Ingin Manfaatkan Robinhood Chain? Proyek-Proyek Ekosistem Mana yang Layak Diperhatikan?
**Ingin Manfaat dari Airdrop Robinhood Chain? Proyek-Proyek Ekosistem Ini Perlu Diperhatikan**
Robinhood Chain, Layer 2 inti Robinhood, dengan cepat membangun ekosistem lengkap yang mencakup token saham, RWA, perdagangan perpetual, dan spot. Pada 2 Juli 2026, jaringan ini meluncurkan mainnet sekaligus kampanye pembebasan biaya Gas selama 90 hari. Dalam 4 hari, TVL ekosistemnya mencapai sekitar $76,73 juta.
Artikel ini menyoroti beberapa proyek utama di ekosistem Robinhood Chain yang menawarkan peluang potensial:
1. **Arcus**: DEX untuk token saham dan crypto yang dibangun bersama oleh dYdX Labs dan Robinhood Crypto, berfokus pada spot dan perpetual. Token Arcus rencananya akan didistribusikan kepada komunitas dYdX.
2. **Lighter**: DEX terdesentralisasi berbasis ZK untuk perdagangan perpetual dan spot. Platform ini menawarkan program rewards senilai $11 juta dalam token LIT untuk pengguna yang bertransaksi.
3. **Morpho**: Digunakan dalam produk Robinhood Earn, yang memungkinkan pengguna AS meminjamkan stablecoin USDG untuk mendapatkan imbal hasil. USDG ini dialokasikan di pasar Morpho.
4. **Rialto**: Platform perdagangan spot on-chain yang mendukung crypto, saham, ETF, dan komoditas, termasuk lebih dari 90 token saham Robinhood.
5. **Arrakis**: Protokol market maker on-chain non-kustodial untuk penerbit token, membantu mengelola likuiditas di DEX.
6. **Meridian**: Platform pasar prediksi dan kontrak perpetual yang berfokus pada RWA, menggunakan USDe sebagai aset penyelesaian.
7. **Native**: Sistem penemuan harga dan eksekusi on-chain yang baru saja diterapkan di Robinhood Chain.
Catatan penting: Artikel ini bukan saran investasi. Selalu lakukan penelitian sendiri (DYOR) dan evaluasi toleransi risiko sebelum berinteraksi dengan proyek-proyek ini.
Foresight News2 hari yang lalu 06:49