涨幅惊人、交易额超无聊猿的NFT新项目DigiDaigaku是什么来头?

老雅痞Dipublikasikan tanggal 2022-08-11Terakhir diperbarui pada 2022-08-11

Abstrak

DigiDaigaku作为一个Freemint项目,短期内的表现大家都有目共睹,然而网络上的信息少之又少,那么这个项目究竟是什么来头?本文带你扒一扒。

DigiDaigaku作为一个Freemint项目,短期内的表现大家都有目共睹,然而网络上的信息少之又少,那么这个项目究竟是什么来头?本文带你扒一扒。

市场现状

目前的NFT市场可以说是“完美”承袭了当下加密市场的整体态势,即一潭死水。甚至在消极层面更加有过之而无不及(源于NFT市场薄弱蝉翼的基础设施建设)。

这绝非无的放矢,仅从Opensea的Top collections over last 24 hours榜单中我们就可以管中窥豹。

该榜单罗列了近期较有热度的15个项目。从最新的榜单我们可以发现,大多数都是老面孔或者老面孔的衍生品,陌生的面孔和字眼屈指可数。这不仅意味着项目方缺乏推陈出新的动力,还意味着投资者对于层出不穷的NFT项目已经几乎没了fomo的激情。

而这种情绪不仅存在于NFT市场,GameFi、DeFi、公链尽皆如此。可以说除了ETH2.0给二级市场带来的一波“小牛市”之外,整个加密市场都不约而同陷入了“沉默”。

不过不论市场多么糟糕,总会有些项目逆势上扬、脱颖而出(就像六月份的哥布林)。

而时至今日,Opensea Top collections over last 24 hours榜单中的某些项目无疑就是值得关注的。就比如位列榜单第四位的DigiDaigaku。

作为一个仅开放一天的项目,DigiDaigaku无疑完成了一项壮举,其地板价仅用一天就从free mint时期的gas成本(约为0.003ETH)到达最高的2.45个ETH(即便此刻也有1.55个ETH),这意味着它在一日之内就完成了将近千倍的收益。

前文我们已经介绍了当下NFT市场的萧条现状,因此我们不免会心生疑问:在整体颓败的现状之下,究竟是什么推动了这个“新人”NFT的价格攀升呢?而接下来我们就将一起讨论讨论这个问题。

“令人不解”的DigiDaigaku

按照研究NFT项目的一般流程,我们理应先去官网和社媒查询官方披露的相关信息,然后再结合相关数据进行分析。但这个流程似乎不太能适用于DigiDaigaku,因为其存在时间太短,且披露信息太少。

进入DigiDaigaku的官网,我们可以发现,除了free mint结束的通告以及项目本身和项目团队的推特之外没有任何有用信息。

而进入项目官方推特之后,我们将会发现仅有一条推文,且除了一个表情之外再无任何文字说明。

涨幅惊人、交易额超无聊猿的NFT新项目DigiDaigaku是什么来头?

探索至此,已经开始令人感到头大。官方信息的匮乏不说,作为一个仅开放一天的项目,其数据也是相当匮乏的,且能反映的问题相当有限。

但头大的同时,我也隐隐产生一丝预感:在相对萧条冷静的市场氛围之下,一个信息如此匮乏,社区建设也亟需打磨的新生项目在一日之内完成近千倍的涨幅明显是反直觉的。一切的矛头似乎都指向了其团队背景。

“王炸”般的资方阵容

DigiDaigaku背后的团队为Limit Break,该团队虽然也是个新生团队,但其两位创始人Gabriel Leydon和halbertnakagawa却都是行业大拿,他们都是知名游戏开发商Machine Zone的核心成员。

Machine Zone是一家知名游戏开发商,成立于2008年,该公司最初名为Addmired,2012年更名为Machine Zone,其总部位于加利福尼亚州帕洛阿尔托。Machine Zone以其MMO策略游戏Game of War: Fire Age和Mobile Strike而闻名,这两款游戏同时跻身与收入最高的手机游戏前十之列。在2015年时,MZ公司的估值就达到了60亿美元,是世界上最为著名的移动游戏开发商之一。

Limit Break的两位创始人Gabriel Leydon和halbertnakagawa分别是Machine Zone的CEO和联合创始人。这意味着Limit Break自出生起就背靠大树。

除此之外,Limit Break的资方阵容更是王炸一般的豪华。据Gabriel Leydon发推称,Limit Break的初始启动资金主要来自于Paradigm、FTX、Coinbase、Yield Guild Games、Sfermion、Standard Crypto、Buckley Ventures、Genblock Capital等业界著名机构。

