Dari 'ETF Keberuntungan Nasional' hingga 'Juli Berdarah', Bagaimana Krisis Leverage Pasar Saham Korea Dilepaskan?
Penulis: Jae, PANews
Pada pertengahan Juli, pasar modal Korea Selatan dilanda badai deleverage besar-besaran. Dalam 9 hari perdagangan, ETF berleveraj berbasis saham individu seperti Samsung Electronics dan SK Hynix mengalami kerugian mengambang lebih dari 59,5 miliar USD, dengan investor ritel menanggung 60% dari eksposur tersebut.
Data menunjukkan, kerugian investor ritel akibat perdagangan berleveraj tinggi mencapai 1,45 miliar USD dalam sebulan terakhir. Lebih dari 1,2 juta akun berleveraj ritel menerima panggilan margin, dan 460.000 akun dilikuidasi paksa—62% di antaranya adalah investor berusia 20-30 tahun, dengan banyak yang kehilangan seluruh modal bahkan berutang.
Puncak likuidasi terjadi pada 13 Juli, dengan total likuidasi harian mencetak rekor tertinggi tahun ini sebesar 232 juta USD. Indeks KOSPI anjlok hampir 9%, memicu circuit breaker ke-7 tahun ini, sementara saham SK Hynix jatuh lebih dari 15%.
Krisis diperparah oleh mekanisme rebalancing harian dalam ETF berleveraj, yang mempercepat aksi jual. Di luar pasar, kebijakan batas keras pertumbuhan kredit rumah tangga sebesar 1,5% membuat bank kekurangan kuota pinjaman, sehingga investor kesulitan menambah dana saat pasar turun. Bank Sentral Korea justru menaikkan suku bunga pada 16 Juli, semakin memperketat likuiditas dan memicu penurunan lebih dalam.
Menanggapi krisis, Presiden Lee Jae-myung turun tangan. Regulator mengeluarkan tujuh langkah darurat, termasuk moratorium penerbitan ETF berleveraj saham individu baru, pembatasan pembelian untuk investor yang ada, dan pengetatan persyaratan kelayakan investor. Langkah-langkah ini bertujuan mendinginkan spekulasi dengan memotong aliran dana baru, alih-alih melikuidasi posisi yang ada secara paksa.
Namun, risiko tetap mengancam dengan saldo pembiayaan kredit di pasar saham Korea yang masih mencapai sekitar 235,5 miliar USD. Krisis ini menjadi pelajaran keras tentang bahaya leverage yang tidak terkendali bagi investor ritel.
marsbit2j yang lalu