# Artikel Terkait DeFi

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "DeFi", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Kepala Petugas Investasi Arca: Bagaimana Menilai Token Ketika Protokol Mulai Menghasilkan Uang?

Investor utama Arca, Jeff Dorman, membahas bagaimana token harus dinilai ketika protokol crypto mulai menghasilkan keuntungan nyata. Artikel ini menyoroti bahwa meskipun banyak protokol seperti Hyperliquid (HYPE), Aave (AAVE), dan Aerodrome (AERO) kini menghasilkan pendapatan dari pengguna nyata, hal itu tidak serta-merta memberi nilai pada token. Berbeda dengan pemegang saham yang memiliki klaim hukum atas laba perusahaan, pemegang token seringkali tidak memiliki mekanisme yang jelas untuk menangkap nilai ekonomi yang diciptakan protokol. Dorman menekankan bahwa kunci penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang token adalah adanya aliran kas eksternal dari aktivitas bisnis riil yang pada akhirnya mengalir kembali kepada mereka. Mekanisme seperti pembelian kembali token (buyback) adalah salah satu cara langsung untuk menghubungkan kesuksesan protokol dengan nilai token. Namun, protokol yang masih dalam tahap pertumbuhan tinggi mungkin lebih tepat menginvestasikan kembali labanya untuk peluang ekspansi. Artikel ini berargumen bahwa diskon valuasi yang signifikan untuk aset crypto dibandingkan perusahaan publik tradisional mungkin mulai menyempit. Ketika lebih banyak protokol membangun hubungan yang transparan dan dapat dipercaya antara pendapatan mereka dan nilai token—dan ketika investor semakin yakin pada mekanisme ini—kelipatan valuasi (valuation multiples) dapat meningkat. Pada akhirnya, investasi crypto mulai bergerak menuju analisis fundamental: menilai pertumbuhan pendapatan, margin keuntungan, keunggulan kompetitif, dan efisiensi alokasi modal, dengan keyakinan bahwa keuntungan akan dibagikan kepada pemegang token.

marsbit08/20 12:40

Kepala Petugas Investasi Arca: Bagaimana Menilai Token Ketika Protokol Mulai Menghasilkan Uang?

marsbit08/20 12:40

Pasar Pinjaman Konsumen Triliunan Dolar, Pemain Kunci Absen

Pasar kredit konsumen global bernilai lebih dari 20 triliun dolar AS, tetapi penetrasi aset ini ke dalam ekosistem blockchain (RWA - Real World Assets) masih rendah. Beberapa proyek seperti Pharos, Huma Finance dengan Tala, dan Figure mulai menguji cara membawa pinjaman konsumen, terutama dari pasar berkembang, ke dalam format digital di blockchain. Inti tantangannya bukan sekadar mencatat aset di rantai (on-chain), melainkan bagaimana mengemas ribuan pinjaman kecil dengan risiko kredit beragam menjadi produk standar yang dapat dinilai, diperingkat, dan didistribusikan kepada investor institusional. Proyek-proyek ini umumnya mengandalkan infrastruktur blockchain untuk distribusi modal dan pencatatan, menggunakan stablecoin seperti USDC. Namun, lapisan kunci yang masih kurang adalah kemampuan pasar modal tradisional dalam *structuring*, analisis kredit, peringkat, dan distribusi institusional. Figure menunjukkan jalan dengan memperoleh peringkat AAA dari S&P dan Moody's untuk transaksi sekuritisasinya, membuktikan bahwa aset *on-chain* dapat memenuhi standar keuangan tradisional. Sebaliknya, pengalaman Goldfinch yang mengalami kredit macet menegaskan bahwa transparansi blockchain tidak dapat menggantikan kemampuan manajemen risiko kredit di dunia nyata. Peluang besar terletak pada kemampuan menyambungkan penyedia aset (lembaga keuangan konsumen) dengan modal digital (*on-chain*) melalui jembatan keahlian pasar modal yang matang. Inilah yang akan menentukan apakah RWA kredit konsumen dapat berkembang dari skala percobaan menjadi kelas aset institusional yang signifikan.

marsbit08/20 00:59

Pasar Pinjaman Konsumen Triliunan Dolar, Pemain Kunci Absen

marsbit08/20 00:59

Robinhood CEO: Gelombang Tokenisasi Saham AS Melanda, Jangan Biarkan Amerika Tertinggal oleh Zaman

CEO Robinhood, Vlad Tenev, menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) berada di tahap awal siklus super tokenisasi aset global yang akan membentuk ulang sistem keuangan. Robinhood telah meluncurkan Robinhood Chain, blockchain publik pertama yang dirancang khusus untuk aset dunia nyata (RWA) dengan token saham inti, memungkinkan pengguna di lebih dari 120 negara berinvestasi dalam 200+ saham AS yang didukung 1:1 oleh saham dasar. Namun, token saham ini belum tersedia di AS sendiri. Tenev mengadvokasi tokenisasi sebagai jalan optimal untuk memodernisasi sistem keuangan AS, memberikan tiga keuntungan utama bagi investor lokal: 1. **Penyelesaian Real-Time**: Mengurangi risiko sistemik dengan menyelesaikan transaksi, kliring, dan transfer aset secara instan di blockchain, mencegah krisis seperti GameStop. 2. **Perdagangan 24/7 Native**: Memungkinkan perdagangan non-stop, memberikan alat manajemen risiko bagi investor ritel terhadap pergerakan pasar di luar jam perdagangan tradisional. 3. **Kontrol & Portabilitas Aset yang Lebih Besar**: Memungkinkan transfer aset secara global dalam hitungan detik, meningkatkan persaingan antar platform dan membuka penggunaan baru di ekosistem DeFi melalui penjagaan mandiri. Untuk mewujudkan manfaat ini di AS, modernisasi kerangka peraturan diperlukan agar sesuai dengan infrastruktur baru, sambil tetap mempertahankan perlindungan investor. Tokenisasi saham yang tercatat di bursa hanyalah awal dan dapat membuka jalan untuk aset lain seperti ekuitas perusahaan privat. Tenev menekankan bahwa investor AS seharusnya tidak ditinggalkan dalam inovasi yang didorong oleh perusahaan AS dan dibangun di sekitar aset AS.