值得一提的是,该项目相当受到Paradigm的重视。Paradigm自2018年成立至今,参与了许多项目的成长,其中最著名的一些投资包括FTX、Coinbase、BlockFi、Maker、Uniswap和Sky Mavis等。从其官网收录的投资项目来看,主要包括加密货币金融公司、NFT游戏、数字货币交易所、加密货币金融公司、加密货币数据平台等赛道。

从2018年成立至今,Paradigm一直以成为加密货币企业家和社区最早和最有帮助的合作伙伴为使命。因此,在商业模式的选择上,Paradigm投资组合中的大多数仍是那些全新范式的创意类项目。而从赛道来看,它的投资布局主要集中于在DeFi和基础设施领域。

2021年,随着NFT、元宇宙概念的爆火,Paradigm的投资组合逐渐倾向于NFT、元宇宙和游戏领域。而受加密市场整体发展趋势的影响,Paradigm对加密工具板块也开始着手布局,包括数据分析平台、开源项目等。在此期间,Paradigm领投了自动化税务平台TaxBit、区块链数据分析公司Chainalysis、人工智能驱动的NFT游戏ArenaX Labs、科幻类NFT纸牌游戏Osmosis等。

而在2022年过去的半年中, Paradigm的投资重心则明显着重于web3应用,尤其是GameFi。

定位为Web3游戏公司的Limit Break无疑是个相当合Paradigm胃口的公司;更何况Limit Break背后还站着Machine Zone这个庞然大物,强强联手的局面自然是喜闻乐见。

团队的强大外加诸多大机构的注资无疑为Limit Break和DigiDaigaku提供了强有力的背书和活力。这也就是DigiDaigaku大获成功的原因之一(成功仅指项目目前为止的暴涨)。

但仅以此作为DigiDaigaku此次千倍暴涨的全部解释似乎还显得过于单薄,那接下来就让我们探讨一下此次暴涨的其他原因。

暴涨背后

目前,市场的低迷的确是不争的事实,但物极必反,用户在长期低迷的市场氛围之下,会积攒起强烈的踏空情绪,尤其是在当前以太坊带动的二级市场相对活跃的背景之下,这种情绪会愈演愈烈。同时,这种踏空情绪就是fomo情绪的基础和前身。

但矛盾的是,即便有了情绪的积淀,市场的情形仍不容乐观。理智告诉人们,投资仍不能贸然进行,此时失败的概率是极大的。因而,fomo情绪只得被暂时压制下来。

但假如有一种投资方式几乎不存在成本呢?Free mint似乎恰好切中了人们的痛点。

所谓free mint是指NFT的铸造本身不需要任何费用,用户只需要支付Gas费即可。排除Gas费过高的极端情况,对于用户而言,free mint几乎是零成本的。这意味着用户即便押宝失败也几乎不会受到损失。而在free mint的模式之下,用户可以真正实现“理智”的fomo。

而DigiDaigaku就是在fomo情绪堆积的关口以free mint敲开了用户的心门,再加上其强大的团队和豪华的资方,最终造就了熊市一天千倍的奇观。

这或许也能带给我们一些启发。从之前的研究来看,大量机构已经蠢蠢欲动,而市场的情绪也逐渐烘托到位,即便真正的牛市可能还比较遥远,但接下来紧接以太坊带飞的二级市场,NFT市场是否也能以free mint为起点开启一轮小牛呢?这个问题的答案目前还不得而知,但大家可以尝试独立思考一下,毕竟free mint也意味着试错成本将是相对较低的。

Bacaan Terkait

Tiga Tahun Menunda Pembaruan, Artikel Panjang Terbaru Alumni Peking University, Weng Li, Viral

Tiga tahun setelah menunda, mantan Wakil Presiden OpenAI Lilian Weng menerbitkan artikel panjang berjudul "Scaling Laws, Carefully" yang memicu perbincangan luas. Artikel tersebut mengkritisi dan menganalisis kelemahan mendasar dari Hukum Skala (Scaling Laws), yang selama lima tahun menjadi dasar investasi miliaran dolar di industri AI. Inti artikel menyoroti beberapa poin krusial: pertama, terdapat perbedaan signifikan antara kesimpulan OpenAI dan DeepMind mengenai alokasi anggaran komputasi untuk model versus data, yang ternyata bersumber dari perbedaan metode penghitungan parameter dan skala eksperimen. Kedua, bahkan formula DeepMind yang dianggap lebih akurat ternyata mengandung bug dalam fungsi loss, di mana optimizer berhenti terlalu dini. Ketiga, Hukum Skala klasik mengasumsikan pasokan data tak terbatas, sementara kenyataannya data teks berkualitas tinggi akan segera habis, sehingga mendorong industri beralih ke pembelajaran penguatan, komputasi saat pengujian, dan data sintetis. Weng juga menekankan bahwa ekstrapolasi kurva dari model kecil untuk memprediksi model besar sangat rentan kesalahan. Ia menyertakan simulator interaktif dalam blognya untuk menunjukkan betapa rapuhnya prediksi tersebut. Artikel ini menyimpulkan bahwa era ketergantungan semata pada "penskalaan buta" sudah berakhir, dan masa depan AI bergantung pada pemahaman dan penanganan detail yang lebih tepat terhadap prinsip-prinsip fundamental ini.

