menjadikannya "safe haven" cryptocurrency. Perusahaan menghadapi konflik internal pada 2020, termasuk pemecatan 5% karyawan yang menentang kebijakan "non-politik" dan tuduhan diskriminasi rasial. Coinbase juga terlibat dalam kasus insider trading pertama di industri crypto, yang memicu gugatan SEC. Pada 2024, Coinbase meluncurkan serangan balik melalui lobi politik agresif, menggelontorkan $119 juta untuk mempengaruhi pemilu AS dan menggulingkan senator anti-crypto. Strategi ini berhasil meredakan tekanan regulasi. Model bisnisnya bertransformasi dari ketergantungan pada komisi transaksi (96% pendapatan 2020) ke layanan berlangganan dan custodial, termasuk penerbitan USDC dan dominasi 85% pasar custodial ETF Bitcoin AS. Coinbase juga mengembangkan Base, jaringan Layer 2 tanpa token native, dan berambisi menjadi "super app" Web3. Namun, dominasinya menimbulkan risiko sistemik, termasuk konsentrasi custodial dan potensi tantangan dari raksasa keuangan tradisional seperti Fidelity. Pada 2026, Coinbase tidak hanya menjadi bursa, tetapi penjaga gerbang dunia on-chain dan infrastruktur keuangan global, dengan tantangan baru dalam mengelola tanggung jawab sistemiknya.

marsbit01/19 06:36

Coinbase: Evolusi dari Proyek Pinggiran Menjadi Infrastruktur Keuangan Global

marsbit01/19 06:36

Mitos 70 Juta Dolar Runtuh: Bagaimana NFT Beralih dari Lelang ke Rak Walmart

Ringkasan: Mitos $69,3 Juta NFT Runtuh, Beralih dari Lelang ke Rak Walmart Pasar NFT mengalami penurunan signifikan dalam lima tahun terakhir. Setelah karya seniman digital Beeple terjual seharga $69,3 juta di Christie's pada 2021, pasar NFT memasuki masa keemasan. Namun, pada 2025, pasar mengalami penurunan drastis: total penjualan turun 37% menjadi $5,63 miliar, dan市值 turun 86% dari puncaknya. Harga rata-rata NFT anjlok, dan proyek-proyek top seperti CryptoPunks dan BAYC kehilangan lebih dari 80% nilainya. Platform utama seperti OpenSea dan Blur juga terdampak, dengan pendapatan dan harga token mereka merosot. OpenSea beralih menjadi pusat perdagangan aset digital dan fisik yang lebih luas, sementara yang lain seperti X2Y2 tutup. Namun, beberapa proyek berhasil beradaptasi. Pudgy Penguins menjadi contoh sukses dengan mentransformasi IP digitalnya menjadi mainan fisik yang dijual di Walmart dan Target, menghasilkan pendapatan tahunan sekitar $50 juta. Pendekatan berbasis merek dan utilitas, bukan spekulasi, terbukti berkelanjutan. NFT juga menemukan peran barunya sebagai alat verifikasi dan kepemilikan untuk aset dunia nyata (RWA), seperti kartu koleksi fisik di Courtyard.io dan tiket Piala Dunia FIFA 2026 untuk memerangi scalper. Kesimpulannya, meskipun pasar spekulatif NFT mungkin telah mati, teknologi dasarnya berevolusi menjadi lapisan pembuktian kepemilikan yang berguna dalam merek, aset fisik, dan skenario fungsional, menandai kelahiran kembali yang lebih realistis dan berkelanjutan.

比推01/06 13:27

Mitos 70 Juta Dolar Runtuh: Bagaimana NFT Beralih dari Lelang ke Rak Walmart

比推01/06 13:27

活动图片