marsbit08/19 09:32

Robinhood CEO: Gelombang Tokenisasi Saham AS Melanda, Jangan Biarkan Amerika Tertinggal oleh Zaman

marsbit08/19 09:32

CEO Robinhood Ungkap Tiga Keunggulan Saham Tokenisasi bagi Investor Amerika

CEO Robinhood, Vlad Tenev, menyatakan Amerika Serikat harus mengizinkan perdagangan saham yang ditokenisasi di dalam negeri. Ia percaya model ini dapat menawarkan tiga keunggulan utama bagi investor AS: 1. **Penyelesaian transaksi lebih cepat:** Saham token dapat ditransfer dan diselesaikan hampir secara real-time, mengurangi risiko dan kebutuhan modal yang besar bagi broker. 2. **Perdagangan 24/7:** Berbeda dengan pasar saham tradisional, aset token dapat diperdagangkan 24 jam sehari, 7 hari seminggu, memungkinkan respons terhadap peristiwa di luar jam pasar. 3. **Kontrol dan mobilitas aset yang lebih besar:** Token dapat dipindahkan antar platform dan disimpan di dompet kripto pribadi, meningkatkan kompetisi antar layanan keuangan dan memberi kendali lebih kepada pengguna. Tenev menekankan bahwa tokenisasi bukan sekadar memindahkan saham ke blockchain, tetapi membangun kembali infrastruktur kepemilikan aset agar dapat berpindah secepat informasi di internet. Ia juga menyoroti potensi integrasi dengan keuangan terdesentralisasi (DeFi), seperti penggunaan saham token sebagai jaminan untuk pinjaman. Namun, hambatan utama di AS adalah regulasi dan infrastruktur pasar modal yang sudah ketinggalan zaman. Tenev mendesak regulator untuk memodernisasi aturan dengan tetap mempertahankan perlindungan investor. Ia memperingatkan bahwa tanpa perubahan, AS bisa tertinggal sementara negara lain membangun masa depan kepemilikan aset berbasis blockchain. Tokenisasi saham publik dianggap sebagai langkah pertama menuju tokenisasi aset yang lebih luas, termasuk saham perusahaan privat.

cryptonews.ru08/19 08:51

CEO Robinhood Ungkap Tiga Keunggulan Saham Tokenisasi bagi Investor Amerika

cryptonews.ru08/19 08:51

Kepala Investasi Bitwise: Tiga Kesalahpahaman Umum yang Dimiliki Investor Crypto Saat Ini

**Matt Hougan, CIO Bitwise, Mengidentifikasi 3 Kesalahan Persepsi Umum Investor Kripto** Investor seringkali tertinggal dalam memahami realitas pesatnya evolusi ekosistem kripto. Ada tiga kesalahan persepsi utama yang menciptakan peluang bagi mereka yang melihatnya. **1. Meremehkan Skala Pasar Sasaran:** Banyak investor melihat aplikasi seperti Uniswap hanya sebagai alat untuk perdagangan aset kripto (pasar ~$2 triliun). Mereka gagal melihat potensinya yang jauh lebih besar saat tokenisasi merambah ke semua kelas aset tradisional seperti saham ($150T) dan obligasi ($350T). Pasar potensialnya bisa puluhan hingga ratusan kali lebih besar. **2. Meremehkan Daya Saing Proyek Asli Kripto:** Ada anggapan bahwa raksasa keuangan tradisional (seperti PayPal atau Fidelity) akan dengan mudah mendominasi sektor kripto. Kenyataannya, platform asli kripto seperti Tether, Circle, dan Coinbase sering kali mempertahankan kepemimpinan pasar karena kecepatan iterasi, fokus, dan kepercayaan yang telah dibangun di dalam komunitas. Kepercayaan di dunia kripto lebih penting daripada sekadar nama besar tradisional. **3. Meremehkan Volume Transaksi Masa Depan:** Evaluasi blockchain sering didasarkan pada data saat ini (misal, jam perdagangan saham tradisional). Dengan tokenisasi dan perdagangan 24/7, ditambah potensi perdagangan otomatis oleh agen AI di masa depan, volume transaksi di rantai bisa melonjak 10x, 50x, bahkan 100x. Ini akan mendorong pendapatan signifikan bagi blockchain dan aplikasi yang memfasilitasinya. Intinya, kecepatan perubahan industri kripto melampaui kecepatan pembaruan pola pikir tradisional. Celah antara keduanya adalah sumber peluang investasi yang besar.

marsbit08/19 08:09

Kepala Investasi Bitwise: Tiga Kesalahpahaman Umum yang Dimiliki Investor Crypto Saat Ini

marsbit08/19 08:09

活动图片