Кыргызстан запустил национальный стейблкоин USDKG и отключил майнинг-фермы

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-11-16Terakhir diperbarui pada 2025-11-16

Власти Кыргызстана объявили о выпуске собственного стейблкоина USDKG, обеспеченного государственными резервами, и одновременно о полном прекращении работы майнинг-ферм на территории страны. Эти шаги отражают новый вектор государственной цифровой политики, направленной на развитие регулируемого рынка цифровых активов и снижение нагрузки на энергетическую систему.

Национальный стейблкоин USDKG

Согласно материалу Yahoo Finance, Центральный банк Кыргызстана официально запустил USDKG — национальный стейблкоин, привязанный к доллару США. Общий объем выпуска составил около 50 миллионов токенов, а обеспечение осуществляется в национальных и валютных резервах государства.

USDKG создан для использования в расчетах внутри страны, а также для трансграничных платежей между финансовыми организациями и государственными учреждениями. Ожидается, что внедрение цифровой валюты упростит доступ к финансовым услугам, повысит прозрачность платежей и создаст основу для дальнейшего внедрения цифровых финансовых инструментов.

Проект реализуется в рамках государственной программы «Цифровой Кыргызстан», целью которой является интеграция современных финтех-решений в национальную экономику.

Отключение майнинг-ферм

Одновременно с запуском стейблкоина правительство объявило о полном отключении электроэнергии и интернета для всех майнинг-ферм.
Решение принято на фоне дефицита энергоресурсов, который усугубился в последние годы из-за роста нелегального майнинга. По данным Минэнерго, незаконные майнеры создают перегрузку в энергосетях, что приводит к перебоям в снабжении регионов.

Власти заявили, что будут проводить масштабные проверки и ликвидацию незаконных майнинговых площадок. Законопроект, предусматривающий уголовную ответственность за несанкционированное использование электроэнергии для майнинга, находится в стадии утверждения.

Баланс между цифровыми инновациями и контролем

Одновременный запуск стейблкоина и блокировка майнинга отражают двойственную стратегию Кыргызстана:

  • поддержка цифровых финансов, которые могут принести прозрачность и новые источники инвестиций;

  • жесткое регулирование энергопотребления и криптодеятельности, не соответствующей национальным приоритетам.

Таким образом, власти страны стремятся перейти от неуправляемого крипторынка к модели, в которой цифровые активы используются под контролем государства и интегрируются в финансовую систему.

Введение USDKG может стать шагом к созданию цифрового тенгри — эквивалента суверенной цифровой валюты (CBDC), если Центральный банк решит развивать инфраструктуру блокчейна для государственных расчетов.
С другой стороны, запрет на майнинг приведет к оттоку оборудования и операторов в соседние страны, такие как Казахстан или Узбекистан, где действуют более либеральные правила.

Эксперты считают, что при успешной реализации проект USDKG может послужить моделью для других государств Центральной Азии, которые ищут баланс между инновациями и энергетической стабильностью.

Кыргызстан сделал значительный шаг в сторону цифровизации финансов, запустив собственный стейблкоин и начав очищение энергетического сектора от майнинга. Эти меры подчеркивают стремление страны интегрировать цифровые активы в официальную экономику при сохранении контроля и устойчивости инфраструктуры.

Bacaan Terkait

Claude dan Codex yang Kamu Pakai Setiap Hari, Di Dalam Meta Dilarang Dipakai Sembarangan

