Penambang Bitcoin Mulai Menyerah, Tapi Saham Mereka Malah Meroket
Penambang Bitcoin Menyerah, Namun Saham Mereka Melonjak. Hashrate Bitcoin telah menurun selama berbulan-bulan, dan kesulitan penambangan juga baru saja mencatat salah satu penurunan terbesar. Biasanya, ini adalah cerita sederhana: penambang mematikan mesin karena tidak menguntungkan. Namun, kali ini, saham perusahaan penambang publik justru mengalami salah satu performa terkuat dalam beberapa tahun terakhir, sementara harga BTC sendiri tertekan. Setiap penurunan hashrate yang lebih lama dari ini dalam sejarah Bitcoin dapat dihitung dengan jari. Kesulitan penambangan telah turun 19.9% dari puncaknya, salah satu penurunan terdalam sejak dominasi ASIC.
Alasan di balik kenaikan saham perusahaan tambang adalah narasi AI. Aset-aset ini kini lebih banyak bergerak seiring dengan sektor AI daripada dengan Bitcoin itu sendiri. Sementara itu, pendapatan penambang dari blok reward (subsidi) dalam denominasi BTC mencapai rekor terendah baru. Subsidi blok berkurang setengah setiap empat tahun, dan logika bahwa kenaikan harga akan mengimbangi pengurangan ini masih bertahan sejauh ini, dengan metrik Puell Multiple saat ini sekitar 0.75.
Jawaban jangka panjang selalu adalah biaya transaksi (fee), yang suatu hari nanti harus sepenuhnya mendanai keamanan jaringan. Namun, realitanya masih sangat jauh. Rata-rata harian fee selama 28 hari terakhir bahkan tidak cukup untuk menutupi subsidi satu blok, sementara jaringan menghasilkan sekitar 144 blok per hari. Bentuk "penyerahan diri" penambang kali ini berbeda dari siklus sebelumnya. Penambang telah menemukan penggunaan perangkat keras yang lebih menguntungkan, sementara harga BTC turun, subsidi menyusut, dan pendapatan dari fee stagnan. Masalah yang perlu diselesaikan seringkali baru ditangani secara serius selama pasar bearish.
marsbit08/03 02:12