2026-06-18 Kamis

Berita Kripto - Halaman 225

Tetap selangkah lebih maju di pasar kripto. Berita real-time, wawasan, harga, cerita yang sedang tren, dan analisis ahli—semuanya di satu tempat.

Artikel Baru Arthur Hayes: Sekarang Adalah Waktu "Tanpa Transaksi"

Artikel Arthur Hayes berjudul "Sekarang Adalah Waktu 'No-Trade'" menganalisis kondisi pasar saat ini yang ia sebut sebagai "zona tanpa transaksi". Hayes berpendapat bahwa pasar tidak sedang tidak pasti, tetapi terjebak dalam kondisi unik akibat kombinasi guncangan deflasioner dari AI dan ketegangan geopolitik. Dua faktor utama menciptakan "zona mati" ini: pertama, penyebaran cepat AI otonom yang mengancam lapangan kerja pekerja pengetahuan di ekonomi Barat, memicu potensi keruntuhan deflasioner. Kedua, perang yang dipicu AS terhadap Iran yang mengacaukan aliran komoditas melalui Selat Hormuz. Hayes menguraikan tiga skenario utama: 1. **Kembali ke Normal:** Perang berakhir cepat, tetapi dampak deflasioner AI tetap berlanjut, menggerogoti kemampuan membayar utang konsumen dan mengancam sistem perbankan. 2. **Pos Bayaran Teheran:** Iran membatasi lalu lintas di Selat Hormuz dan memungut biaya "jalan tol" yang dibayar dalam yuan atau emas. Ini akan memicu penjualan aset dolar AS untuk membeli emas, kemudian menukarnya menjadi yuan, melemahkan status dolar sebagai mata uang cadangan. 3. **Empire Strikes Back:** AS menghancurkan kemampuan Iran untuk mengganggu jalur pelayaran, tetapi berisiko memicu konflik yang lebih luas yang dapat melumpuhkan produksi energi global. Dalam semua skenario, Hayes berargumen bahwa harga Bitcoin tidak ditentukan oleh suku bunga (harga uang), tetapi oleh jumlah persediaan uang (kuantitas uang). Dia percaya bahwa bank sentral akhirnya akan "mencetak uang" (memperluas persediaan uang) untuk menanggapi gejolak, yang pada akhirnya akan menguntungkan aset dengan pasokan tetap seperti Bitcoin. Kesimpulannya, Hayes memilih untuk menunggu sinyal yang jelas – seperti volatilitas tinggi yang memicu cetakan uang – sebelum melakukan transaksi besar. Untuk saat ini, dia lebih memilih untuk tidak melakukan apa-apa, hanya menambah eksposur sedikit ke emas dan token $HYPE, sambil menunggu kejelasan dari ketegangan geopolitik dan dampak ekonomi dari AI.

marsbit04/20 00:28

Artikel Baru Arthur Hayes: Sekarang Adalah Waktu "Tanpa Transaksi"

marsbit04/20 00:28

Semakin Sering Diperbarui, Claude Code dan Codex Semakin Mirip

Pembaruan yang sering membuat Claude Code dan Codex semakin mirip. OpenAI dan Anthropic, dengan model GPT-5.4-Cyber dan Claude Mythos, kini bersaing ketat dengan strategi yang hampir identik. Dua alat pemrograman AI andalan mereka, Codex dan Claude Code, yang awalnya memiliki pendekatan berbeda, kini semakin konvergen dalam fitur dan kemampuan. Awalnya, Codex fokus pada kecepatan dan interaksi ringan, sementara Claude Code dirancang untuk menangani tugas kompleks dengan konteks besar. Namun, keduanya kini mengadopsi solusi serupa untuk masalah teknis seperti isolasi konteks untuk sub-tugas tertentu. Ekosistem open source, seperti framework OpenClaw, telah mendorong standarisasi, meruntuhkan tembok eksklusivitas dan memaksa kedua raksasa AI ini untuk beradaptasi pada standar yang sama. Akibatnya, persaingan beralih ke detail pengalaman pengguna dan strategi penetapan harga. Meski kemampuannya semakin mirip, perbedaan halus tetap ada. Pengalaman pengguna menunjukkan Claude Code kadang lebih cepat tetapi kurang hati-hati, berpotensi meninggalkan "utang teknis". Sementara Codex, meski lebih lambat, dianggap lebih teliti dan mandiri. Pada akhirnya, ini bukan lagi perlombaan teknologi murni, melainkan pertempuran ekosistem, harga, dan kebiasaan pengguna. Bagi developer, nilai tambah manusia terletak pada kemampuan mendefinisikan masalah dan visi arsitektur sistem, bukan sekadar kecepatan menyelesaikan kode.

marsbit04/20 00:00

Semakin Sering Diperbarui, Claude Code dan Codex Semakin Mirip

marsbit04/20 00:00

活动图片