Aset kripto terkemuka, Bitcoin, berjuang menemukan arah pergerakan di sekitar level $64.000 di tengah ketidakpastian kebijakan moneter AS dan risiko geopolitik di Timur Tengah yang masih berlangsung.
Saat harga $BTC terus berfluktuasi dalam kisaran sempit, perhatian di pasar kripto beralih ke kontrak opsi dengan volume perdagangan besar yang kedaluwarsa hari ini.
Opsi-opsi ini sangat penting karena jatuh tempo pada Jumat terakhir baik dalam minggu maupun bulan tersebut.
Menurut data mingguan, opsi kripto senilai sekitar $9,7 miliar akan kedaluwarsa pada tanggal 31 Juli di bursa derivatif Deribit.
Menurut data Deribit, nilai opsi Bitcoin yang akan kedaluwarsa mencapai $9,69 miliar, sementara opsi Ethereum mencapai $830 juta.
Dengan demikian, rasio Put/Call untuk opsi $BTC adalah 0,28, titik rugi maksimum adalah $64.000, dan nilai intrinsiknya adalah $9,69 miliar.
Untuk Ethereum, opsi $ETH memiliki rasio Put/Call 0,63, level stop-loss maksimum di $1.850, dan nilai nominal $830 juta.
Apa Arti Opsi bagi Bitcoin dan Ethereum?
Rasio opsi Put dan Call sebesar 0,28 untuk Bitcoin dan 0,63 untuk Ethereum menunjukkan bahwa investor secara keseluruhan bertaruh pada imbal hasil yang lebih tinggi dan mengharapkan tren naik.
Dalam kasus $BTC, ini menunjukkan bahwa sebagian besar investor mengharapkan kenaikan harga, atau ekspektasi bullish mendominasi. Rasio rendah, seperti 0,28, menunjukkan pandangan pasar yang optimis (bullish).
Sebaliknya, meskipun opsi Call masih mendominasi untuk $ETH, ini menunjukkan bahwa investor lebih berhati-hati dibandingkan dengan Bitcoin. Namun, menurut para ahli, rasio Put/Call dan tanggal kedaluwarsa opsi tidak dianggap sebagai satu-satunya faktor penentu penetapan harga. Peristiwa makroekonomi dan sentimen investor juga terus memainkan peran penting dalam penetapan harga.
*Ini bukan rekomendasi investasi.
end-content