Meta, perusahaan induk Facebook, telah memberlakukan pembatasan internal ketat terhadap penggunaan alat bantu pemrograman AI dari pihak ketiga, Claude Code (Anthropic) dan Codex (OpenAI), sejak Mei 2024. Meski merupakan salah satu klien terbesar dan sangat bergantung pada alat-alat ini, Meta khawatir output yang dihasilkan dapat menyusup ke dalam data pelatihan untuk pengembangan asisten pemrograman AI internal mereka sendiri, MetaCode (awalnya DevMate). Proses ini, yang dikenal sebagai "distilasi," dapat menyebabkan model internal mereka secara tidak sengaja mempelajari kemampuan dan standar penilaian dari model pesaing, sehingga mengaburkan asal-usul kemampuan mereka yang sebenarnya. Pembatasan internal Meta berfokus pada mencegah AI eksternal terlibat dalam penulisan kode inti, pembuatan soal uji, atau penilaian untuk proyek MetaCode. AI masih diizinkan untuk tugas-tugas pendukung seperti menyusun alur kerja atau mengatur kode, tetapi semua outputnya harus ditinjau oleh manusia. Langkah ini dimaksudkan untuk menjaga kemurnian data pelatihan dan menghindari potensi pelanggaran terhadap ketentuan layanan penyedia model, yang sering melarang penggunaan output mereka untuk membangun produk pesaing. Tindakan Meta menyoroti dilema yang dihadapi seluruh industri AI: bagaimana menyeimbangkan manfaat menggunakan model AI yang kuat dengan risiko ketergantungan dan distilasi yang tidak jelas. Ini juga mencerminkan tekanan finansial, karena Meta berupaya mengurangi tagihan AI internal yang mencapai miliaran dolar dengan beralih ke solusi internal. Pada akhirnya, kebijakan ini bagaikan "peta berjalan di atas tali" yang menunjukkan tantangan dalam membangun AI yang benar-benar orisinal di era di mana AI semakin sering digunakan untuk menciptakan AI lainnya.

marsbit17m yang lalu

Claude dan Codex yang Kamu Pakai Setiap Hari, Di Dalam Meta Dilarang Dipakai Sembarangan

marsbit17m yang lalu

Mengapa Hari Ini Kita Membutuhkan Pandangan Konten AI?

Terkait kontroversi etis di industri hiburan global terkait konten AI, seperti proyek animasi AI Amazon yang dibatalkan, dan kemunculan film panjang AI pertama yang lolos sensor di Tiongkok, AI telah mencapai tonggak sejarah baru dalam produksi konten. Namun, kemajuan ini juga memicu perdebatan sengit, terutama mengenai penggantian aktor manusia dan kualitas artistik. Industri menghadapi dilema "pertarungan internal": di satu sisi, AI tak terhindarkan dalam produksi film, menawarkan efisiensi biaya dan kemungkinan kreatif baru. Di sisi lain, kekhawatiran mendalam muncul karena AI mulai memasuki ranah "makanan budaya utama" seperti film dan drama panjang, yang secara tradisional membutuhkan kedalaman emosional dan partisipasi manusia. Artikel ini membedakan antara "makanan budaya cepat saji" (seperti video pendek dan drama mikro) yang cocok dengan logika produksi AI—narasifragmen, kebutuhan emosi dangkal, dan model bisnis gratis—dan "makanan budaya utama" (seperti film dan serial TV) yang membutuhkan keterlibatan manusia yang lebih dalam. AI saat ini lebih mampu dalam yang pertama, tetapi masuknya AI ke dalam yang terakhir menantang keunikan manusia dalam hal kreativitas, pengalaman hidup, dan pertukaran emosi. Nilai manusia dalam penciptaan konten dianggap tak tergantikan dalam tiga aspek: kapasitas inovasi (AI cenderung menghasilkan konten homogen, bukan terobosan), hasil kerja keras (proses pembuatan yang panjang menambah nilai persepsi), dan pengalaman hidup serta ekspresi pribadi. Namun, perkembangan konten AI menghadapi risiko "melampaui batas": keunggulan biaya dapat mempersempit ruang kreasi manusia dan menimbulkan masalah plagiarisme; ledakan produksi dapat menyebabkan banjir konten berkualitas rendah yang mendorong keluar karya bagus; dan peningkatan efisiensi memindahkan risiko ke depan dalam proses produksi, menyulitkan moderasi. Oleh karena itu, diperlukan "perspektif konten AI" baru yang menetapkan batasan jelas. Prinsip intinya adalah: memastikan ruang kreasi manusia diperluas, bukan dipersempit; hasil kreasi manusia dihormati, bukan dirampas; manusia mempertahankan peran kepemimpinan dan tanggung jawab dalam penciptaan; serta memastikan transparansi dan dapat dikenalnya konten AI. Kesimpulannya, manusia harus menjadi "juru mudi" teknologi. Masa depan konten AI harus menjadi perjalanan yang dikendalikan oleh manusia, di mana penilaian, filter, dan apresiasi estetika manusia di setiap tahap—produksi, distribusi, konsumsi—menjadi lebih penting dari sebelumnya untuk melindungi nilai inti budaya sebagai wahana pertukaran spiritual manusia.

marsbit39m yang lalu

Mengapa Hari Ini Kita Membutuhkan Pandangan Konten AI?

