Pendapat Para Ahli Terbagi Mengenai Keputusan Mendatang tentang Suku Bunga dari Fed
Pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal Reserve (FOMC) pada 29 Juli 2026 sangat dinantikan untuk keputusan suku bunga. Menurut perkiraan CME, kemungkinan kenaikan suku bunga 0,25% adalah lebih dari 33%, sementara skenario pelonggaran kebijakan bahkan tidak dipertimbangkan. Pada pertemuan sebelumnya, suku bunga dipertahankan pada 3,5%-3,75%. Ketua Fed Kevin Warsh menegaskan kemandirian Fed dan bahwa keputusan akan didasarkan pada data, bukan permintaan politik.
Pandangan para ahli terbagi. Beberapa, seperti Neil Datta dari Renaissance Macro, mendukung pengetatan sekarang, dengan alasan inflasi rendah saat ini mungkin tidak bertahan, didorong oleh permintaan AI yang tinggi, ketegangan geopolitik yang mendongkrak harga minyak, dan kebijakan tarif yang masih ketat. Ahli seperti Luke Kawa dan Jim Bianco juga melihat tekanan untuk menaikkan suku bunga, dengan Bianco memperkirakan pengetatan yang lebih pasti pada September.
Di sisi lain, ekonom seperti James Knightly dari ING percaya Fed akan mempertahankan suku bunga saat ini pada Juli, merujuk pada inflasi Juni yang lebih lemah dan pasar tenaga kerja yang melunak. Mereka melihat kebutuhan mendesak untuk menaikkan suku bunga belum ada, meski pengetatan mungkin terjadi kemudian. Jajak pendapat Reuters di antara 104 ahli juga menunjukkan mayoritas mengharapkan suku bunga tidak berubah, dengan beberapa ahli menduga Warsh mungkin menunda keputusan sulit.
Baik keputusan mempertahankan maupun menaikkan suku bunga berpotensi berdampak negatif pada aset berisiko tinggi, termasuk Bitcoin. Probabilitas menurut CME saat ini adalah 66,3% untuk suku bunga tetap dan 33,7% untuk kenaikan.
cryptonews.ru49m yang lalu