# Artikel Terkait Tembaga

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Tembaga", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Gangguan di Selat Hormuz: Permainan 'Penjualan Safe Haven' Logam vs 'Guncangan Pasokan'

Analisis JPM tentang dampak potensial gangguan pelayaran di Selat Hormuz pada logam utama menyoroti ketegangan antara "penjualan safe-haven" dan "guncangan pasokan". **Emas:** Jangka pendek tertekan oleh aksi jual semua aset (termasuk emas) saat volatilitas tinggi (VIX >30), dengan rata-rata return negatif. Namun, penjualan panik ini biasanya berlangsung 10-15 hari, diikuti pemulihan. Jangka panjang sangat bullish jika gangguan energi terus berlanjut, memicu inflasi tinggi dan resesi, memaksa The Fed melonggarkan kebijakan (stagflasi + pemotongan suku bunga). **Aluminium:** Pilihan long paling kuat. Gangguan di Selat Hormuz memutus rantai pasokan bahan baku (alumina) dan ekspor. Penutupan pabrik seperti Qatalum hingga 40% sudah terjadi, dan stok bahan baku hanya bertahan 30-50 hari. Pengumuman pengurangan produksi lebih luas diperkirakan dalam beberapa minggu, mendorong harga menuju $4.000/ton. **Tembaga & Nikel:** Sama-sama berisiko dari terganggunya pasokan belerang (50% pasokan global dari Timur Tengah), bahan kunci untuk asam sulfat dalam proses produksinya. * **Tembaga:** Berisiko memengaruhi ~7% pasokan global dari DR Kongo. Namun, ada buffer 4-6 bulan sebelum pasokan benar-benar terganggu. Resiko pertama justru penurunan harga karena ekspektasi resesi makro. * **Nikel:** ~12% pasokan global nikel HPAL dari Indonesia (80% bergantung pada belerang Timur Tengah) berisiko dengan buffer lebih pendek (~1 bulan). Posisinya antara aluminium (bullish) dan tembaga (bearish), dengan penjualan makro tetap menjadi risiko utama. Kesimpulan: Aluminium adalah pilihan long utama. Emas berpotensi turun lebih dahulu sebelum akhirnya rally kuat dalam skenario stagflasi. Tembaga dan nikel menghadapi risiko pasokan tetapi dengan dampak berurutan: tekanan jual makro lebih dulu, baru kemudian guncangan pasokan jika penutupan selat berlangsung sangat lama.

marsbit03/17 13:53

Gangguan di Selat Hormuz: Permainan 'Penjualan Safe Haven' Logam vs 'Guncangan Pasokan'

marsbit03/17 13:53

活动图片