marsbit39m yang lalu

Makalah Planck Ditarik? Bapak Pendiri Kuantum Tersandung Algoritma

Artikel baru-baru ini mengungkap bahwa dua tulisan Max Planck, perintis teori kuantum dan pemenang Nobel Fisika 1918, yang diterbitkan pada 1940 dan 1942, secara keliru ditandai sebagai "retracted" (ditarik kembali) dalam platform digital Springer. Menurut investigasi, penarikan ini bukan disebabkan oleh penipuan atau kesalahan ilmiah, melainkan oleh "kerusakan algoritma." Kedua artikel tersebut, yang membahas refleksi filosofis tentang ilmu pengetahuan, diterbitkan di jurnal Jerman *Die Naturwissenschaften*. Pada masa itu, praktik seperti menerbitkan kembali pidato di beberapa saluran (jurnal, pamflet, kumpulan esai) adalah bagian normal dari penyebaran gagasan ilmiah. Namun, sistem digital modern mengidentifikasi praktik historis ini sebagai "penerbitan ulang" atau "pelanggaran hak cipta," yang dianggap melanggar norma penerbitan saat ini. Lebih memprihatinkan, platform Springer tidak hanya memberi label "retracted," tetapi juga mengganti teks asli artikel dengan halaman kosong, menghilangkan akses ke konten aslinya. Hal ini menunjukkan masalah yang lebih dalam: infrastruktur penerbitan akademik digital dapat secara keliru menerapkan standar kontemporer pada karya historis, sehingga mengaburkan dan bahkan menghapus warisan ilmiah masa lalu. Kasus ini menjadi peringatan penting di era AI. Basis data digital, yang sering dianggap sebagai cermin netral dari pengetahuan, sebenarnya dibentuk oleh logika platform, asumsi hukum, dan aturan komersial. Kesalahan metadata seperti ini dapat diperkuat oleh model AI, mesin pencari, dan alat akademik di masa depan, yang pada akhirnya mengancam keakuratan dan aksesibilitas memori ilmiah.

marsbit46m yang lalu

Makalah Planck Ditarik? Bapak Pendiri Kuantum Tersandung Algoritma

marsbit46m yang lalu

Uang Kembali! Claude 4.8 Mendadak "Bodoh", Komputasi GPT-5.6 Dipangkas Setengah

Dua raksasa AI, OpenAI dan Anthropic, diduga mengalami penurunan kinerja model secara diam-diam dalam 48 jam terakhir. OpenAI dituduh melakukan pengujian terbatas (grayscale) pada model GPT-5.6-sol melalui platform Codex. Pengguna dapat memeriksa apakah mereka terpilih dengan menjalankan kode pengujian "Juice". Hasil normal untuk GPT-5.5 xhigh adalah 768, tetapi mereka yang diarahkan ke GPT-5.6-sol hanya mendapat nilai 128, mengindikasikan kemungkinan pengurangan anggaran komputasi atau "versi ringkas" berbiaya lebih rendah. Di sisi lain, Anthropic dituduh secara drastis melemahkan model Claude, terutama Opus 4.8 Max. Pengguna melaporkan penurunan kemampuan bernalar, hilangnya memori konteks panjang, jawaban yang salah, dan bahkan perilaku argumentatif atau "memanipulasi" pengguna. Model yang dulunya mengesankan kini dikabarkan lebih buruk dari model Haiku lama. Spekulasi muncul bahwa perusahaan mungkin sengaja memberikan peningkatan komputasi sementara saat peluncuran untuk menciptakan ilusi lompatan teknologi, kemudian secara diam-diam menguranginya untuk menghemat biaya operasional yang besar. Hal ini diduga terkait tekanan keuangan, termasuk dampak IPO SpaceX yang mengeringkan likuiditas pasar, yang mungkin mengganggu rencana IPO Anthropic sendiri. Inti keluhan pengguna adalah kurangnya transparansi. Pengguna membayar langganan bulanan tetapi produk dapat berubah diam-diam tanpa pemberitahuan. Insiden "pengujian Juice" menjadi simbol keinginan pengguna untuk mengetahui secara jelas apa yang sebenarnya mereka dapatkan.

marsbit1j yang lalu

Uang Kembali! Claude 4.8 Mendadak "Bodoh", Komputasi GPT-5.6 Dipangkas Setengah

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片