Investigasi Bombshell The New York Times Kembali Membuat Misteri Identitas Satoshi Nakamoto, Adam Back Membantah Klarifikasi Cepat Setelah Dituding
Ringkasan: Investigasi New York Times Menunjuk Adam Back sebagai Satoshi Nakamoto, Tapi Dia Membantah
Identitas Satoshi Nakamoto, pencipta Bitcoin, tetap menjadi misteri besar. Sebuah investigasi mendalam oleh *The New York Times* yang dilakukan selama lebih dari setahun oleh jurnalis pemenang Pulitzer, John Carreyrou, menunjuk CEO Blockstream, Adam Back, sebagai kandidat Satoshi yang paling kuat.
Investigasi ini didasarkan pada analisis:
- **Gaya Penulisan:** Kemiripan dalam pemilihan kata, tata bahasa, dan penggunaan istilah teknis yang langka antara tulisan Back dan Satoshi.
- **Konsep Teknis:** Back adalah pencipta Hashcash, mekanisme yang digunakan Bitcoin untuk penambangan. Dia juga telah mengusulkan ide sistem uang elektronik terdesentralisasi pada tahun 1990-an yang sangat mirip dengan Bitcoin.
- **Latar Belakang:** Back adalah anggota inti dari gerakan cypherpunk dan berasal dari Inggris, yang sesuai dengan petunjuk di blok pertama Bitcoin.
- **Garis Waktu:** Aktivitas Back dinilai tidak konsisten dan dia dianggap menghindari pertanyaan kunci selama wawancara.
Namun, Adam Back dengan cepat membantah klaim tersebut. Dia menyatakan bahwa kemiripan itu adalah kebetulan dan bias statistik karena dia sangat aktif dalam diskusi uang elektronik sejak awal. Dia menegaskan bahwa status anonim Satoshi Nakamoto adalah hal yang baik untuk Bitcoin.
Komunitas kripto juga meragukan temuan ini. Beberapa pengembang inti Bitcoin mengkritik bukti yang dianggap lemah, sementara yang lain menunjuk pada perbedaan dalam pemrograman dan filosofi antara Back dan Satoshi. Beberapa "pengakuan" palsu dari orang lain di masa lalu juga membuat komunitas sangat skeptis terhadap klaim identitas Satoshi tanpa bukti kriptografis yang kuat, seperti tanda tangan dari kunci pribadi asli Satoshi.
marsbit04/09 10:39