marsbit47m yang lalu

Tiga Tahun Menunda Pembaruan, Artikel Panjang Terbaru Alumni Peking University, Weng Li, Viral

marsbit47m yang lalu

Stablecoin Menjadi Tantangan Kebijakan Berikutnya bagi Fed Versi Wash

Gubernur The Fed Christopher Waller, dalam konferensi tentang peran dolar AS internasional pada 22 Juni, memasukkan stablecoin ke dalam agenda penelitian bank sentral. Ini menandai pergeseran perspektif: stablecoin seperti USDT dan USDC tidak lagi sekadar alat perdagangan kripto, tetapi kini dipandang sebagai saluran transmisi kebijakan dolar yang memengaruhi likuiditas global, pendanaan bank, dan permintaan aset aman jangka pendek seperti Treasury Bills. Dengan total kapitalisasi pasar USDT mendekati $186 miliar dan USDC sekitar $74 miliar, skala dan volume perdagangannya yang tinggi menarik perhatian pembuat kebijakan. Pertumbuhan stablecoin dapat memengaruhi sistem keuangan melalui beberapa saluran: apakah mengurangi deposit bank domestik, menambah permintaan dolar dari luar negeri, atau mengubah dinamika pasar aset pendukung (seperti cadangan dalam treasury jangka pendek atau dana pasar uang). Penelitian dari The Fed dan BIS menunjukkan bahwa arus masuk stablecoin berpotensi menekan imbal hasil Treasury jangka pendek, dan dalam skala besar atau kondisi tekanan pasar, aktivitas penebusan dapat mentransmisikan gejolak ke perbankan dan implementasi kebijakan moneter. Bank-bank besar mulai merespons dengan mengembangkan mata uang bank komersial ter-tokenisasi untuk mempertahankan likuiditas dalam sistem. Intinya, ketika stablecoin tumbuh cukup besar dan terhubung erat dengan infrastruktur dolar, ia berubah dari aset privat menjadi saluran dolar publik dengan konsekuensi kebijakan. Agenda penelitian The Fed kini fokus pada apakah pertumbuhan ini didorong oleh permintaan dolar luar negeri (memperkuat dominasi dolar) atau substitusi deposit domestik, serta ketahanan mekanisme cadangan dan penebusan.

marsbit50m yang lalu

Stablecoin Menjadi Tantangan Kebijakan Berikutnya bagi Fed Versi Wash

marsbit50m yang lalu

Setelah Membakar $90 Miliar, Zuckerberg Memutuskan Membuka Kasino yang Tidak Bisa Berjudi

Penulis: Max.s Seseorang yang telah rugi $900 miliar, memutuskan untuk membuat proyek di mana pengguna tidak menggunakan uang sungguhan. Menurut New York Times, Mark Zuckerberg memimpin pengembangan aplikasi pasar prediksi "Arena" - pengguna dapat bertaruh pada hasil pemilu, olahraga, atau peristiwa internasional, tetapi hanya menggunakan poin (seperti "kacang hijau" dalam permainan), bukan uang seperti dolar atau USDC. **Pelajaran dari $900 Miliar?** Sejak 2021, Meta (dulunya Facebook) telah menghabiskan hampir $900 miliar untuk Reality Labs guna membangun metaverse, dengan hasil yang mengecewakan (seperti Horizon Worlds). Sementara kerugian masih berlanjut, Zuckerberg justru membuat "lubang baru". **Dari "Mengubah Dunia" ke "Meniru Pekerjaan Orang Lain"** Ini bukan pertama kalinya Meta mencoba pasar prediksi (aplikasi "Forecast" 2020 gagal). Kini, saat pasar prediksi seperti Polymarket dan Kalshi tumbuh pesat (nilai perdagangan $1300 miliar pada 2026), Meta datang. Pola ini mirip dengan cara Meta meniru fitur Snapchat (Stories), TikTok (Reels), dan Twitter (Threads). **Jiwa Pasar Prediksi Adalah "Uang Sungguhan"** Pasar prediksi akurat karena peserta bertaruh dengan uang mereka sendiri. Rasa sakit akibat kerugian membuat orang berpikir serius. Prediksi tanpa uang sungguhan hanyalah voting, dan internet sudah penuh dengan voting yang tidak akurat. Arena menggunakan poin kemungkinan besar untuk menghindari regulasi ketat (seperti tuntutan insider trading CFTC terhadap Polymarket). Tanpa uang sungguhan, Arena seperti "restoran mewah yang menyajikan hidangan dari udara". **"Uji Coba" Termahal** Meta, yang telah membakar $900 miliar di metaverse, kini membuat "mainan sosial" tanpa risiko keuangan. Pelajaran dari metaverse seharusnya adalah biaya menciptakan jalur baru itu sangat tinggi, tetapi tanggapan Zuckerberg tampaknya adalah meniru jalur yang sudah ada orang lain. Masalahnya, kesuksesan platform lain dibangun di atas taruhan uang sungguhan dan perjuangan hukum bertahun-tahun untuk memperoleh lisensi, sesuatu yang tidak dapat disalin hanya dengan banyaknya pengguna. Dengan 3,56 miliar pengguna harian, jika prediksi berbasis poin di Arena tidak akurat, pengguna akan bosan, dan proyek ini mungkin akan dihentikan seperti pendahulunya (Forecast). **Mungkin Zuckerberg Tidak Peduli Akurasi Prediksi** Mungkin Arena tidak dimaksudkan sebagai pasar prediksi sungguhan. Tujuannya adalah menjadi platform sosial untuk peristiwa terkini: pengguna datang untuk melihat pendapat orang, berdebat dengan teman, dan memamerkan "skor prediksi". Pada dasarnya mirip berdebat di media sosial, tetapi dengan sistem skor. Dalam logika ini, poin bukanlah kelemahan, melainkan desain yang disengaja. Uang sungguhan justru akan menakut-nakuti pengguna biasa. Yang dibutuhkan Meta adalah waktu pengguna, bukan kedalaman finansial. Jika jalan ini berhasil, Kalshi dan Polymarket justru bisa diuntungkan karena Meta memperkenalkan konsep "prediksi" kepada miliaran orang, dan sebagian kecil dari mereka mungkin beralih ke platform berlisensi untuk sensasi bertaruh dengan uang sungguhan. Pertanyaannya: Apakah Zuckerberg akhirnya menjadi lebih bijak, atau hanya mengulangi kegagalan dengan cara yang lebih murah?

marsbit1j yang lalu

Setelah Membakar $90 Miliar, Zuckerberg Memutuskan Membuka Kasino yang Tidak Bisa Berjudi

marsbit1j yang lalu

Melonjak 380%, IPO Triliunan Shenzhen Berhasil Tercatat

**HKC Terdaftar di Bursa: Saham Melonjak 380%, Valuasi Capai Rp 3.500 Triliun** HKC (HKC Corporation) resmi melantai di Papan Utama Bursa Efek Shenzhen pada 26 Juni, dengan harga IPO Rp 10,12 per saham. Sahamnya langsung melonjak 400% pada pembukaan, mendorong valuasi perusahaan sempat menyentuh Rp 5.000 triliun sebelum akhirnya stabil di sekitar Rp 3.500 triliun. Perjalanan HKC dimulai dari Huaqiangbei, Shenzhen, pada 1997 oleh pendirinya Wang Zhiyong. Dari perakitan monitor, perusahaan berkembang menjadi pemain global di industri panel display. Kunci pertumbuhannya adalah peralihan dari manufaktur perangkat akhir ke produksi panel inti (semikonduktor display) mulai 2014, dengan membangun pabrik generasi tinggi di Chongqing, Chuzhou, Mianyang, dan Changsha. Menurut data, pada 2024, HKC menempati peringkat ketiga dunia untuk luas pengiriman panel TV, keempat untuk panel monitor, dan ketiga untuk panel smartphone. Pendanaan untuk ekspansi berat ini melibatkan banyak modal negara (BUMD) dari berbagai wilayah seperti Chongqing, Mianyang, Guizhou, dan Chuzhou, yang melihat HKC sebagai katalis untuk rantai industri lokal. Investor strategis seperti BOE juga hadir dalam daftar pemegang saham. Kesuksesan HKC mencerminkan tren Shenzhen dalam melahirkan raksasa industri dari kedalaman rantai pasok, tidak hanya di display tetapi juga di bidang seperti robotika (Lembah Robot Shenzhen) dan chip penyimpanan ("Lima Macan Penyimpanan" dengan valuasi kolektif triliunan). Shenzhen terus memperdalam peta industri teknologi kerasnya, menanam benih bagi calon perusahaan bernilai triliunan berikutnya.

marsbit1j yang lalu

Melonjak 380%, IPO Triliunan Shenzhen Berhasil Tercatat

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片